Javascript must be enabled to continue!
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK TRANSPORTASI FEEDER WIRA WIRI SUROBOYO DALAM PERSPEKTIF STANDAR PENYELENGGARAAN BIDANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN
View through CrossRef
Transportasi publik yang diselenggarakan oleh Dinas Perhubungan Kota Surabaya.Berdasarkan klasifikasi dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas danAngkutan Jalan, serta diperkuat dalam Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2021 tentangPenyelenggaraan Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Feeder ini termasuk ke dalam kategoriAngkutan Jalan, khususnya Angkutan Umum. Penelitian ini mengkaji Kualitas Pelayanan PublikTransportasi Feeder Wira Wiri Suroboyo Dalam Perspektif Standar Penyelenggaraan BidangLalu Lintas Dan Angkutan Jalan Berdasarkan peraturan pemerintah nomor 30 tahun 2021,Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kualitas pelayanan yangdiberikan untuk memenuhi harapan pengguna serta kesesuaiannya dengan standar pelayananpublik yang berlaku. Analisis dilakukan Dengan mengintegrasikan teori kualitas pelayananpublik dari Zeithaml et al. (1990) ke dalam kerangka regulasi PP No. 30 Tahun 2021, Penelitianini mengevaluasi kualitas pelayanan transportasi feeder Wira Wiri Suroboyo melalui pendekatanlima dimensi kualitas pelayanan Zeithaml et al. (1990), serta mengaitkannya dengan prinsippenyelenggaraan transportasi publik yang selamat, aman, efisien, efektif, dan seimbangsebagaimana diatur dalam PP No. 30 Tahun 2021. Hasil menunjukkan bahwa dimensi tangibles(bukti fisik) telah mendukung aspek keselamatan dan keamanan melalui penyediaan fasilitasstandar seperti CCTV, aksesibilitas, dan tempat duduk prioritas. Namun, dimensi reliability danresponsiveness masih menghadapi hambatan, seperti ketidakkonsistenan jadwal dan minimnyaprosedur darurat, yang berdampak pada rendahnya efisiensi dan efektivitas layanan. Sementaraitu, dimensi assurance dan empathy belum sepenuhnya mencerminkan pelayanan yangseimbang, terutama dalam menjamin akses yang setara dan komunikasi yang inklusif. Temuanini menegaskan perlunya perbaikan sistemik agar kualitas pelayanan publik dapat berjalanselaras dengan prinsip-prinsip dasar transportasi yang ditetapkan pemerintah.
Perpustakaan Ubhara Surabaya, Universitas Bhayangkara Surabaya
Title: KUALITAS PELAYANAN PUBLIK TRANSPORTASI FEEDER WIRA WIRI SUROBOYO DALAM PERSPEKTIF STANDAR PENYELENGGARAAN BIDANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN
Description:
Transportasi publik yang diselenggarakan oleh Dinas Perhubungan Kota Surabaya.
Berdasarkan klasifikasi dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas danAngkutan Jalan, serta diperkuat dalam Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2021 tentangPenyelenggaraan Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Feeder ini termasuk ke dalam kategoriAngkutan Jalan, khususnya Angkutan Umum.
Penelitian ini mengkaji Kualitas Pelayanan PublikTransportasi Feeder Wira Wiri Suroboyo Dalam Perspektif Standar Penyelenggaraan BidangLalu Lintas Dan Angkutan Jalan Berdasarkan peraturan pemerintah nomor 30 tahun 2021,Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kualitas pelayanan yangdiberikan untuk memenuhi harapan pengguna serta kesesuaiannya dengan standar pelayananpublik yang berlaku.
Analisis dilakukan Dengan mengintegrasikan teori kualitas pelayananpublik dari Zeithaml et al.
(1990) ke dalam kerangka regulasi PP No.
30 Tahun 2021, Penelitianini mengevaluasi kualitas pelayanan transportasi feeder Wira Wiri Suroboyo melalui pendekatanlima dimensi kualitas pelayanan Zeithaml et al.
(1990), serta mengaitkannya dengan prinsippenyelenggaraan transportasi publik yang selamat, aman, efisien, efektif, dan seimbangsebagaimana diatur dalam PP No.
30 Tahun 2021.
Hasil menunjukkan bahwa dimensi tangibles(bukti fisik) telah mendukung aspek keselamatan dan keamanan melalui penyediaan fasilitasstandar seperti CCTV, aksesibilitas, dan tempat duduk prioritas.
Namun, dimensi reliability danresponsiveness masih menghadapi hambatan, seperti ketidakkonsistenan jadwal dan minimnyaprosedur darurat, yang berdampak pada rendahnya efisiensi dan efektivitas layanan.
Sementaraitu, dimensi assurance dan empathy belum sepenuhnya mencerminkan pelayanan yangseimbang, terutama dalam menjamin akses yang setara dan komunikasi yang inklusif.
Temuanini menegaskan perlunya perbaikan sistemik agar kualitas pelayanan publik dapat berjalanselaras dengan prinsip-prinsip dasar transportasi yang ditetapkan pemerintah.
Related Results
IMPLEMENTASI PROGRAM WIRA WIRI SUROBOYO DI DINAS PERHUBUNGAN KOTA SURABAYA
IMPLEMENTASI PROGRAM WIRA WIRI SUROBOYO DI DINAS PERHUBUNGAN KOTA SURABAYA
Pemerintah Kota Surabaya menyediakan angkutan pengumpan bernama Wira Wiri Suroboyo. Program Wira Wiri Suroboyo digagas oleh Eri Cahyadi selaku Walikota Surabaya dan diwujudkan oleh...
Efektivitas Wira Wiri Suroboyo Sebagai Moda Transportasi Publik di Kota Surabaya
Efektivitas Wira Wiri Suroboyo Sebagai Moda Transportasi Publik di Kota Surabaya
Surabaya is a continuously growing economic center, with significant mobility of residents and visitors, necessitating the development of public transportation to enhance mobility ...
KAJIAN KETERPADUAN ANTAR MODA: SEBUAH ANALISIS AKSESIBILITAS TRANSPORTASI PUBLIK PADA LAYANAN FEEDER WIRA-WIRI SURABAYA
KAJIAN KETERPADUAN ANTAR MODA: SEBUAH ANALISIS AKSESIBILITAS TRANSPORTASI PUBLIK PADA LAYANAN FEEDER WIRA-WIRI SURABAYA
Dengan meningkatkan kualitas layanan transportasi publik, penelitian ini dapat membantu dalam untuk membuktikan bagaimana pengaruh aksesibilitas transportasi publik dan keterpaduan...
Pengaruh Gerak U-Turn pada Bukaan Median terhadap Karakteristik Arus Lalu Lintas di Ruas Jalan Jenderal Ahmad Yani Kabupaten Ketapang
Pengaruh Gerak U-Turn pada Bukaan Median terhadap Karakteristik Arus Lalu Lintas di Ruas Jalan Jenderal Ahmad Yani Kabupaten Ketapang
Jalan Jenderal Ahmad Yani Kabupaten Ketapang merupakan jalan arteri dengan tipe lingkungan yaitu komersial dan terdapat hambatan samping yang berdampak terhadap kinerja lalu lintas...
PENGARUH ANGKUTAN UMUM ONLINE TERHADAP ANGKUTAN UMUM KONVENSIONAL (STUDI KASUS ANGKUTAN ADL DAN MAXIM DI KOTA MALANG)
PENGARUH ANGKUTAN UMUM ONLINE TERHADAP ANGKUTAN UMUM KONVENSIONAL (STUDI KASUS ANGKUTAN ADL DAN MAXIM DI KOTA MALANG)
Munculnya transportasi berbasis online menimbulkan aksi demonstrasi besar diwilayah jawa timur salah satunya dikota Malang,aksi dilakukan oleh para pengemudi angkutan konvensional ...
KEPUASAN PENGGUNA JALAN TERHADAP PELAYANAN JALAN PROVINSI DI KALIMANTAN BARAT
KEPUASAN PENGGUNA JALAN TERHADAP PELAYANAN JALAN PROVINSI DI KALIMANTAN BARAT
Abstract
The quality of road services includes the performance of road infrastructure components, which include road pavement structures, road geometry, road complementary buil...
MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE MELALUI PELAYANAN PUBLIK DI DESA LISE
MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE MELALUI PELAYANAN PUBLIK DI DESA LISE
pendahuluan Kepemerintahan yang baik (good governance) merupakan isu yang paling menemuka dalam pengelolaan administrasi publik saat ini. Prasetyantoko (2008) mengatakan bahwa untu...
Rasionalitas Pengambilan Keputusan Feeder Dan Surabaya Bus Terhadap Nasib Sopir Angkutan Umum Konvensional Menurut Teori Rasionalitas Max Weber
Rasionalitas Pengambilan Keputusan Feeder Dan Surabaya Bus Terhadap Nasib Sopir Angkutan Umum Konvensional Menurut Teori Rasionalitas Max Weber
The city of Surabaya with a population that has high mobility certainly requires transportation to support population activities. As a city with a high population, the city of Sura...

