Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Teori Belajar Konstruktivisme dalam Perspektif Al-Qur'an: Analisis Komparatif dan Implikasinya terhadap Pendidikan Islam

View through CrossRef
Penelitian ini mengkaji integrasi antara teori belajar konstruktivisme dan nilai-nilai pembelajaran dalam Al-Qur’an serta implikasinya terhadap pengembangan pendidikan Islam. Kajian ini penting dilakukan karena teori konstruktivisme dan epistemologi Qur’ani sering dipandang berasal dari landasan yang berbeda, padahal keduanya memiliki kesamaan dalam menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif dalam proses memperoleh dan membangun pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persamaan, perbedaan, serta peluang integrasi antara teori konstruktivisme dengan nilai-nilai pembelajaran dalam Al-Qur’an. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research) dan pendekatan filosofis-pedagogis. Sumber data utama diperoleh dari ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan proses berpikir, penalaran, dan pembelajaran, serta teori konstruktivisme yang dikembangkan oleh Jean Piaget dan Lev Vygotsky. Data pendukung diperoleh dari berbagai buku, artikel, dan jurnal ilmiah yang relevan dengan pendidikan Islam dan teori pembelajaran modern. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi dan analisis komparatif untuk menemukan titik temu dan perbedaan konseptual antara keduanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruktivisme dan nilai-nilai pembelajaran dalam Al-Qur’an sama-sama menekankan pembelajaran aktif, kemampuan berpikir kritis, refleksi, serta interaksi sosial melalui konsep tadabbur, tafakkur, dan ta‘qil. Namun, perbedaan mendasar terletak pada sumber kebenaran, yaitu pengalaman dan interaksi sosial dalam konstruktivisme, sedangkan Al-Qur’an menempatkan wahyu sebagai sumber kebenaran utama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa prinsip konstruktivisme dapat diintegrasikan dengan nilai-nilai Qur’ani untuk mendukung pengembangan pendidikan Islam yang holistik, sehingga mampu menyeimbangkan aspek intelektual, spiritual, moral, dan pembentukan karakter peserta didik.
Title: Teori Belajar Konstruktivisme dalam Perspektif Al-Qur'an: Analisis Komparatif dan Implikasinya terhadap Pendidikan Islam
Description:
Penelitian ini mengkaji integrasi antara teori belajar konstruktivisme dan nilai-nilai pembelajaran dalam Al-Qur’an serta implikasinya terhadap pengembangan pendidikan Islam.
Kajian ini penting dilakukan karena teori konstruktivisme dan epistemologi Qur’ani sering dipandang berasal dari landasan yang berbeda, padahal keduanya memiliki kesamaan dalam menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif dalam proses memperoleh dan membangun pengetahuan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persamaan, perbedaan, serta peluang integrasi antara teori konstruktivisme dengan nilai-nilai pembelajaran dalam Al-Qur’an.
Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research) dan pendekatan filosofis-pedagogis.
Sumber data utama diperoleh dari ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan proses berpikir, penalaran, dan pembelajaran, serta teori konstruktivisme yang dikembangkan oleh Jean Piaget dan Lev Vygotsky.
Data pendukung diperoleh dari berbagai buku, artikel, dan jurnal ilmiah yang relevan dengan pendidikan Islam dan teori pembelajaran modern.
Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi dan analisis komparatif untuk menemukan titik temu dan perbedaan konseptual antara keduanya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruktivisme dan nilai-nilai pembelajaran dalam Al-Qur’an sama-sama menekankan pembelajaran aktif, kemampuan berpikir kritis, refleksi, serta interaksi sosial melalui konsep tadabbur, tafakkur, dan ta‘qil.
Namun, perbedaan mendasar terletak pada sumber kebenaran, yaitu pengalaman dan interaksi sosial dalam konstruktivisme, sedangkan Al-Qur’an menempatkan wahyu sebagai sumber kebenaran utama.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa prinsip konstruktivisme dapat diintegrasikan dengan nilai-nilai Qur’ani untuk mendukung pengembangan pendidikan Islam yang holistik, sehingga mampu menyeimbangkan aspek intelektual, spiritual, moral, dan pembentukan karakter peserta didik.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
  Al-Qur’an is the Final divine revelation sent down to the Final Messenger of God, the Prophet Muhammad (PBUH). Allah SWT is the creator of all humankind, Jinns, and all creatures...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Idealisasi Metode Living Qur’an
Idealisasi Metode Living Qur’an
<p align="center"><strong>Abstract</strong></p><p> </p><p>Living Qur’an is one of the contemporary method which needs some supports to be ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Teori Belajar dalam Perspektif Barat dan Islam
Teori Belajar dalam Perspektif Barat dan Islam
Teori belajar yang ditawarkan Barat mempunyai world view sekuler-positifistik-materialistik membatasi teori belajar pada gejala-gejala yang berkaitan dengan peristiwa belajar yang ...
Pengaruh Fasilitas Belajar dan Motivasi Belajar terhadap Kedisiplinan Belajar Siswa
Pengaruh Fasilitas Belajar dan Motivasi Belajar terhadap Kedisiplinan Belajar Siswa
Kedisiplinan dalam proses pendidikan sangat diperlukan karena bukan hanya untuk menjaga kondisi suasana belajar dan mengajar dengan lancar tetapi juga untuk menciptakan pribadi yan...

Back to Top