Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pandangan Rasul Paulus terhadap Penganiayaan yang Dialami Orang Kristen

View through CrossRef
This article discusses the persecution of believers based and experienced by Paul. As the Lord Jesus has been persecuted, so believers as followers of Christ will be persecuted. Throughout the history of Christianity,it has been proven that believers often experience obstacles and suffering in carrying out their worship. For believers the persecution is not a defeat or even punishment, but a victory. The inhibition and suffering experienced by believers is certainly known by God. God has such a wonderful purpose that he allows the persecution of His children. The purpose is for the glory of Christ to mature believers spiritually, to create the unity of the body of Christ, the church is growing, and evangelism is growing to win souls for the glory of His name. The progress of the gospel is not determined by any circumstances or anyone’s motivation because what the Lord has opened, no man can ever shut.Artikel ini membahas tentang penganiayaan terhadap orang percaya dan yang dialami oleh Paulus. Sebagaimanana Tuhan Yesus telah dianiaya, demikian juga orang-orang percaya sebagai pengikut Kristus akan dianiaya. Di sepanjang sejarah kekristenan terbukti bahwa orang-orang percaya sering mengalami penghambatan serta penderitaan dalam menjalankan ibadahnya. Bagi orang percaya,penganiayaan bukanlah merupakan suatu kekalahan atau bahkan hukuman, melainkan kemenangan. Penghambatan dan penderitaan yang dialami oleh orang percaya tentu diketahui oleh Allah. Allah mempunyai maksud yang indah sehingga ia mengijinkan terjadinya penganiayaan terhadap anak-anak-Nya. Tujuan itu adalah untuk kemuliaan Kristus yang mendewasakan orang-orang percaya dalam rohani, mencipakan kesatuan tubuh Kristus, gereja semakin bertumbuh, serta penginjilan yang semakin berkembang untuk memenangkan jiwa bagi kemuliaan nama-Nya. Kemajuan Injil tidak ditentukan oleh situasi apapun atau motivasi siapapun karena apa yang sudah Tuhan bukakan, tidak ada siapapun juga yang akan bisa menutupnya. 
Title: Pandangan Rasul Paulus terhadap Penganiayaan yang Dialami Orang Kristen
Description:
This article discusses the persecution of believers based and experienced by Paul.
As the Lord Jesus has been persecuted, so believers as followers of Christ will be persecuted.
Throughout the history of Christianity,it has been proven that believers often experience obstacles and suffering in carrying out their worship.
For believers the persecution is not a defeat or even punishment, but a victory.
The inhibition and suffering experienced by believers is certainly known by God.
God has such a wonderful purpose that he allows the persecution of His children.
The purpose is for the glory of Christ to mature believers spiritually, to create the unity of the body of Christ, the church is growing, and evangelism is growing to win souls for the glory of His name.
The progress of the gospel is not determined by any circumstances or anyone’s motivation because what the Lord has opened, no man can ever shut.
Artikel ini membahas tentang penganiayaan terhadap orang percaya dan yang dialami oleh Paulus.
Sebagaimanana Tuhan Yesus telah dianiaya, demikian juga orang-orang percaya sebagai pengikut Kristus akan dianiaya.
Di sepanjang sejarah kekristenan terbukti bahwa orang-orang percaya sering mengalami penghambatan serta penderitaan dalam menjalankan ibadahnya.
Bagi orang percaya,penganiayaan bukanlah merupakan suatu kekalahan atau bahkan hukuman, melainkan kemenangan.
Penghambatan dan penderitaan yang dialami oleh orang percaya tentu diketahui oleh Allah.
Allah mempunyai maksud yang indah sehingga ia mengijinkan terjadinya penganiayaan terhadap anak-anak-Nya.
Tujuan itu adalah untuk kemuliaan Kristus yang mendewasakan orang-orang percaya dalam rohani, mencipakan kesatuan tubuh Kristus, gereja semakin bertumbuh, serta penginjilan yang semakin berkembang untuk memenangkan jiwa bagi kemuliaan nama-Nya.
Kemajuan Injil tidak ditentukan oleh situasi apapun atau motivasi siapapun karena apa yang sudah Tuhan bukakan, tidak ada siapapun juga yang akan bisa menutupnya.
 .

Related Results

Uji Coba Model Pendeteksian Terhadap Penganiayaan Usia Lanjut di Keluarga
Uji Coba Model Pendeteksian Terhadap Penganiayaan Usia Lanjut di Keluarga
AbstrakTujuan penelitian ini adalah tersusunnya model pendeteksian terhadap penganiayaan usia lanjut di keluarga. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah riset operasiona...
Konflik Rasul Paulus dengan Barnabas dalam mengabarkan injil ditinjau dari kisa para rasul
Konflik Rasul Paulus dengan Barnabas dalam mengabarkan injil ditinjau dari kisa para rasul
Perselisihan Paulus dengan Barnabas seperti yang dicantumkan dalam kitab Kisah Para Rasul. Paulus dan Barnabas sempat bekerja sama dalam pelayanan penyebaran Injil di beberapa ko...
VI I-Teologi Elis
VI I-Teologi Elis
Penulisan ini bertujuan untuk memahami bagaimana semestinya meneladani serta menerapkan pelayanan Paulus pada masa kini oleh seorang pelayan Tuhan. Pelayanan ialah kita mengabdik...
Resensi Buku: Pengantar Ke Dalam Perjanjian Baru (DR.CLETUS GROENEN OFM)
Resensi Buku: Pengantar Ke Dalam Perjanjian Baru (DR.CLETUS GROENEN OFM)
Kisah Para Rasul berisikan Tindakan dan kejadian-kejadian luar biasa,hal-hal yang mennentukan sejarah selanjutnya.Judul “(Kisah)para Rasul” sebearnya kurang tepat melihat isi kitab...
Sanksi Pidana Terhadap Pelaku Penganiayaan yang Mengakibatkan Kematian oleh Pengidap Gangguan Kepribadian (Psikopat)
Sanksi Pidana Terhadap Pelaku Penganiayaan yang Mengakibatkan Kematian oleh Pengidap Gangguan Kepribadian (Psikopat)
Penganiayaan yang mengakibatkan Pembunuhan ialah tindakan guna hilangkan nyawa seseorang lewat cara yang melanggar hukum, atau yang tidak menentang hukum. Bermacam motif  bisa menj...
Kajian Eksegetikal Iman yang Teruji dalam Penganiayaan Berdasarkan Wahyu 2:8-11
Kajian Eksegetikal Iman yang Teruji dalam Penganiayaan Berdasarkan Wahyu 2:8-11
Penderitaan tidak selalu memiliki makna hukuman Tuhan atas dosa. Penderitaan dan penganiayaan yang dialami oleh jemaat Smirna bukan karena hukuman Tuhan atas dosa. Penderitaan dan ...
Daftar Isi Lobo 7(s6)
Daftar Isi Lobo 7(s6)
1. Kematian adalah sesuatu yang tidak wajar. 2. Tanda-tanda Kematian. Penampakan seekor burung. 3. Penampakan tikus. 4. Kodok sebagai penampakan. 5. Berbagai tanda yang meramalkan ...

Back to Top