Javascript must be enabled to continue!
Edukasi Bahaya Asap Rokok di Kampung Tematik Petani Kota Nariswari Semarang
View through CrossRef
Latar belakang: Rumah tidak termasuk dalam Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Padahal masih banyak orang tua yang merokok di dalam rumah dan di depan anak-anak. Anak-anak perlu memperoleh edukasi mengenai bahaya asap rokok, agar mereka dapat terhindar dari penyakit akibat rokok. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan anak-anak di Kampun Tematik Nariswari mengenai bahaya asap rokok menggunakan media permainan ular tangga. Metode: Edukasi dilakukan secara luring, dan dilaksanakan selama kurang lebih 100 menit, terdiri dari 10 menit pre test, sesi edukasi selama 60 menit melalui permainan ular tangga, dan diakhiri dengan post test selama 10 menit. Hasil: Seluruh peserta antusias untuk belajar sambil bermain menggunakan media permainan ular tangga, namun materi bahaya asap rokok lebih mudah dipahami oleh siswa SD kelas tinggi, dibandingkan siswa SD kelas rendah Kesimpulan: Edukasi melalui permainan ular tangga menarik bagi seluruh peserta, namun materinya belum sepenuhnya dipahami oleh siswa kelas rendah.
Kata kunci: bahaya asap rokok, edukasi, permainan ular tangga
_________________________________________________________________________
Abstract
Background: Houses are not included in the Non-Smoking Area. Many parents still smoke at home and in front of their children. Children need to receive education about the harmful of cigarette smoke to avoid diseases caused by smoking. Objective: To increase children's knowledge in the Nariswari Thematic Village regarding the risks of cigarette smoke using the game Snakes and Ladders. Method: Education is carried out offline and is carried out for approximately 100 minutes, consisting of a 10-minute pre-test, a 60-minute educational session through the Snakes and Ladders game, and ending with a 10-minute post-test. Result: All participants were enthusiastic about learning while playing the Snakes and Ladders game, but the material on the harmful of cigarette smoke was easier for high-class elementary school students to understand compared to low-class elementary school students. Conclusion: Education through the Snakes and Ladders game was enjoyable for all participants, but the material was not yet entirely understood by lower-grade students.
Keywords: harmful of cigarette smoke, education, snakes and ladders game
LPPM Universitas Muhammadiyah Semarang
Title: Edukasi Bahaya Asap Rokok di Kampung Tematik Petani Kota Nariswari Semarang
Description:
Latar belakang: Rumah tidak termasuk dalam Kawasan Tanpa Rokok (KTR).
Padahal masih banyak orang tua yang merokok di dalam rumah dan di depan anak-anak.
Anak-anak perlu memperoleh edukasi mengenai bahaya asap rokok, agar mereka dapat terhindar dari penyakit akibat rokok.
Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan anak-anak di Kampun Tematik Nariswari mengenai bahaya asap rokok menggunakan media permainan ular tangga.
Metode: Edukasi dilakukan secara luring, dan dilaksanakan selama kurang lebih 100 menit, terdiri dari 10 menit pre test, sesi edukasi selama 60 menit melalui permainan ular tangga, dan diakhiri dengan post test selama 10 menit.
Hasil: Seluruh peserta antusias untuk belajar sambil bermain menggunakan media permainan ular tangga, namun materi bahaya asap rokok lebih mudah dipahami oleh siswa SD kelas tinggi, dibandingkan siswa SD kelas rendah Kesimpulan: Edukasi melalui permainan ular tangga menarik bagi seluruh peserta, namun materinya belum sepenuhnya dipahami oleh siswa kelas rendah.
Kata kunci: bahaya asap rokok, edukasi, permainan ular tangga
_________________________________________________________________________
Abstract
Background: Houses are not included in the Non-Smoking Area.
Many parents still smoke at home and in front of their children.
Children need to receive education about the harmful of cigarette smoke to avoid diseases caused by smoking.
Objective: To increase children's knowledge in the Nariswari Thematic Village regarding the risks of cigarette smoke using the game Snakes and Ladders.
Method: Education is carried out offline and is carried out for approximately 100 minutes, consisting of a 10-minute pre-test, a 60-minute educational session through the Snakes and Ladders game, and ending with a 10-minute post-test.
Result: All participants were enthusiastic about learning while playing the Snakes and Ladders game, but the material on the harmful of cigarette smoke was easier for high-class elementary school students to understand compared to low-class elementary school students.
Conclusion: Education through the Snakes and Ladders game was enjoyable for all participants, but the material was not yet entirely understood by lower-grade students.
Keywords: harmful of cigarette smoke, education, snakes and ladders game.
Related Results
Persepsi Masyarakat Kota Magelang Terhadap Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Anak Dengan Riwayat Orang Tua Perokok
Persepsi Masyarakat Kota Magelang Terhadap Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Anak Dengan Riwayat Orang Tua Perokok
Merokok sudah menjadi hal lazim yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Baik itu dari kalangan anak-anak maupun orang tua. Banyak orang yang merokok di dekat anggota keluargany...
Edukasi Bahaya Asap Rokok Melalui Komik ASETARO Di SD N Jembrak Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang
Edukasi Bahaya Asap Rokok Melalui Komik ASETARO Di SD N Jembrak Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang
Latar belakang: Perlindungan terhadap anak-anak dari bahaya merokok penting untuk dilakukan, karena anak-anak berpeluang untuk menjadi perokok aktif dan pasif. Tidak hanya di perko...
Sekilas PR Sukun
Sekilas PR Sukun
Sekilas PR SukunBerawal dari klobot, salah satu jenis rokok khas Indonesia yang terbuat dari kulit jagung sebagai pembungkus tembakau, Pabrik Rokok Sukun kini telah dikenal sebagai...
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
The pattern of community activities in Tasikmalaya, Kampung Naga can be identified as a cultural transformation that exists in the neighborhood of the traditional house and can be ...
HUNIAN WARGA YANG ‘KOMPAK DAN BERKELANJUTAN’ DI KAMPUNG SAWAH, JAKARTA UTARA
HUNIAN WARGA YANG ‘KOMPAK DAN BERKELANJUTAN’ DI KAMPUNG SAWAH, JAKARTA UTARA
Urban sprawl due to limited land for living causes more residential development on the edge of the city. Land fragmentation results in the need for high mobility. With the characte...
SISTEM MONITORING DETEKSI ASAP ROKOK DALAM RUANGAN BERBASIS INTERNET OF THINGS
SISTEM MONITORING DETEKSI ASAP ROKOK DALAM RUANGAN BERBASIS INTERNET OF THINGS
Isu asap rokok dan perokok telah jadi masalah dunia. Bahan bahan yang terkandung dalam rokok sendiri dapat merugikan kesehatan dan membuat kecanduan. Agar dapat menanggulangi konta...
Penyuluhan Terapi Akupresure Untuk Menurunkan Intensitas Kebiasaan Merokok Pada Masyarakat Di Kampung Tua Bakau Serip
Penyuluhan Terapi Akupresure Untuk Menurunkan Intensitas Kebiasaan Merokok Pada Masyarakat Di Kampung Tua Bakau Serip
ABSTRAK Merokok membawa dampak negatif bagi individu, dan juga orang lain atau anggota keluarga di sekitarnya, baik secara cepat maupun dalam jangka waktu yang lebih panjang. Di da...
Edukasi Program Kawasan Tanpa Rokok Dalam Mewujudkan “Kampus Sehat Bebas Asap Rokok“
Edukasi Program Kawasan Tanpa Rokok Dalam Mewujudkan “Kampus Sehat Bebas Asap Rokok“
Latar belakang: Undang-Undang Kesehatan nomor 36 tahun 2009 telah menetapkan tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Perguruan Tinggi merupakan bagian dari KTR. UKM GEMA Unimus peduli b...

