Javascript must be enabled to continue!
Analisis Al-Dakhil Kisah Nabi Sulaiman dalam Tafsir Al-Iklil Karya Misbah Mustafa
View through CrossRef
Tafsir al-Iklil fi Ma’ani al-Tanzil Karya Misbah Mustafa menafsirkan surat al-Naml ayat 16 dengan riwayat ahli kitab bahwa ada burung dara dan katak yang bertasbih kepada Allah, dalam surat al-Naml ayat 44 mengisahkan Nabi Sulaiman dan ratu Bilqis dengan kisah-kisah israiliyyat yang berlawanan dengan syariat Islam, ketika menafsirkan surat Saba’ ayat 13 yang mengatakan Nabi Sulaiman memerintahkan jin membuat patung para Nabi terdahulu dan ulama yang dipasang di masjid dengan tujuan agar masyarakat ingat dan semangat fokus beribadah. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan menghimpun berbagai sumber literasi sebagai bahan utama kajian. Untuk menilai al-Dakhil penafsiran tersebut digunakan dua langkah yakni mencari sumber tafsir dan analisis al-Dakhil. Untuk mencari sumber tafsir tersebut diselidiki dalam berbagai kitab tafsir, kemudian dinilai al-Dakhil dalam penafsiran tersebut dengan syariat Islam. Sumber penafsiran tafsir al-Iklil surat al-Naml ayat 16 adalah tafsir al-Sawi. Tidak ditemui dalil yang khusus membenarkan adanya burung dara dan katak yang bertasbih, penafsiran Misbah Mustafa dibenarkan dengan dalil semua makhluk bertasbih kepada Allah, baik yang di bumi maupun di langit. Sumber penafsiran tafsir al-Iklil surat al-Naml ayat 44 adalah tafsir al-Qurtubi dan tafsir al-Tabari, terdapat al-Dakhil penafsiran yang dilakukan Misbah Mustafa ketika menafsirkan ayat ini karena memakai riwayat israiliyyat yang berlawanan dengan ajaran Islam. Sumber penafsiran tafsir al-Iklil surat Saba’ ayat 13 adalah tafsir al-Qurtubi dan tafsir al-Tabari, dalam tafsirnya Misbah Mustafa menyalahi logika dan juga sejarah dalam Al-Qur’an, yakni telah dilarangnya patung sebagai media beribadah sejak zaman Nabi Nuh dan Nabi Ibrahim.
UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri
Title: Analisis Al-Dakhil Kisah Nabi Sulaiman dalam Tafsir Al-Iklil Karya Misbah Mustafa
Description:
Tafsir al-Iklil fi Ma’ani al-Tanzil Karya Misbah Mustafa menafsirkan surat al-Naml ayat 16 dengan riwayat ahli kitab bahwa ada burung dara dan katak yang bertasbih kepada Allah, dalam surat al-Naml ayat 44 mengisahkan Nabi Sulaiman dan ratu Bilqis dengan kisah-kisah israiliyyat yang berlawanan dengan syariat Islam, ketika menafsirkan surat Saba’ ayat 13 yang mengatakan Nabi Sulaiman memerintahkan jin membuat patung para Nabi terdahulu dan ulama yang dipasang di masjid dengan tujuan agar masyarakat ingat dan semangat fokus beribadah.
Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan menghimpun berbagai sumber literasi sebagai bahan utama kajian.
Untuk menilai al-Dakhil penafsiran tersebut digunakan dua langkah yakni mencari sumber tafsir dan analisis al-Dakhil.
Untuk mencari sumber tafsir tersebut diselidiki dalam berbagai kitab tafsir, kemudian dinilai al-Dakhil dalam penafsiran tersebut dengan syariat Islam.
Sumber penafsiran tafsir al-Iklil surat al-Naml ayat 16 adalah tafsir al-Sawi.
Tidak ditemui dalil yang khusus membenarkan adanya burung dara dan katak yang bertasbih, penafsiran Misbah Mustafa dibenarkan dengan dalil semua makhluk bertasbih kepada Allah, baik yang di bumi maupun di langit.
Sumber penafsiran tafsir al-Iklil surat al-Naml ayat 44 adalah tafsir al-Qurtubi dan tafsir al-Tabari, terdapat al-Dakhil penafsiran yang dilakukan Misbah Mustafa ketika menafsirkan ayat ini karena memakai riwayat israiliyyat yang berlawanan dengan ajaran Islam.
Sumber penafsiran tafsir al-Iklil surat Saba’ ayat 13 adalah tafsir al-Qurtubi dan tafsir al-Tabari, dalam tafsirnya Misbah Mustafa menyalahi logika dan juga sejarah dalam Al-Qur’an, yakni telah dilarangnya patung sebagai media beribadah sejak zaman Nabi Nuh dan Nabi Ibrahim.
Related Results
Kisah Nabi Adam dan Hawa Prespektif Tafsir Al-Qurthubi
Kisah Nabi Adam dan Hawa Prespektif Tafsir Al-Qurthubi
Abstract: The story of the Qur'an is a medium for conveying moral messages in the context of forming a people who have noble character. The stories in the Al-Qur'an are a method fo...
[Interpretation Method of Al-Ilmi Hamka and Al-Maraghiy on Al-Kawniyah Verses: A Comparison] Metode Pentafsiran Al-Ilmiy Hamka dan Al-Maraghiy Terhadap Ayat-Ayat Al-Kawniyyah : Satu Perbandingan
[Interpretation Method of Al-Ilmi Hamka and Al-Maraghiy on Al-Kawniyah Verses: A Comparison] Metode Pentafsiran Al-Ilmiy Hamka dan Al-Maraghiy Terhadap Ayat-Ayat Al-Kawniyyah : Satu Perbandingan
The Tafsir al-Azhar of HAMKA is one of the Malay world's tafsir which reveals the vastness of knowledge that encompasses and covers all disciplines of science. In this interpretati...
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
Abstract: Munāsabah al-Qur’ān is a part of ‘Ulūm al-Qur’ān which presents pros and contrast. The pros ulama makes munāsabah as a method to reveal enigma system of Quran verses and ...
Kisah Nabi Musa dengan `Abdun dalam Al-Qur`An Menurut Kitab Tafsir Ibnu Katsir
Kisah Nabi Musa dengan `Abdun dalam Al-Qur`An Menurut Kitab Tafsir Ibnu Katsir
Di antara kisah para Nabi yang terdapat di dalam Al-Qur`an, kisah Nabi Musa alaihis salam adalah yang paling banyak disebutkan dan diulang. Hal ini menunjukkan pentingnya mempelaja...
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Qashas Al-Qur’an (Studi Sintesis Kisah-Kisah dalam Al-Qur’an)
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Qashas Al-Qur’an (Studi Sintesis Kisah-Kisah dalam Al-Qur’an)
Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan konsep kisah Al-Qur’an tentang pendidikan karakter dan relevansi kisah-kisah dalam Al-Qur’an dengan Pendidikan karakter. L...
Kajian Kritis terhadap Rumusan Konsep Mufassir: Perspektif Ushul Tafsir
Kajian Kritis terhadap Rumusan Konsep Mufassir: Perspektif Ushul Tafsir
In the study of ushûl al-tafsir, among the most important things in discussing the basics of interpretation is establishing the concept of mufassir. This is because without underst...
Pengenalan Kisah Nabi Dengan Augmented Reality Berbasis Buku Cerita Sebagai Metode Marker: Studi Kasus Nabi Idris, Nabi Saleh, Nabi Syuaib, Nabi Zulkifli, Nabi Ilyas Dan Nabi Ilyasa
Pengenalan Kisah Nabi Dengan Augmented Reality Berbasis Buku Cerita Sebagai Metode Marker: Studi Kasus Nabi Idris, Nabi Saleh, Nabi Syuaib, Nabi Zulkifli, Nabi Ilyas Dan Nabi Ilyasa
Mempelajari sejarah peradaban agama sangat penting bagi umat Islam, termasuk kisah-kisah Nabi. Terdapat beberapa kisah Nabi yang kurang dikenal, berdasarkan data yang diperoleh dar...
POLA PENAFSIRAN MUHAMMAD BASIUNI IMRAN DALAM TAFSĪR TŪJUH SŪRAH DAN ĀYĀT AṢ-ṢIYĀM TERHADAP TAFSIR MUHAMMAD RASYID RIDHA: (Kajian Intertekstualitas)
POLA PENAFSIRAN MUHAMMAD BASIUNI IMRAN DALAM TAFSĪR TŪJUH SŪRAH DAN ĀYĀT AṢ-ṢIYĀM TERHADAP TAFSIR MUHAMMAD RASYID RIDHA: (Kajian Intertekstualitas)
Pada abad ke-20 M, penulisan tafsir al-Qur’an yang lahir di Nusantara umumnya menampilkan ciri kemodernannya, baik dari segi bahasa dan aksara. Namun, berbeda dengan Tafsīr Tūjuh S...

