Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Frekuensi Makan Terhadap Gejala Gastritis pada Mahasiswa Prodi Pendidikan Dokter Universitas Nusa Cendana
View through CrossRef
Latar Belakang : Gastritis adalah proses inflamasi yang disebabkan oleh faktor iritasi dan infeksi pada mukosa dan submukosa lambung. Gejala umum dari gastritis seperti rasa cepat kenyang, bersendawa, rasa tidak nyaman pada perut, kembung, dan mual muntah. Pola makan adalah informasi yang berisi garis besar mengenai macam dan model bahan makanan yang dikonsumsi setiap hari. Frekuensi makan yang baik yaitu jika frekuensi makan setiap harinya 3 kali makanan utama dengan 2 kali makanan selingan dan dikatakan kurang jika frekuensi makan setiap harinya 2 kali makanan utama atau kurang.
Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan frekuensi makan dengan gejala gastritis pada mahasiswa Prodi Pendidikan Dokter Universitas Nusa Cendana.
Metode Penelitian : Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode analitik observasional dengan rancangan penelitian cross-sectional. Teknik pemilihan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Stratified Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 95 orang. Analisis data yang digunakan adalah uji Chi-Square.
Hasil: Dari hasil uji Chi-Square, terdapat hubungan antara frekuensi makan dengan gejala gastritis pada mahasiswa Prodi Pendidikan Dokter Universitas Nusa Cendana dengan nilai p = 0.000.
Kesimpulan : Frekuensi makan berpengaruh terhadap gejala gastritis pada mahasiswa Prodi Pendidikan Dokter Universitas Nusa Cendana.
Universitas Nusa Cendana
Title: Hubungan Frekuensi Makan Terhadap Gejala Gastritis pada Mahasiswa Prodi Pendidikan Dokter Universitas Nusa Cendana
Description:
Latar Belakang : Gastritis adalah proses inflamasi yang disebabkan oleh faktor iritasi dan infeksi pada mukosa dan submukosa lambung.
Gejala umum dari gastritis seperti rasa cepat kenyang, bersendawa, rasa tidak nyaman pada perut, kembung, dan mual muntah.
Pola makan adalah informasi yang berisi garis besar mengenai macam dan model bahan makanan yang dikonsumsi setiap hari.
Frekuensi makan yang baik yaitu jika frekuensi makan setiap harinya 3 kali makanan utama dengan 2 kali makanan selingan dan dikatakan kurang jika frekuensi makan setiap harinya 2 kali makanan utama atau kurang.
Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan frekuensi makan dengan gejala gastritis pada mahasiswa Prodi Pendidikan Dokter Universitas Nusa Cendana.
Metode Penelitian : Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode analitik observasional dengan rancangan penelitian cross-sectional.
Teknik pemilihan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Stratified Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 95 orang.
Analisis data yang digunakan adalah uji Chi-Square.
Hasil: Dari hasil uji Chi-Square, terdapat hubungan antara frekuensi makan dengan gejala gastritis pada mahasiswa Prodi Pendidikan Dokter Universitas Nusa Cendana dengan nilai p = 0.
000.
Kesimpulan : Frekuensi makan berpengaruh terhadap gejala gastritis pada mahasiswa Prodi Pendidikan Dokter Universitas Nusa Cendana.
.
Related Results
Stres psikologis dengan kejadian gastritis pada narapidana di sukadana, Lampung
Stres psikologis dengan kejadian gastritis pada narapidana di sukadana, Lampung
Psychological stress in gastritis occurrence among prisoners at sukadana, LampungBackground: Based on Indonesia's health profile in 2011, gastritis is one of the 10 most common dis...
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KEJADIAN SINDROM DISPEPSIA PADA MAHASISWA PENDIDIKAN PROFESI DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA KUPANG
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KEJADIAN SINDROM DISPEPSIA PADA MAHASISWA PENDIDIKAN PROFESI DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA KUPANG
Dispepsia merupakan kumpulan gejala atau sindrom yang terdiri dari nyeri atau rasa tidak nyaman di bagian epigastrium, mual, muntah, kembung, cepat kenyang, rasa perut penuh, senda...
Hubungan Durasi dan Frekuensi Kuliah Daring Dengan Conference Fatigue Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana
Hubungan Durasi dan Frekuensi Kuliah Daring Dengan Conference Fatigue Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana
Latar belakang: Proses pembelajaran selama wabah pandemi di berbagai institusi pendidikan sangat beragam. Sistem pembelajaran secara daring yang diimplementasikan menggunakan berba...
Relationship Between Knowledge of Acute Gastritis and Prevention Behavior of Acute Gastritis STIKes Panti Waluya Malang
Relationship Between Knowledge of Acute Gastritis and Prevention Behavior of Acute Gastritis STIKes Panti Waluya Malang
Background: Acute gastritis is an inflammation that occurs on the mucosal surface of the stomach due to an unhealthy lifestyle. Gastritis is often suffered by students.Prevent acut...
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA MAHASISWA FAKULTAS TEKNIK SIPIL UNIVERISTAS NUSA CENDANA
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA MAHASISWA FAKULTAS TEKNIK SIPIL UNIVERISTAS NUSA CENDANA
Stres merupakan suatu kondisi yang dialami secara fisik maupun psikologi diakibatkan oleh berbagai tekanan dan tuntutan yang di hadapi oleh setiap individu diakibatkan oleh berbaga...
Hubungan Tingkat Stres Dengan Sindrom Dispepsia Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana
Hubungan Tingkat Stres Dengan Sindrom Dispepsia Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana
Stres merupakan masalah psikologi yang menimbulkan perubahan perilaku, fisiologi maupun psikologi seseorang. Mahasiswa pendidikan dokter merupakan kalangan yang rentang terhadap s...
Pengaruh Feedback dan Motivasi Latihan Terhadap Keterampilan Passing Control Sepak Bola
Pengaruh Feedback dan Motivasi Latihan Terhadap Keterampilan Passing Control Sepak Bola
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang perbedaan variabel bebas terhadap variabel terikat. Terdapat dua variabel bebas dalam penelitian ini, yaitu perlakuan lat...
HUBUNGAN TINGKAT DEPRESI TERHADAP MEMORI JANGKA PENDEK MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA
HUBUNGAN TINGKAT DEPRESI TERHADAP MEMORI JANGKA PENDEK MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA
Memori merupakan kemampuan untuk menyimpan, mempertahankan, dan mengingat informasi dari pengalaman masa lalu pada otak manusia berperan dalam proses belajar. Banyak hal yang mempe...


