Javascript must be enabled to continue!
Kajian Efisiensi Penggunaan Lahan dan Pola Persebaran Perumahan di Ibukota Kabupaten Purwakarta
View through CrossRef
Sektor perumahan di Kota Purwakarta mengalami perkembangan pesat. Kebutuhan akan lahan untukperumahan menjadi tantangan serius ketika kota dihadapkan pada pertumbuhan penduduk yangsemakin pesat. Studi ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif untuk menggambarkanperkembangan perumahan terkait luasan, lokasi, serta pola persebarannya secara berkala sampai tahun2010. Analisis intensitas pemanfaatan lahan meneliti efisiensi penggunaan lahan masing-masingperumahan melalui pemeriksaaan kepadatan bangunan dan koefisien dasar bangunan (BuildingCoverage). Analisis tetangga terdekat digunakan untuk mengetahui pola perumahan melaluipenghitungan besarnya parameter tetangga terdekat di wilayah penelitian. Analisis ketersediaan dankebutuhan dilaksanakan rumah untuk mengukur tingkat ketersediaan rumah pada tahun 2010. Overlaypeta menunjukkan bahwa pengembangan kawasan perumahan selama 23 tahun hingga tahun 2010mengakibatkan konversi lahan meliputi 2,57% atau 118,76 Ha menjadi kaveling terbangun, 2,23% (103,33Ha) menjadi sarana dan prasarana perumahan, serta 0,11% (5,16 Ha) menjadi lahan TPU. Analisis modelekspresi keruangan kota menunjukkan bahwa Kota Purwakarta berkembang dengan pola ‘gurita’ .Analisis menemukan 38 perumahan yang tersebar tidak merata dan berpola ‘acak’ dengan nilai T/indekstetangga terdekat sebesar 1,05. Analisis intensitas pemanfaatan lahan menunjukkan bahwa hanyaterdapat 6 perumahan yang efisien dalam pemanfaatan lahannya. Analisis juga menemukan bahwa padatahun 2010 di Kota Purwakarta terdapat backlog ketersediaan rumah sebesar 13.642 unit.Kata kunci : efisiensi, penggunaan lahan, pola persebaran dan perumahan
Institute of Research and Community Services Diponegoro University (LPPM UNDIP)
Title: Kajian Efisiensi Penggunaan Lahan dan Pola Persebaran Perumahan di Ibukota Kabupaten Purwakarta
Description:
Sektor perumahan di Kota Purwakarta mengalami perkembangan pesat.
Kebutuhan akan lahan untukperumahan menjadi tantangan serius ketika kota dihadapkan pada pertumbuhan penduduk yangsemakin pesat.
Studi ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif untuk menggambarkanperkembangan perumahan terkait luasan, lokasi, serta pola persebarannya secara berkala sampai tahun2010.
Analisis intensitas pemanfaatan lahan meneliti efisiensi penggunaan lahan masing-masingperumahan melalui pemeriksaaan kepadatan bangunan dan koefisien dasar bangunan (BuildingCoverage).
Analisis tetangga terdekat digunakan untuk mengetahui pola perumahan melaluipenghitungan besarnya parameter tetangga terdekat di wilayah penelitian.
Analisis ketersediaan dankebutuhan dilaksanakan rumah untuk mengukur tingkat ketersediaan rumah pada tahun 2010.
Overlaypeta menunjukkan bahwa pengembangan kawasan perumahan selama 23 tahun hingga tahun 2010mengakibatkan konversi lahan meliputi 2,57% atau 118,76 Ha menjadi kaveling terbangun, 2,23% (103,33Ha) menjadi sarana dan prasarana perumahan, serta 0,11% (5,16 Ha) menjadi lahan TPU.
Analisis modelekspresi keruangan kota menunjukkan bahwa Kota Purwakarta berkembang dengan pola ‘gurita’ .
Analisis menemukan 38 perumahan yang tersebar tidak merata dan berpola ‘acak’ dengan nilai T/indekstetangga terdekat sebesar 1,05.
Analisis intensitas pemanfaatan lahan menunjukkan bahwa hanyaterdapat 6 perumahan yang efisien dalam pemanfaatan lahannya.
Analisis juga menemukan bahwa padatahun 2010 di Kota Purwakarta terdapat backlog ketersediaan rumah sebesar 13.
642 unit.
Kata kunci : efisiensi, penggunaan lahan, pola persebaran dan perumahan.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS KESELARASAN PENGGUNAAN LAHAN EKSISTING DAN POLA RUANG DENGAN KEMAMPUAN LAHAN DI WILAYAH BOGOR BARAT KABUPATEN BOGOR
ANALISIS KESELARASAN PENGGUNAAN LAHAN EKSISTING DAN POLA RUANG DENGAN KEMAMPUAN LAHAN DI WILAYAH BOGOR BARAT KABUPATEN BOGOR
ABSTRAK Wilayah Bogor Barat Kabupaten Bogor merupakan wilayah yang secara pembangunan ekonomi paling tertinggal dibandingkan wilayah kabupaten Bogor lainnya. Untuk mengurangi kete...
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN POTENSI PERLUASAN LAHAN UNTUK SAWAH DI KABUPATEN CIANJUR
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN POTENSI PERLUASAN LAHAN UNTUK SAWAH DI KABUPATEN CIANJUR
<p>Pertumbuhan penduduk, peningkatan pendapatan, dan pesatnya pembangunan menjadikan permasalahan penggunaan lahan semakin kompleks. Lahan berperan sebagai penyedia pangan, n...
ANALISIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN BERBASIS LAHAN DI KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA
ANALISIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN BERBASIS LAHAN DI KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA
Daya dukung lahan merupakan kapasitas atau kemampuan lahan yang berupa lingkungan untuk mendukung kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Kemampuan lahan adalah mutu lahan yan...
Analisis Alih Fungsi Lahan di Kabupaten Aceh Selatan
Analisis Alih Fungsi Lahan di Kabupaten Aceh Selatan
Abstrak. Seiring terjadinya penyimpangan penggunaan lahan sangat sering terjadi terhadap rencana tata ruang wilayah (RTRW). Daerah pinggiran kota merupakan wilayah yang banyak meng...
EVALUASI PEMANFAATAN RUANG BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DENGAN MENGANALISIS PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP RENCANA TATA RUANG
EVALUASI PEMANFAATAN RUANG BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DENGAN MENGANALISIS PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP RENCANA TATA RUANG
Kecamatan Kepanjen sebagai pilot project dalam penelitian ini dimana Kepanjen merupakan kecamatan yang terletak di Kabupaten Malang. Kecamatan Kepanjen merupakan ibukota Kabupaten ...
Analisis Potensi Pengembangan Kawasan Perumahan dan Permukiman di Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor
Analisis Potensi Pengembangan Kawasan Perumahan dan Permukiman di Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor
ABSTRAK
Pertumbuhan penduduk di perkotaan meningkatkan kebutuhan akan lahan. Kabupaten Bogor melalui RTRW 2016-2036 mengembangkan pusat-pusat kegiatan. Kecamatan Cigudeg mempunyai...
Kesesuaian Perubahan Penggunaan Lahan Dengan Rencana Tata Ruang Di Kawasan Peri-Urban
Kesesuaian Perubahan Penggunaan Lahan Dengan Rencana Tata Ruang Di Kawasan Peri-Urban
ABSTRACTThe suburban area is an area that has experienced many changes in land use, especially changes in agricultural land use to non-agricultural. With increasing activity, the d...

