Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

NILAI PENDIDIKAN DALAM PERTUNJUKAN SENI EBEG DI KECAMATAN LANGENSARI KOTA BANJAR

View through CrossRef
ABSTRAKPenelitian ini berjudul Nilai Pendidikan dalam Pertunjukan Seni Ebeg di Kecamatan Langensari Kota Banjar. Adapun latar belakang penelitian ini yaitu minimnya bahan ajar yang berkaitan dengan kebudayaan yang berada di lingkungan tempat tinggal peserta didik dan bahan ajar yang tersedia kurang menarik, inovatif, dan kreatif untuk peserta didik, sehingga pendidik dituntut memilih bahan ajar yang efektif dan sesuai dengan kebudayaan peserta didik tinggal, maka dengan hal tersebut memanfaatkan pertunjukan seni Ebeg yang dikaji berdasarkan nilai pendidikan untuk dijadikan bahan ajar sastra cerita rakyat jenjang SMA kelas X. Penelitian ini menggunakan dasar teori nilai sosial menurut Sukardi, nilai-nilai yang diteliti meliputi, nilai pendidikan religius, nilai pendidikan moral, nilai pendidikan sosial, nilai pendidikan budaya, dan nilai pendidikan estetis. Sumber data pada penelitian ini video pertunjukan seni Ebeg, ketua dan sinden pertunjukan seni Ebeg. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan nilai pendidikan yang terdapat dalam pertunjukan seni Ebeg di Kecamatan Langensari Kota Banjar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif yang bersifat kualitatif. Teknik pengumpulan data diantaranya teknik observasi, teknik wawancara dan teknik dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu sebagai berikut, nilai pendidikan dalam pertunjukan seni Ebeg terdapat lima aspek kajian dengan masing-masing indikatornya yaitu; 1) Nilai religius meliputi berdoa kepada tuhan, bersyukur kepada tuhan dan menghormati leluhur, 2) Nilai Moral meliputi memberi nasihat dan bertanggung jawab, 3) Nilai sosial meliputi gotong royong dan toleransi, 4) Nilai budaya meliputi adat istiadat dan kepercayaan, 5) Nilai estetis meliputi gerak tari, tata rias dan tata busana.Kata Kunci: Nilai Pendidikan, Seni Ebeg
Title: NILAI PENDIDIKAN DALAM PERTUNJUKAN SENI EBEG DI KECAMATAN LANGENSARI KOTA BANJAR
Description:
ABSTRAKPenelitian ini berjudul Nilai Pendidikan dalam Pertunjukan Seni Ebeg di Kecamatan Langensari Kota Banjar.
Adapun latar belakang penelitian ini yaitu minimnya bahan ajar yang berkaitan dengan kebudayaan yang berada di lingkungan tempat tinggal peserta didik dan bahan ajar yang tersedia kurang menarik, inovatif, dan kreatif untuk peserta didik, sehingga pendidik dituntut memilih bahan ajar yang efektif dan sesuai dengan kebudayaan peserta didik tinggal, maka dengan hal tersebut memanfaatkan pertunjukan seni Ebeg yang dikaji berdasarkan nilai pendidikan untuk dijadikan bahan ajar sastra cerita rakyat jenjang SMA kelas X.
Penelitian ini menggunakan dasar teori nilai sosial menurut Sukardi, nilai-nilai yang diteliti meliputi, nilai pendidikan religius, nilai pendidikan moral, nilai pendidikan sosial, nilai pendidikan budaya, dan nilai pendidikan estetis.
Sumber data pada penelitian ini video pertunjukan seni Ebeg, ketua dan sinden pertunjukan seni Ebeg.
Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan nilai pendidikan yang terdapat dalam pertunjukan seni Ebeg di Kecamatan Langensari Kota Banjar.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif yang bersifat kualitatif.
Teknik pengumpulan data diantaranya teknik observasi, teknik wawancara dan teknik dokumentasi.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu sebagai berikut, nilai pendidikan dalam pertunjukan seni Ebeg terdapat lima aspek kajian dengan masing-masing indikatornya yaitu; 1) Nilai religius meliputi berdoa kepada tuhan, bersyukur kepada tuhan dan menghormati leluhur, 2) Nilai Moral meliputi memberi nasihat dan bertanggung jawab, 3) Nilai sosial meliputi gotong royong dan toleransi, 4) Nilai budaya meliputi adat istiadat dan kepercayaan, 5) Nilai estetis meliputi gerak tari, tata rias dan tata busana.
Kata Kunci: Nilai Pendidikan, Seni Ebeg.

Related Results

Banyumasan Ebeg Tradition in Cilacap District
Banyumasan Ebeg Tradition in Cilacap District
AbstractThis research is motivated by the facts in the community of Bantar Village, Wanareja District, Cilacap Regency, which has a unique tradition known as Ebeg Banyumasan. To fo...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
SENI LUKIS KONSEP DAN METODE
SENI LUKIS KONSEP DAN METODE
Membuat seni lukis sebagai landasan berkarya yang mengikuti kaidah seni lukis dengan baik dan mampu menguasai konsep berkarya dan teknik seni lukis. Selanjutnya seni lukis menjadi ...
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL PADA AGROINDUSTRI TEMPE
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL PADA AGROINDUSTRI TEMPE
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Kelayakan Finansial Agroindustri Tempe yang dijalankan oleh seorang Perajin Tempe di Kelurahan Banjar Kecamatan Banjar Kota...
BENTUK TARI CAKILAN DALAM PERTUNJUKAN EBEG TEATER JANUR
BENTUK TARI CAKILAN DALAM PERTUNJUKAN EBEG TEATER JANUR
Penelitian ini membahas tentang gerak tari Cakilan dalam pertunjukan Ebeg Teater Janur yang di dalamnya menyangkut perkembangan bentuk tari Ebeg yang diakibatkan oleh perubahan sos...
Bentuk Pertunjukan Seni Gemblak Dor di Lamongan
Bentuk Pertunjukan Seni Gemblak Dor di Lamongan
Masyarakat Lamongan umumnya hanya mengenal seni pertunjukan Sandur dan Tayub. Selain kedua seni pertunjukan tersebut, juga terdapat seni pertunjukan Gemblak Dor yang tidak kalah me...
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN GEDUNG BALE BANJAR BUALU KELURAHAN BENOA, KABUPATEN BADUNG
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN GEDUNG BALE BANJAR BUALU KELURAHAN BENOA, KABUPATEN BADUNG
Banjar Bualu didirikan sekitar tahun 1905 dan merupakan banjar pertama yang dibentuk di kawasan Desa Adat Bualu. Terdapat 8 banjar yang ada di wilayah Desa Adat Bualu, nama-nama Ba...

Back to Top