Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

IDENTITAS NASIONAL: KONTRIBUSI PROGRAM P5 DALAM KURIKULUM BARU GUNA MEMBANGUN RASA NASIONALISME ANAK SEKOLAH DASAR

View through CrossRef
Abstract: The very rapid development of technology and the flow of globalization are things that must be considered and have an influence on the erosion of the sense of nationalism of future generations. The purpose of this research is to determine the contribution of the p5 program as a project to strengthen the profile of Pancasila students in schools towards a sense of nationalism. Indonesia is a pluralistic country that is rich in diversity in terms of ethnicity, religion, race and class. Diversity has many influences, such as gaps that can lead to conflict between groups or are caused by differences in culture and background between groups in society. So character cultivation is very necessary to provide understanding and strengthen the spirit of nationalism in students. The spirit of nationalism is a feeling of pride and love for one's country so that one is able to respect and respect the differences that exist in society. This research uses a literature study with a systematic review where data collection comes from textbooks, journals, scientific articles, and other literature reviews that are appropriate to the research study. The results of this research are regarding the contribution of implementing P5 activities through themes that are relevant to the need to build a sense of nationalism in students, especially at elementary school age.Keywords: National Identity, P5, Pancasila Student Profile, Sense of Nationalism, Globalization. Abstrak: Perkembangan teknologi yang sangat pesat dan arus globalisasi menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan dan berpengaruh terhadap pengikisan rasa nasionalisme generasi kedepan. Tujuan adanya penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi program p5 sebagai proyek penguatan profil siswa Pancasila di sekolah terhadap rasa nasionalisme. Indonesia adalah negara majemuk yang kaya akan keanekaragaman baik dari segi suku, agama, ras dan golongan. Keragaman memiliki banyak pengaruh, seperti kesenjangan yang dapat menimbulkan konflik antar kelompok atau disebabkan oleh perbedaan budaya dan latar belakang antar kelompok dalam masyarakat. Sehingga penanaman karakter sangat diperlukan untuk memberikan pemahaman dan memperkuat jiwa nasionalisme pada siswa. Semangat nasionalisme adalah rasa bangga dan cinta tanah air sehingga mampu menghargai dan menghargai perbedaan yang ada dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan studi pustaka dengan tinjauan sistematis dimana pengumpulan data berasal dari buku teks, jurnal, artikel ilmiah, dan kajian pustaka lain yang sesuai dengan kajian penelitian. Hasil dari penelitian ini yaitu mengenai kontribusi pelaksanaan kegiatan P5 melalui tema-tema yang diusung relevan dengan kebutuhan dalam membangun rasa nasionalisme peserta didik terlebih pada usia sekolah dasar. Kata Kunci: Identitas Nasional, P5, Profil Pelajar Pancasila, Rasa Nasionalisme, Globalisasi.
Title: IDENTITAS NASIONAL: KONTRIBUSI PROGRAM P5 DALAM KURIKULUM BARU GUNA MEMBANGUN RASA NASIONALISME ANAK SEKOLAH DASAR
Description:
Abstract: The very rapid development of technology and the flow of globalization are things that must be considered and have an influence on the erosion of the sense of nationalism of future generations.
The purpose of this research is to determine the contribution of the p5 program as a project to strengthen the profile of Pancasila students in schools towards a sense of nationalism.
Indonesia is a pluralistic country that is rich in diversity in terms of ethnicity, religion, race and class.
Diversity has many influences, such as gaps that can lead to conflict between groups or are caused by differences in culture and background between groups in society.
So character cultivation is very necessary to provide understanding and strengthen the spirit of nationalism in students.
The spirit of nationalism is a feeling of pride and love for one's country so that one is able to respect and respect the differences that exist in society.
This research uses a literature study with a systematic review where data collection comes from textbooks, journals, scientific articles, and other literature reviews that are appropriate to the research study.
The results of this research are regarding the contribution of implementing P5 activities through themes that are relevant to the need to build a sense of nationalism in students, especially at elementary school age.
Keywords: National Identity, P5, Pancasila Student Profile, Sense of Nationalism, Globalization.
 Abstrak: Perkembangan teknologi yang sangat pesat dan arus globalisasi menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan dan berpengaruh terhadap pengikisan rasa nasionalisme generasi kedepan.
Tujuan adanya penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi program p5 sebagai proyek penguatan profil siswa Pancasila di sekolah terhadap rasa nasionalisme.
Indonesia adalah negara majemuk yang kaya akan keanekaragaman baik dari segi suku, agama, ras dan golongan.
Keragaman memiliki banyak pengaruh, seperti kesenjangan yang dapat menimbulkan konflik antar kelompok atau disebabkan oleh perbedaan budaya dan latar belakang antar kelompok dalam masyarakat.
Sehingga penanaman karakter sangat diperlukan untuk memberikan pemahaman dan memperkuat jiwa nasionalisme pada siswa.
Semangat nasionalisme adalah rasa bangga dan cinta tanah air sehingga mampu menghargai dan menghargai perbedaan yang ada dalam masyarakat.
Penelitian ini menggunakan studi pustaka dengan tinjauan sistematis dimana pengumpulan data berasal dari buku teks, jurnal, artikel ilmiah, dan kajian pustaka lain yang sesuai dengan kajian penelitian.
Hasil dari penelitian ini yaitu mengenai kontribusi pelaksanaan kegiatan P5 melalui tema-tema yang diusung relevan dengan kebutuhan dalam membangun rasa nasionalisme peserta didik terlebih pada usia sekolah dasar.
 Kata Kunci: Identitas Nasional, P5, Profil Pelajar Pancasila, Rasa Nasionalisme, Globalisasi.

Related Results

Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
Pembinaan Jiwa Nasionalisme Anak-Anak Sekolah Minggu GPdI Imanuel Kagungan Rahayu Melalui Bercerita dan Lomba Kebangsaan
Pembinaan Jiwa Nasionalisme Anak-Anak Sekolah Minggu GPdI Imanuel Kagungan Rahayu Melalui Bercerita dan Lomba Kebangsaan
Melihat kurangnya wawasan kebangsaan yang dimiliki anak-anak sekolah minggu di Gereja Pantekosta di Indonesia Imanuel Kagungan Rahayu, maka dianggap perlu untuk melakukan pembinaan...
Komparasi Implementasi Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Kabupaten Garut
Komparasi Implementasi Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Kabupaten Garut
Pendidikan dasar di Indonesia telah mengalami berbagai perkembangan kurikulum. Saat ini, Kurikulum 2013 tengah menjadi kurikulum utama yang diterapkan di sekolah-sekolah. Namun, ad...
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
Sepanjang sejarah Alkitab khususnya dalam Perjanjian Baru menunjukkan bahwa Tuhan Yesus banyak memakai dan melibatkan anak-anak dalam pengajaran dan pelayanan-Nya ini membuktikan b...
NASIONALISME DALAM FILM SURAT KALENG KARYA AZHARI MEUGIT
NASIONALISME DALAM FILM SURAT KALENG KARYA AZHARI MEUGIT
This article studies about nationalism in the film Tin Can by Azhari Meugit the directed by Fauzan Santa. The film was published in 2018 with a 1950s film background. This film is ...
Peran Gerakan Nasionalisme Lokal Dalam Membangun Integrasi Nasional Indonesia
Peran Gerakan Nasionalisme Lokal Dalam Membangun Integrasi Nasional Indonesia
Artikel ini membahas tentang peran gerakan nasionalisme lokal dalam membangun integrasi nasional Indonesia.Gerakan nasionalisme lokal adalah upaya yang dilakukan oleh kelompok masy...
Analisis Kurikulum Merdeka Dalam Satuan Pendidikan Anak Usia Dini
Analisis Kurikulum Merdeka Dalam Satuan Pendidikan Anak Usia Dini
Analisis Belajar Mandiri Kurikulum Merdeka Untuk Pendidikan Anak Usia Dini. Jenjang satuan pendidikan termasuk PAUD sudah mulai mencerminkan kebebeasan kurikulum merdeka.. Kurikulu...
IDENTITAS NASIONAL
IDENTITAS NASIONAL
Identitas nasional adalah konsep yang kompleks dan signifikan dalam konteks masyarakat manusia. Proses-proses seperti migrasi, kemajuan teknologi, perubahan politik, dan interaksi ...

Back to Top