Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Identitas Organisasi Melalui Gaya Busana Skena

View through CrossRef
Abstract. Organizational identity is an essential element that reflects the characteristics and existence of an entity, including the Journalism Student Family Organization at the Faculty of Communication Sciences, Islamic University of Bandung. This identity is not only reflected in the organization's vision, mission, and values but also in the symbols used to build its image and influence public perception. One element that is rarely discussed is fashion, as a form of artifact-based communication, which is capable of conveying social, cultural, and organizational messages. This study aims to explore the role of fashion, specifically the "skena" fashion style, in constructing and communicating the organizational identity of the Journalism Student Family Organization at the Faculty of Communication Sciences, Islamic University of Bandung. Using a qualitative approach, this research examines how fashion is utilized as a nonverbal communication medium that represents the organization's values, as well as how individual and group identities are formed in social and cultural contexts. The findings of this study are explain a process to construct indicating that the "skena" fashion style is not only an aesthetic choice but also a symbol of ideology and social identity that reflects the integrity and position of the organization in the public eye.  Abstrak. Identitas organisasi merupakan elemen penting yang mencerminkan karakteristik dan eksistensi suatu entitas, termasuk organisasi Keluarga Mahasiswa Jurnalistik Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung. Identitas tersebut tidak hanya tercermin dalam visi, misi, dan nilai-nilai organisasi, tetapi juga dalam simbol-simbol yang digunakan untuk membangun citra dan memengaruhi persepsi publik. Salah satu elemen yang jarang dibahas adalah gaya busana sebagai bentuk komunikasi artifaktual yang mampu menyampaikan pesan sosial, budaya, dan nilai organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran gaya busana, khususnya gaya busana "skena," dalam membangun dan mengkomunikasikan identitas organisasi Keluarga Mahasiswa Jurnalistik Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengkaji bagaimana gaya busana digunakan sebagai media komunikasi nonverbal yang merepresentasikan nilai-nilai organisasi, serta bagaimana konstruksi identitas individu dan kelompok terbentuk dalam konteks sosial dan budaya. Hasil penelitian ini menunjukkan proses konstruksi bahwa gaya busana "skena" tidak hanya menjadi pilihan estetika, tetapi juga simbol ideologi dan identitas sosial yang mencerminkan integritas dan posisi organisasi di mata publik.  
Title: Identitas Organisasi Melalui Gaya Busana Skena
Description:
Abstract.
Organizational identity is an essential element that reflects the characteristics and existence of an entity, including the Journalism Student Family Organization at the Faculty of Communication Sciences, Islamic University of Bandung.
This identity is not only reflected in the organization's vision, mission, and values but also in the symbols used to build its image and influence public perception.
One element that is rarely discussed is fashion, as a form of artifact-based communication, which is capable of conveying social, cultural, and organizational messages.
This study aims to explore the role of fashion, specifically the "skena" fashion style, in constructing and communicating the organizational identity of the Journalism Student Family Organization at the Faculty of Communication Sciences, Islamic University of Bandung.
Using a qualitative approach, this research examines how fashion is utilized as a nonverbal communication medium that represents the organization's values, as well as how individual and group identities are formed in social and cultural contexts.
The findings of this study are explain a process to construct indicating that the "skena" fashion style is not only an aesthetic choice but also a symbol of ideology and social identity that reflects the integrity and position of the organization in the public eye.
  Abstrak.
Identitas organisasi merupakan elemen penting yang mencerminkan karakteristik dan eksistensi suatu entitas, termasuk organisasi Keluarga Mahasiswa Jurnalistik Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung.
Identitas tersebut tidak hanya tercermin dalam visi, misi, dan nilai-nilai organisasi, tetapi juga dalam simbol-simbol yang digunakan untuk membangun citra dan memengaruhi persepsi publik.
Salah satu elemen yang jarang dibahas adalah gaya busana sebagai bentuk komunikasi artifaktual yang mampu menyampaikan pesan sosial, budaya, dan nilai organisasi.
Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran gaya busana, khususnya gaya busana "skena," dalam membangun dan mengkomunikasikan identitas organisasi Keluarga Mahasiswa Jurnalistik Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung.
Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengkaji bagaimana gaya busana digunakan sebagai media komunikasi nonverbal yang merepresentasikan nilai-nilai organisasi, serta bagaimana konstruksi identitas individu dan kelompok terbentuk dalam konteks sosial dan budaya.
Hasil penelitian ini menunjukkan proses konstruksi bahwa gaya busana "skena" tidak hanya menjadi pilihan estetika, tetapi juga simbol ideologi dan identitas sosial yang mencerminkan integritas dan posisi organisasi di mata publik.
 .

Related Results

MODIFIKASI HANFU DAN XIANGYUN YUN SHAN PADA BUSANA KREASI BATTLE THROUGH THE HEAVENS
MODIFIKASI HANFU DAN XIANGYUN YUN SHAN PADA BUSANA KREASI BATTLE THROUGH THE HEAVENS
Busana kreasi merupakan busana yang lahir sebagai hasil daya cipta, khayalan, atau inspirasi seseorang dari bahan-bahan yang tidak lazim digunakan dalam pembuatan busana. Pembuatan...
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM CERITA RAKYAT ACEH BESAR
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM CERITA RAKYAT ACEH BESAR
Penelitian ini membahas tentang analisis gaya bahasa dalam cerita rakyat Aceh Besar. Rumusan masalah penelitian ini adalah apa saja jenis-jenis gaya bahasa yang terdapat dalam ceri...
Penerapan Sulaman Timbul pada Pelengkap Busana Anak
Penerapan Sulaman Timbul pada Pelengkap Busana Anak
Sulaman timbul berupa sulaman yang menimbulkan kesan bergelombang pada permukaan kain sesuai dengan lekuk gambar. Sulaman timbul dapat diterapkan pada berbagai produk dalam dunia f...
Menelisik politik identitas di Kalimantan Barat berdasarkan perspektif filsafat politik Armada Riyanto
Menelisik politik identitas di Kalimantan Barat berdasarkan perspektif filsafat politik Armada Riyanto
Artikel ini membahas politik identitas sebagai tindakan politis yang bertujuan untuk memajukan kepentingan kelompok berdasarkan kesamaan identitas atau karakteristik mereka. Politi...
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Budaya Organisasi Terhadap Komitmen Organisasi dan Perilaku Kewargaan Organisasi
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Budaya Organisasi Terhadap Komitmen Organisasi dan Perilaku Kewargaan Organisasi
<p><em>ABSTRACT</em></p><p><em>Organizational commitment and extra role behavior of the employees in the workplace is needed by every institutio...
YEN DIELEM ATIMU OJO MEMPER: ANALOGI KUE LEMPER PADA BUSANA EDGY
YEN DIELEM ATIMU OJO MEMPER: ANALOGI KUE LEMPER PADA BUSANA EDGY
Kue lemper dalam bahasa jawa merupakan singkatan dari kalimat “Yen dielem atimu ojo memper”  yang memiliki arti “jangan sombong saat dipuji” mengajarkan kita tentang pentingnya sik...
MANAJEMEN ORGANISASI SANTRI DI PONDOK PESANTREN
MANAJEMEN ORGANISASI SANTRI DI PONDOK PESANTREN
Manajemen sangat menentukan sebuah organisasi dalam mencapai suatu keberhasilan organisasi, organisasi dibentuk untuk mencapai tujuan bersama, namun untuk mencapai tujuan secara ef...
Mitos Militerisme pada Busana Kampanye (Analisis Semiotika Roland Barthes Busana Kampanye Agus Harimurti Yudhoyono–Sylviana Murni)
Mitos Militerisme pada Busana Kampanye (Analisis Semiotika Roland Barthes Busana Kampanye Agus Harimurti Yudhoyono–Sylviana Murni)
ABSTRACTThe importance of fashion campaigns in the process of political communication in Indonesia has gained its own spotlight over the years. Clothing is seen to have an artifact...

Back to Top