Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kajian Tingkat Pencapaian Penerapan Smart Government Menurut OPD dan Masyarakat di Kabupaten Sumedang

View through CrossRef
Abstract. The Smart Government concept in Sumedang Regency has derivatives, including government administration, bureaucracy, and public services. The implementation of Smart Government in Sumedang Regency still has several weaknesses including public awareness of existing services, besides the need for improvement in optimizing digital services. So this research is to get the value of the achievement level of Smart Government implementation in Sumedang Regency. For this research method, namely qualitative, with observation and questionnaires. It can be seen that Smart Government Sumedang Regency has a final score of 61% - 80%, which means that the score is included in the Integrated category. where according to OPD there is still a lack in terms of sensors in Sumedang Regency, besides that according to the community, technological support in Sumedang Regency in implementing Smart Government is still lacking. Therefore, it is necessary to make adjustments to the needs of the community in providing services in order to facilitate the community in Sumedang Regency, then there is more maintenance in infrastructure to support services and socialization and training for the community and ASN in Smart Government in order to maximize services. Abstrak. Konsep Smart Government di Kabupaten Sumedang memiliki turunan, diantaranya penyelengaraan pemerintahan, birokrasi, dan pelayanan publik. Penerapan Smart Government di Kabupaten Sumedang masih terdapat beberapa kelemahan diantaranya mengenai kesadaran masyarakat terhadap layanan - layanan yang ada, selain itu perlunya peningkatan dalam mengoptimalkan layanan digital. Maka penelitian ini untuk mendapatkan nilai tingkat pencapaian penerapan Smart Government di Kabupaten Sumedang menggunakan metode Garuda Smart City Framework. Untuk metode penelitian ini yaitu mix method, dengan observasi dan kuesioner. Dapat diketahui Smart Government Kabupaten Sumedang memiliki skor akhir 61% - 80% yang artinya skor tersebut masuk kedalam ketegori Integrated. dimana menurut OPD masih kekurangan dalam segi sensor yang terdapat di Kabupaten Sumedang, selain itu menurut masyarakat dukungan teknologi pada Kabupaten Sumedang dalam menerapkan Smart Government masih kurang. Maka dari itu perlu adanya penyesuaian mengenai kebutuhan masyarakat dalam penyediaan layanan agar dapat memudahkan masyarakat di Kabupaten Sumedang, lalu adanya pemeliharaan lebih dalam infrastruktur untuk penunjang pelayanan dan adanya sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat dan ASN dalam Smart Government agar dapat memaksilmalkan pelayanan.
Title: Kajian Tingkat Pencapaian Penerapan Smart Government Menurut OPD dan Masyarakat di Kabupaten Sumedang
Description:
Abstract.
The Smart Government concept in Sumedang Regency has derivatives, including government administration, bureaucracy, and public services.
The implementation of Smart Government in Sumedang Regency still has several weaknesses including public awareness of existing services, besides the need for improvement in optimizing digital services.
So this research is to get the value of the achievement level of Smart Government implementation in Sumedang Regency.
For this research method, namely qualitative, with observation and questionnaires.
It can be seen that Smart Government Sumedang Regency has a final score of 61% - 80%, which means that the score is included in the Integrated category.
where according to OPD there is still a lack in terms of sensors in Sumedang Regency, besides that according to the community, technological support in Sumedang Regency in implementing Smart Government is still lacking.
Therefore, it is necessary to make adjustments to the needs of the community in providing services in order to facilitate the community in Sumedang Regency, then there is more maintenance in infrastructure to support services and socialization and training for the community and ASN in Smart Government in order to maximize services.
Abstrak.
Konsep Smart Government di Kabupaten Sumedang memiliki turunan, diantaranya penyelengaraan pemerintahan, birokrasi, dan pelayanan publik.
Penerapan Smart Government di Kabupaten Sumedang masih terdapat beberapa kelemahan diantaranya mengenai kesadaran masyarakat terhadap layanan - layanan yang ada, selain itu perlunya peningkatan dalam mengoptimalkan layanan digital.
Maka penelitian ini untuk mendapatkan nilai tingkat pencapaian penerapan Smart Government di Kabupaten Sumedang menggunakan metode Garuda Smart City Framework.
Untuk metode penelitian ini yaitu mix method, dengan observasi dan kuesioner.
Dapat diketahui Smart Government Kabupaten Sumedang memiliki skor akhir 61% - 80% yang artinya skor tersebut masuk kedalam ketegori Integrated.
dimana menurut OPD masih kekurangan dalam segi sensor yang terdapat di Kabupaten Sumedang, selain itu menurut masyarakat dukungan teknologi pada Kabupaten Sumedang dalam menerapkan Smart Government masih kurang.
Maka dari itu perlu adanya penyesuaian mengenai kebutuhan masyarakat dalam penyediaan layanan agar dapat memudahkan masyarakat di Kabupaten Sumedang, lalu adanya pemeliharaan lebih dalam infrastruktur untuk penunjang pelayanan dan adanya sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat dan ASN dalam Smart Government agar dapat memaksilmalkan pelayanan.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Perceraian di Pengadilan Agama Sumedang
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Perceraian di Pengadilan Agama Sumedang
Abstract. In living a married life, married couples often face various problems, ranging from mild to severe, which can threaten the integrity of the household and lead to divorce....
Model Peningkatan Citra dan Penguatan Produk Unggulan Desa Cileles Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang
Model Peningkatan Citra dan Penguatan Produk Unggulan Desa Cileles Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang
Abstract. The article aims to explain the model of improving the village image through strengthening village superior products by evaluating typical MSME products of Cileles Villag...
Penerapan Asas Peradilan Sederhana, Cepat, dan Biaya Ringan di Pengadilan Agama Sumedang
Penerapan Asas Peradilan Sederhana, Cepat, dan Biaya Ringan di Pengadilan Agama Sumedang
Abstract. Fast and low cost principle at the Sumedang Religious Court in divorce cases for 2020-2021. The purpose of this research is also to find out how the process of settling c...
LITERASI BUDAYA SUNDA PADA INDIVIDU TIONGHOA DI SUMEDANG
LITERASI BUDAYA SUNDA PADA INDIVIDU TIONGHOA DI SUMEDANG
 Abstract This study aims to describe a dance artist, Memey Maria, in preserving and inherit Sumedang classical dance to the younger generation and explore cultural literacy proces...
Perubahan Pengelolaan Diseminasi Informasi dalam Rangka Transformasi Digital di Komisi Pemilihan Umum
Perubahan Pengelolaan Diseminasi Informasi dalam Rangka Transformasi Digital di Komisi Pemilihan Umum
Abstract. KPU has the responsibility to serve the public, but because there are several indicators of changes in information management that are not good enough to make the Public ...

Back to Top