Javascript must be enabled to continue!
Analisis Kebijakan Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi Pendidikan Agama Islam dalam Kurikulum Nasional
View through CrossRef
Substansi pendidikan Islam yang tercermin dalam substansi rumusan tujuan pendidikan nasional, yaitu “manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan akhlak mulia”, dalam perspektif agama-agama bahwa manusia yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia adalah kenyataan yang sejak awal menjadi proyeksi disajikan pendidikan agama, karena secara ikhtiar dapat dicapai dengan pendidikan agama, khususnya PAI bagi umat Islam. Secara pokok ajaran Islam itu terdiri dari Akidah, Syariah dan Akhlak. Dari ketiga lingkup pendidikan islam tersebut, dalam sekolah kemudian menyatu sebagai sebuah mata peelajaran Pendidikan Agama Islam yang didalamnya mecakup unsur aqidah, akhlak, al-Qur’an, Hadits, Sejarah, serta Fiqh. hal ini tentu haru ditinjau mengenai kebijakan pemerintah tentang isi kurikulum serta Standar Kompetensi Kelulusan (SKL) Pendidikan Agama Islam di sekolah sehingga tujuan inti pendidikan islam dapat tercapai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif serta analisis kritis terhadap kebijakan Pendidikan Agama Islam di Indonesia yang bersumber dari beberapa literatur primer. Hasilnya adalah bahwa status Pendidikan Agama Islam terintegrasi dalam kurikulum nasional sebagai sebuah mata pelajaran yang sifatnya wajib bagi seluruh jenjang pendidikan serta dalam pembaharuannya pendidikan akhlak sebagai tujuan utama pedidikan Islam sekarang telah menjadi keharusan setiap mata pelajaran.
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro
Title: Analisis Kebijakan Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi Pendidikan Agama Islam dalam Kurikulum Nasional
Description:
Substansi pendidikan Islam yang tercermin dalam substansi rumusan tujuan pendidikan nasional, yaitu “manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan akhlak mulia”, dalam perspektif agama-agama bahwa manusia yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia adalah kenyataan yang sejak awal menjadi proyeksi disajikan pendidikan agama, karena secara ikhtiar dapat dicapai dengan pendidikan agama, khususnya PAI bagi umat Islam.
Secara pokok ajaran Islam itu terdiri dari Akidah, Syariah dan Akhlak.
Dari ketiga lingkup pendidikan islam tersebut, dalam sekolah kemudian menyatu sebagai sebuah mata peelajaran Pendidikan Agama Islam yang didalamnya mecakup unsur aqidah, akhlak, al-Qur’an, Hadits, Sejarah, serta Fiqh.
hal ini tentu haru ditinjau mengenai kebijakan pemerintah tentang isi kurikulum serta Standar Kompetensi Kelulusan (SKL) Pendidikan Agama Islam di sekolah sehingga tujuan inti pendidikan islam dapat tercapai.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif serta analisis kritis terhadap kebijakan Pendidikan Agama Islam di Indonesia yang bersumber dari beberapa literatur primer.
Hasilnya adalah bahwa status Pendidikan Agama Islam terintegrasi dalam kurikulum nasional sebagai sebuah mata pelajaran yang sifatnya wajib bagi seluruh jenjang pendidikan serta dalam pembaharuannya pendidikan akhlak sebagai tujuan utama pedidikan Islam sekarang telah menjadi keharusan setiap mata pelajaran.
Related Results
IMPLEMENTASI PENJAMINAN MUTU DALAM MENGHADAPI GLOBALISASI, ANALISIS DAN IMPLIKASI:STUDI KASUS
IMPLEMENTASI PENJAMINAN MUTU DALAM MENGHADAPI GLOBALISASI, ANALISIS DAN IMPLIKASI:STUDI KASUS
Globalisasi mengharuskan kualitas yang tinggi yang diharapkan oleh para pelanggan, karena itu merupakan tolok ukur dalam mempertahankan kesetiaan pelanggan. Disisi lain untuk mempe...
KESIAPAN PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA DI MI KHADIJAH BANJARMASIN
KESIAPAN PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA DI MI KHADIJAH BANJARMASIN
Adanya upaya pembaharuan dan peningkatan kualitas pendidikan pemerintah memastikan untuk menerapkan kurikulum baru yaitu kurikulum merdeka sebagai penyempurna kurikulum sebelumnya....
ANALISIS KURIKULUM 2013 DENGAN KURIKULUM MERDEKA DI MADRASAH IBTIDAIYAH
ANALISIS KURIKULUM 2013 DENGAN KURIKULUM MERDEKA DI MADRASAH IBTIDAIYAH
Studi ini membahas tentang perbedaan antara kurikulum 2013 dengan kurikulum merdeka di Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan perubahan yang terjadi pada k...
PENDIDIKAN IPS DALAM KURIKULUM 2013 Oleh kelompok 9, nama Devi puspita sari, Hikmah, Mawanti dan Putri minta ito
PENDIDIKAN IPS DALAM KURIKULUM 2013 Oleh kelompok 9, nama Devi puspita sari, Hikmah, Mawanti dan Putri minta ito
Kurikulum merupakan salah satu alat untuk mencapai tujuan pendidikan, yang mana itu merupakan pedoman dalam pelaksanan pembelajaran pada semua jenis dan jenjang pendidikan baik it...
Kurikulum 2013 dan Masa Depan Pendidikan Agama Islam di Indonesia
Kurikulum 2013 dan Masa Depan Pendidikan Agama Islam di Indonesia
Paper ini adalah versi bahasa Indonesia (Abstrak) dari paper saya yang berjudul Curriculum 2013 and The Future of Islamic Education in Indonesia. Paper ini telah di presentasikan d...
Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam
Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam
Abstrak- Dalam rangka pemulihan pembelajaran pascapandemi, Kemendikbud secara resmi telah menerapkan kurikulum terbaru bertajuk merdeka belajar yang mulai di laksanakan pada tahun ...
SOSIALISASI AGAMA DI LINGKUNGAN KELUARGA MUSLIM
SOSIALISASI AGAMA DI LINGKUNGAN KELUARGA MUSLIM
Dalam proses pembangunan manusia Indonesia, agama memiliki kedudukan penting dan utama dalam upaya membentuk kualitas manusia dan masyarakat yang maju dan mandiri. Melalui pembangu...
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...


