Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERANCANGAN MODUL PEMBELAJARAN SENI LUKIS BAHAN PEWARNA ALAM MATA PELAJARAN SENI LUKIS PADA SISWA KELAS X.I DI SMAN 2 ENREKANG

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul pembelajaran seni lukis bahan pewarna alam (kesumba) dalam mata pelajaran melukis untuk siswa kelas X.I di SMAN 2 Enrekang. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development/R&D) dengan prosedur meliputi tahap: analisis kebutuhan, perancangan produk awal, pengembangan produk awal, validasi, revisi untuk penyempurnaan produk akhir. Tahap analisis dilakukan dengan mengumpulkan informasi tentang media ajar yang digunakan di SMAN 2 Enrekang, tahap peracangan produk awal dilakukan mencari referensi materi dan referensi pembelajaran yang menarik dan merancang desain modul menggunakan softwere computer (Corel Drow X7), validasi kemudian dilakukan oleh parah ahli terhadap modul pembelajaran yang telah dihasilkan sementara (produk awal), pada tahap refisi didapatkan dari berbagai masukan dosen pembimbing, dosen penguji dan ahli materi dan ahli media. Instrumen pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan angket validasi. Hasil penelitian dianalisis secara kuantitatif. Penelitian ini menghasilkan modul Melukis Menggunakan Bahan Pewarna Alam (Kesumba) yaitu modul lengkap (Self Contained), berukuran 17.5 cm x 25 cm dengan ketebalan kertas sampul 260gr dan isi modul menggunakan kertas MP 100gr disajikan secara portrait berisi 73 halaman awal (sampul depan belakang, kata pengantar, daftar isi, petunjuk penggunaan modul, tujuan pembelajaran, peta materi dan pendahuluan). Modul memuat materi menjadi empat bagian, yaitu materi I berisi pengertian seni, seni lukis, dan bahan pewarna alam (kesumba), materi II berisi pengenalan alat dan bahan membuat pewarna alam (kesumba), materi III berisi cara melukis menggunakan bahan pewarna alam (kesumba) dan materi IV berisi hasil melukis menggunakan bahan pewarna alam (kesumba). Dapat disimpulkan bahwa siswa kelas X.I di SMAN 2 Enrekang setuju menggunakan modul Melukis Menggunakan Bahan Pewarna Alam (Kesumba).
Title: PERANCANGAN MODUL PEMBELAJARAN SENI LUKIS BAHAN PEWARNA ALAM MATA PELAJARAN SENI LUKIS PADA SISWA KELAS X.I DI SMAN 2 ENREKANG
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul pembelajaran seni lukis bahan pewarna alam (kesumba) dalam mata pelajaran melukis untuk siswa kelas X.
I di SMAN 2 Enrekang.
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development/R&D) dengan prosedur meliputi tahap: analisis kebutuhan, perancangan produk awal, pengembangan produk awal, validasi, revisi untuk penyempurnaan produk akhir.
Tahap analisis dilakukan dengan mengumpulkan informasi tentang media ajar yang digunakan di SMAN 2 Enrekang, tahap peracangan produk awal dilakukan mencari referensi materi dan referensi pembelajaran yang menarik dan merancang desain modul menggunakan softwere computer (Corel Drow X7), validasi kemudian dilakukan oleh parah ahli terhadap modul pembelajaran yang telah dihasilkan sementara (produk awal), pada tahap refisi didapatkan dari berbagai masukan dosen pembimbing, dosen penguji dan ahli materi dan ahli media.
Instrumen pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan angket validasi.
Hasil penelitian dianalisis secara kuantitatif.
Penelitian ini menghasilkan modul Melukis Menggunakan Bahan Pewarna Alam (Kesumba) yaitu modul lengkap (Self Contained), berukuran 17.
5 cm x 25 cm dengan ketebalan kertas sampul 260gr dan isi modul menggunakan kertas MP 100gr disajikan secara portrait berisi 73 halaman awal (sampul depan belakang, kata pengantar, daftar isi, petunjuk penggunaan modul, tujuan pembelajaran, peta materi dan pendahuluan).
Modul memuat materi menjadi empat bagian, yaitu materi I berisi pengertian seni, seni lukis, dan bahan pewarna alam (kesumba), materi II berisi pengenalan alat dan bahan membuat pewarna alam (kesumba), materi III berisi cara melukis menggunakan bahan pewarna alam (kesumba) dan materi IV berisi hasil melukis menggunakan bahan pewarna alam (kesumba).
Dapat disimpulkan bahwa siswa kelas X.
I di SMAN 2 Enrekang setuju menggunakan modul Melukis Menggunakan Bahan Pewarna Alam (Kesumba).

Related Results

SENI LUKIS KONSEP DAN METODE
SENI LUKIS KONSEP DAN METODE
Membuat seni lukis sebagai landasan berkarya yang mengikuti kaidah seni lukis dengan baik dan mampu menguasai konsep berkarya dan teknik seni lukis. Selanjutnya seni lukis menjadi ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PENGGUNAAN PEWARNA ALAMI PADA BATIK JUMPUTAN UNTUK MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN
PENGGUNAAN PEWARNA ALAMI PADA BATIK JUMPUTAN UNTUK MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN
Indonesia memiliki berbagai macam kekayaan, mulai dari flora, fauna, ilmu pengetahuan dari nenek moyang, seni batik, dan masih banyak lagi.Terdapat berbagai macam pewarna tekstil. ...
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Melalui Inovasi Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Melalui Inovasi Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing
Pembelajaran merupakan suatu sistem yang terdiri atas berbagai kompnen yang saling berhubungan satu dengan yang lain. Pendidikan yang demokratis harus mampu menciptakan interaksi a...
Manajemen Pembelajaran Bermuatan Lokal di SMP
Manajemen Pembelajaran Bermuatan Lokal di SMP
Abstrak:     Penelitian ini mengkaji tentang Manajemen Pembelajaran Bermuatan Lokal Di SMPN 7 Enrekang. Fokus penelitian ini adalah Bagaimana gambaran manajemen pembelajaran bermua...
Pengembangan Kurikulum PAUD Berbasis Alam
Pengembangan Kurikulum PAUD Berbasis Alam
Pembelajaran di dalam kelas (indoor) menjadi salah satu model pembelajaran yangsudah lumrah di kalangan masyarakat dari zaman dulu hingga sekarang. Padahalpembelajaran bisa dilakuk...

Back to Top