Javascript must be enabled to continue!
Pemaknaan Term Qatlun dalam Ayat-Ayat Hubungan Manusia: Pendekatan Semantik Toshihiko Izutsu
View through CrossRef
Penelitian ini mengeksplorasi pemaknaan istilah qatlun dalam ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan hubungan manusia melalui pendekatan semantik Toshihiko Izutsu. Pendekatan ini memungkinkan analisis mendalam terhadap struktur makna dan jaringan konsep yang melingkupi istilah qatlun dalam konteks dunia nilai Al-Qur'an. Kajian ini menemukan bahwa qatlun memiliki beragam dimensi makna, mulai dari pengertian literal sebagai "pembunuhan" hingga memperkuat moral, sosial, dan teologis dalam hubungan antarmanusia. Dalam konteks Al-Qur'an, istilah ini sering kali dikaitkan dengan prinsip-prinsip keadilan, penghormatan terhadap kehidupan, dan pelanggaran terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Analisis menunjukkan bahwa pemaknaan qatlun tidak hanya mencakup tindakan fisik tetapi juga memiliki makna metaforis yang mencerminkan pelanggaran etika dalam interaksi manusia. Dengan memahami hubungan semantik antara qatlun dan istilah lainnya dalam ayat-ayat terkait, penelitian ini berkontribusi pada pengayaan kajian semantik Al-Qur'an serta memberikan perspektif baru dalam memahami konsep hubungan manusia menurut ajaran Islam.
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Gazali Barru
Title: Pemaknaan Term Qatlun dalam Ayat-Ayat Hubungan Manusia: Pendekatan Semantik Toshihiko Izutsu
Description:
Penelitian ini mengeksplorasi pemaknaan istilah qatlun dalam ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan hubungan manusia melalui pendekatan semantik Toshihiko Izutsu.
Pendekatan ini memungkinkan analisis mendalam terhadap struktur makna dan jaringan konsep yang melingkupi istilah qatlun dalam konteks dunia nilai Al-Qur'an.
Kajian ini menemukan bahwa qatlun memiliki beragam dimensi makna, mulai dari pengertian literal sebagai "pembunuhan" hingga memperkuat moral, sosial, dan teologis dalam hubungan antarmanusia.
Dalam konteks Al-Qur'an, istilah ini sering kali dikaitkan dengan prinsip-prinsip keadilan, penghormatan terhadap kehidupan, dan pelanggaran terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
Analisis menunjukkan bahwa pemaknaan qatlun tidak hanya mencakup tindakan fisik tetapi juga memiliki makna metaforis yang mencerminkan pelanggaran etika dalam interaksi manusia.
Dengan memahami hubungan semantik antara qatlun dan istilah lainnya dalam ayat-ayat terkait, penelitian ini berkontribusi pada pengayaan kajian semantik Al-Qur'an serta memberikan perspektif baru dalam memahami konsep hubungan manusia menurut ajaran Islam.
Related Results
Pandangan Toshihiko Izutsu Tentang Hukum Islam
Pandangan Toshihiko Izutsu Tentang Hukum Islam
Islamic law is a complex and in-depth field of study, which requires a structured approach to understand it. One of the figures who made a significant contribution to Islamic law r...
ANALISA ASPEK MUNĀSABAH DALAM AL-QUR’AN: STUDI TERHADAP KITAB ȘAFWAH TAFĀSĪR KARYA MUḤAMMAD ‘ĀLĪ AL-ȘĀBŪNĪ (1930-2021 M)
ANALISA ASPEK MUNĀSABAH DALAM AL-QUR’AN: STUDI TERHADAP KITAB ȘAFWAH TAFĀSĪR KARYA MUḤAMMAD ‘ĀLĪ AL-ȘĀBŪNĪ (1930-2021 M)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam dan komperhensif konsep munāsabahterkait dengan pola dan pendekatan munāsabah antar ayat dalam satu surat yang digunakanMu...
MAKNA ŪLŪ AL-ALBĀB DALAM AL-QUR’AN: Analisis Semantik Toshihiko Izutsu
MAKNA ŪLŪ AL-ALBĀB DALAM AL-QUR’AN: Analisis Semantik Toshihiko Izutsu
Abstract: One of the words of the Qur’an which shows the meaning of the one who possesses knowledge is ūlū al-albāb. Ūlū al-albāb is the 16 terms mentioned in 10 letters in the Qur...
Makna Istikbār dalam Al-Qur’an: Perspektif Semantik Toshihiko Izutsu
Makna Istikbār dalam Al-Qur’an: Perspektif Semantik Toshihiko Izutsu
Realitanya banyak orang yang salah memaknai kata istikbār. Ada yang beranggapan bahwa kata istikbār memiliki makna yang sama dengan kata takabbur. Dengan mempertimbangkan seringnya...
Kata Ash-Shirāṭ dan Tarāduf-nya dalam Al-Qur’an (Kajian Semantik Toshihiko Izutsu) / The word Ash-Shirāṭ and its Tarāduf in the Qur'an (Toshihiko Izutsu's Semantic Study)
Kata Ash-Shirāṭ dan Tarāduf-nya dalam Al-Qur’an (Kajian Semantik Toshihiko Izutsu) / The word Ash-Shirāṭ and its Tarāduf in the Qur'an (Toshihiko Izutsu's Semantic Study)
This study aims to examine the meaning and use of the words Shirat and Tarāduf in the Qur'an with a semantic approach according to Toshihiko Izutsu. This study uses a qualitative m...
ANALISIS WACANA FOUCAULT TENTANG OTENTISITAS AL-QUR’AN: PERSPEKTIF TOSHIHIKO IZUTSU
ANALISIS WACANA FOUCAULT TENTANG OTENTISITAS AL-QUR’AN: PERSPEKTIF TOSHIHIKO IZUTSU
Penelitian ini menganalisis wacana dominan otentisitas al-Qur’an dalam perspektif Toshihiko Izutsu dengan menggunakan pendekatan semantik dan kerangka teori kekuasaan–pengetahuan M...
Coping Stress Dalam Perspektif Al Qur’an
Coping Stress Dalam Perspektif Al Qur’an
Dalam kehidupan sehari-hari tentu kita pernah mengalami stres, yang mendorong kita untuk melakukan coping stres supaya kita tidak terjebak dan terpuruk karenanya. Kajian coping str...
KONSTRUKSI MAKKIYAH MADANIAH PADA PENAFSIRAN AYAT-AYAT KHAMR
KONSTRUKSI MAKKIYAH MADANIAH PADA PENAFSIRAN AYAT-AYAT KHAMR
Salah satu permasalahan yang direspons secara berbeda antara periode Makkah dan periode Madinah adalah masalah khamr. Hal ini terlihat pada perbedaan konstruksi ayat-ayat khamr Mak...

