Javascript must be enabled to continue!
ANALISA KEKUATAN MEKANIK PADA MATERIAL AISI 4340 TERHADAP WELDING REPAIR DENGAN METODE SMAW
View through CrossRef
ABSTRAK
Perkembangan teknologi di bidang perindustrian yang semakin maju tidak dapat dipisahkan dari proses pengelasan, salah satunya adalah welding repair. Perbaikan pengelasan bisa mempengaruhi suatu prosedur untuk dapat menghasilkan komponen yang aman dan mampu digunakan sesuai dengan ketentuannya. Kekuatan sambungan las harus diperhatikan dan dijamin kekuatannya, sehingga diharapkan minimal kekuatannya sama dengan kekuatan base metal, khususnya material yang digunakan untuk poros. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan kualitas mekanik antara raw material baja paduan rendah kekuatan tinggi (HSLA) AISI 4340 dengan material yang sudah dilas. Sehingga akan didapat informasi mengenai kekuatan perubahan sifat mekanik dari sambungan las material AISI 4340 setelah di welding repair dibandingkan dengan raw material AISI 4340.
Metode proses pengelasan yang digunakan adalah SMAW (Shielded Metal Arc Welding) DC polaritas terbalik dengan arus 70 Ampere dan 100 Ampere, elektroda yang dipakai E7016 dan E7018 diameter 3,2 mm serta kampuh yang digunakan adalah kampuh V-Groove dengan sudut 60°. Material uji adalah AISI 4340. Pengujian yang dilakukan adalah uji tarik, uji impak dan uji kekerasan.
Hasil akhir dari penelitian ini telah didapat nilai kekuatan tarik material hasil pengelasan mengalami penurunan sebesar 0,26% dibanding raw material. Nilai rata-rata kerja patah dan nilai ketangguhan material hasil pengelasan mengalami penurunan terhadap raw material, yaitu sebesar 13,73% untuk kerja patah dan 9,18% untuk nilai ketangguhan. Nilai rata-rata kekerasan material hasil pengelasan juga mengalami penurunan 1,64% terhadap raw material. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah material AISI 4340 tidak dapat dilakukan welding repair menggunakan metode SMAW dengan elektroda E7018 diameter 3,2 mm.
Kata Kunci : Welding Repair, Las SMAW, AISI 4340, Sifat Mekanik Material
Politeknik Negeri Jakarta
Title: ANALISA KEKUATAN MEKANIK PADA MATERIAL AISI 4340 TERHADAP WELDING REPAIR DENGAN METODE SMAW
Description:
ABSTRAK
Perkembangan teknologi di bidang perindustrian yang semakin maju tidak dapat dipisahkan dari proses pengelasan, salah satunya adalah welding repair.
Perbaikan pengelasan bisa mempengaruhi suatu prosedur untuk dapat menghasilkan komponen yang aman dan mampu digunakan sesuai dengan ketentuannya.
Kekuatan sambungan las harus diperhatikan dan dijamin kekuatannya, sehingga diharapkan minimal kekuatannya sama dengan kekuatan base metal, khususnya material yang digunakan untuk poros.
Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan kualitas mekanik antara raw material baja paduan rendah kekuatan tinggi (HSLA) AISI 4340 dengan material yang sudah dilas.
Sehingga akan didapat informasi mengenai kekuatan perubahan sifat mekanik dari sambungan las material AISI 4340 setelah di welding repair dibandingkan dengan raw material AISI 4340.
Metode proses pengelasan yang digunakan adalah SMAW (Shielded Metal Arc Welding) DC polaritas terbalik dengan arus 70 Ampere dan 100 Ampere, elektroda yang dipakai E7016 dan E7018 diameter 3,2 mm serta kampuh yang digunakan adalah kampuh V-Groove dengan sudut 60°.
Material uji adalah AISI 4340.
Pengujian yang dilakukan adalah uji tarik, uji impak dan uji kekerasan.
Hasil akhir dari penelitian ini telah didapat nilai kekuatan tarik material hasil pengelasan mengalami penurunan sebesar 0,26% dibanding raw material.
Nilai rata-rata kerja patah dan nilai ketangguhan material hasil pengelasan mengalami penurunan terhadap raw material, yaitu sebesar 13,73% untuk kerja patah dan 9,18% untuk nilai ketangguhan.
Nilai rata-rata kekerasan material hasil pengelasan juga mengalami penurunan 1,64% terhadap raw material.
Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah material AISI 4340 tidak dapat dilakukan welding repair menggunakan metode SMAW dengan elektroda E7018 diameter 3,2 mm.
Kata Kunci : Welding Repair, Las SMAW, AISI 4340, Sifat Mekanik Material.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
A.D.S. Wet Welding
A.D.S. Wet Welding
Abstract
The purpose of this paper is to discuss wet welding using fully anthropomorphic atmospheric diving suits and offer proof that wet welding operations are ...
Development of Fully Automated and Integrated ("Instamatic") Welding Systems for Marine Applications
Development of Fully Automated and Integrated ("Instamatic") Welding Systems for Marine Applications
ABSTRACT
A two-year research program was conducted at M.I.T. to develop fully automated and integrated welding systems. These systems package many actions involve...
Comportamiento de la Resistencia al desgaste erosivo de recubrimientos de alúmina
Comportamiento de la Resistencia al desgaste erosivo de recubrimientos de alúmina
En este artículo se presentan los resultados de la investigación relacionada con el comportamiento experimental de recubrimientos de alúmina, obtenidos a partir de partículas de t...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
ANALISA VARIASI VISCOSITAS PELUMAS PADA PROSES QUENCHING TERHADAP SIFAT MEKANIK BAJA AISI 1045
ANALISA VARIASI VISCOSITAS PELUMAS PADA PROSES QUENCHING TERHADAP SIFAT MEKANIK BAJA AISI 1045
Baja AISI 1045 memiliki kadar komposisi kandungan karbon sekitar 0,43 sampai dengan 0,50. Aplikasi baja AISI 1045[1], [2]. banyak digunakan dalam bidang otomotif. seperti pembuatan...
DAMPAK VIBRASI MEKANIK TERHADAP KONSUMSI LISTRIK MOTOR INDUKSI POMPA AIR PENDINGIN
DAMPAK VIBRASI MEKANIK TERHADAP KONSUMSI LISTRIK MOTOR INDUKSI POMPA AIR PENDINGIN
Pompa air pendingin merupakan komponen pendukung vital pada pembangkit listrik tenaga air (PLTA), sehingga pompa air pendingin harus bekerja optimal set...

