Javascript must be enabled to continue!
Analisis Alih Fungsi Lahan di Kabupaten Aceh Selatan
View through CrossRef
Abstrak. Seiring terjadinya penyimpangan penggunaan lahan sangat sering terjadi terhadap rencana tata ruang wilayah (RTRW). Daerah pinggiran kota merupakan wilayah yang banyak mengalami perubahan penggunaan lahan terutama perubahan penggunaan lahan pertanian menjadi non pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan penggunaan lahan pertanian di Kabupaten Aceh Selatan tahun 2013 dengan tahun 2017 dan menganalisis keselarasan penggunaan lahan pertanian eksisting tahun 2017 dengan pola ruang Kabupaten Aceh Selatan tahun 2013-2033. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik survai. Sedangkan analisis data spasial menggunakan SIG dengan konsep extract, overlay dan intersect. Hasil kajian menunjukkan hasil koreksi pada pengunaan lahan pertanian tahun 2013 dengan tahun 2017 didapatlah luas penggunaan lahan pertanian yang telah beralih fungsi seluas 8.041,56 ha, yang mana pada lahan sawah seluas 3.680,30 ha dan pada pertanian lahan kering seluas 4.361,26 ha. Penggunaan lahan pertanian yang telah beralih fungsi tersebut telah menjadi berbagai macam penggunaan lahan lainnya yang tersebar di seluruh Kabupaten Aceh Selatan, penggunaan lahan pertanian yang selaras dengan rencana pola ruang memiliki luas 36.293,85 ha (91,30%), penggunaan lahan yang tidak selaras yaitu Penggunaan lahan eksisting tidak selaras dengan rencana pola ruang seluas 1.513,53 ha (3,81%), dan belum terlaksana atau belum terealisasi terhadap lahan pertanian yang direncanakan terhadap pola ruang atau masih dapat berubah sesuai dengan rencana pola ruang seluas 6.711,08 ha (14,44 %). Analysis of Functional Land Distribution of Agriculture in District Aceh SelatanAbstract. Absorption of deviation of land use is very frequent to spatial planning (RTRW). Suburban areas are areas that have undergone many changes in land use due to changes in agricultural land use to non-agricultural use. This research was conducted for 2013 with 2017 and analysis of existing agricultural land use in 2017 with South Aceh Regency spatial pattern year 2013-2033. The method used in this research is descriptive method with survey technique. While spatial data analysis using GIS concept with overlay and intersect concept. The results showed that agricultural land in 2013 with the year 2017 obtained the wide use of agricultural land that has a function conversion of 8,041.56 ha, which in the rice field area of 3,680.30 ha and on dry land of 4,361.26 ha. The use of converted agricultural land into various land uses scattered throughout the District of South Aceh, different use of agricultural land with plans of wide spatial pattern 36,29,85 ha (91,30%), land use that is not aligned Land use the existing is not aligned with the plan of the pattern of the space of 1,513.53 ha (3.81%), and has not been realized or not yet realized on agricultural land that allows the pattern of space can be changed in accordance with the Plan of Space Pattern covering 6,711,08 ha (14,44%).
Title: Analisis Alih Fungsi Lahan di Kabupaten Aceh Selatan
Description:
Abstrak.
Seiring terjadinya penyimpangan penggunaan lahan sangat sering terjadi terhadap rencana tata ruang wilayah (RTRW).
Daerah pinggiran kota merupakan wilayah yang banyak mengalami perubahan penggunaan lahan terutama perubahan penggunaan lahan pertanian menjadi non pertanian.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan penggunaan lahan pertanian di Kabupaten Aceh Selatan tahun 2013 dengan tahun 2017 dan menganalisis keselarasan penggunaan lahan pertanian eksisting tahun 2017 dengan pola ruang Kabupaten Aceh Selatan tahun 2013-2033.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik survai.
Sedangkan analisis data spasial menggunakan SIG dengan konsep extract, overlay dan intersect.
Hasil kajian menunjukkan hasil koreksi pada pengunaan lahan pertanian tahun 2013 dengan tahun 2017 didapatlah luas penggunaan lahan pertanian yang telah beralih fungsi seluas 8.
041,56 ha, yang mana pada lahan sawah seluas 3.
680,30 ha dan pada pertanian lahan kering seluas 4.
361,26 ha.
Penggunaan lahan pertanian yang telah beralih fungsi tersebut telah menjadi berbagai macam penggunaan lahan lainnya yang tersebar di seluruh Kabupaten Aceh Selatan, penggunaan lahan pertanian yang selaras dengan rencana pola ruang memiliki luas 36.
293,85 ha (91,30%), penggunaan lahan yang tidak selaras yaitu Penggunaan lahan eksisting tidak selaras dengan rencana pola ruang seluas 1.
513,53 ha (3,81%), dan belum terlaksana atau belum terealisasi terhadap lahan pertanian yang direncanakan terhadap pola ruang atau masih dapat berubah sesuai dengan rencana pola ruang seluas 6.
711,08 ha (14,44 %).
Analysis of Functional Land Distribution of Agriculture in District Aceh SelatanAbstract.
Absorption of deviation of land use is very frequent to spatial planning (RTRW).
Suburban areas are areas that have undergone many changes in land use due to changes in agricultural land use to non-agricultural use.
This research was conducted for 2013 with 2017 and analysis of existing agricultural land use in 2017 with South Aceh Regency spatial pattern year 2013-2033.
The method used in this research is descriptive method with survey technique.
While spatial data analysis using GIS concept with overlay and intersect concept.
The results showed that agricultural land in 2013 with the year 2017 obtained the wide use of agricultural land that has a function conversion of 8,041.
56 ha, which in the rice field area of 3,680.
30 ha and on dry land of 4,361.
26 ha.
The use of converted agricultural land into various land uses scattered throughout the District of South Aceh, different use of agricultural land with plans of wide spatial pattern 36,29,85 ha (91,30%), land use that is not aligned Land use the existing is not aligned with the plan of the pattern of the space of 1,513.
53 ha (3.
81%), and has not been realized or not yet realized on agricultural land that allows the pattern of space can be changed in accordance with the Plan of Space Pattern covering 6,711,08 ha (14,44%).
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN SAWAH DI KABUPATEN BOGOR
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN SAWAH DI KABUPATEN BOGOR
AbstrakPerkembangan luas alih fungsi lahan sawah di Kabupaten Bogor dari tahun ke tahun berfluktuasi. Alih fungsi lahan sawah di Kabupaten Bogor dapat dipengaruhi oleh beberapa fak...
ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN PENDUDUK DI KECAMATAN SAYUNG KABUPATEN DEMAK
ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN PENDUDUK DI KECAMATAN SAYUNG KABUPATEN DEMAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Perubahan fungsi lahan pertanian, 2) Dampaknya alih fungsi lahan terhadap kehidupan pendudukyang meliputi luas kepemilikan lahan, alih...
ANALISIS ALIH FUNGSI LAHAN SAWAH DAN KETERKAITANYA DENGAN NILAI TUKAR PETANI (NTP) DI KABUPATEN BANTUL
ANALISIS ALIH FUNGSI LAHAN SAWAH DAN KETERKAITANYA DENGAN NILAI TUKAR PETANI (NTP) DI KABUPATEN BANTUL
Alih fungsi lahan sawah terus terjadi, padahal beras adalah makanan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia. Oleh karena itu pengawasan lahan sawah sangat penting untuk melihat k...
Alih Fungsi Lahan Pertanian Di Desa Ngringo
Alih Fungsi Lahan Pertanian Di Desa Ngringo
Alih fungsi lahan pertanian adalah salah satu fenomena yang tidak bisa dihindarkan di masa sekarang ini. Hal ini menyebabkan terjadinya pergeseran mata pencaharian masyarakat petan...
Alih Kode dalam Video Blog Farida Nurhan pada Youtube
Alih Kode dalam Video Blog Farida Nurhan pada Youtube
Keragaman bahasa di Indonesia dapat memunculkan adanya peristiwa kontak bahasa. Munculnya kontak bahasa inilah yang menyebabkan adanya beberapa peristiwa, salah satunya adalah alih...
Pengendalian Alih Fungsi Lahan Pertanian Berkelanjutan di Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa
Pengendalian Alih Fungsi Lahan Pertanian Berkelanjutan di Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa
Abstract. The purpose of this study was to determine the pattern of distribution of agricultural land, the factors causing changes in the function of sustainable agricultural land ...
ANALISIS KESELARASAN PENGGUNAAN LAHAN EKSISTING DAN POLA RUANG DENGAN KEMAMPUAN LAHAN DI WILAYAH BOGOR BARAT KABUPATEN BOGOR
ANALISIS KESELARASAN PENGGUNAAN LAHAN EKSISTING DAN POLA RUANG DENGAN KEMAMPUAN LAHAN DI WILAYAH BOGOR BARAT KABUPATEN BOGOR
ABSTRAK Wilayah Bogor Barat Kabupaten Bogor merupakan wilayah yang secara pembangunan ekonomi paling tertinggal dibandingkan wilayah kabupaten Bogor lainnya. Untuk mengurangi kete...

