Javascript must be enabled to continue!
TIPE NARATOR DALAM NOVEL TELEGRAM KARYA PUTU WIJAYA: KAJIAN NARATOLOGI [Type of Narrator in Novel Telegram By Putu Wijaya: Narratology Approach]
View through CrossRef
This study discusses the type of narrator in novel Telegram by Putu Wijaya. This study aims to identify the types of narrators contained in the novel Telegram by Putu Wijaya based on Mieke Bal's narratology theory. This research is qualitative research using descriptive methods. The data in this study are texts that are considered to represent the narrator in the novel Telegram. The source of the data in this study was the novel Telegram by Putu Wijaya, which was published in 1977. The data collection techniques in this study were the reading and note-taking techniques. The data analysis techniques in this study consist of four stages; narrator identification, narrator text classification, analysis, and description of the types of narrators in each chapter. The results showed that the type of narrator in the novel Telegram by Putu Wijaya consisted of an internal narrator (CN), a figure of Aku and Rosa, and an external narrator (EN), something that was unknown. The use of an internal narrator (CN) aims to give the impression that what is told in a story is real. The use of an external narrator (EN) aims to inform the reader that the story contained in the text that is being read is a fantasy, imagination, or imaginary story contained in the story or story that is being read.Penelitian ini membahas tipe narator dalam novel Telegram karya Putu Wijaya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis-jenis narator yang terdapat dalam novel Telegram karya Putu Wijaya berdasarkan teori naratologi Mieke Bal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data berupa teks yang dianggap merepresentasikan narator dalam novel Telegram. Sumber data yakni novel Telegram karya Putu Wijaya yang terbit tahun 1977. Teknik pengumpulan data yakni teknik baca dan teknik catat. Adapun teknik analisis data terdiri atas empat tahap yaitu identifikasi narator, klasifikasi teks narator, analisis, dan deskripsi jenis-jenis narator tiap bab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe narator dalam novel Telegram karya Putu Wijaya terdiri atas narator internal (CN) yaitu tokoh Aku dan Rosa, serta narator eksternal (EN) yaitu sesuatu yang tidak diketahui identitasnya. Penggunaan narator internal (CN) bertujuan untuk memberi kesan bahwa yang diceritakan dalam suatu cerita adalah nyata. Adapun penggunaan narator eksternal (EN) bertujuan menyatakan kepada pembaca bahwa cerita yang terdapat dalam teks yang sedang dibacanya adalah suatu khayalan, imajinasi, atau cerita rekaan yang terdapat dalam kisah atau cerita yang sedang dibacanya.
Title: TIPE NARATOR DALAM NOVEL TELEGRAM KARYA PUTU WIJAYA: KAJIAN NARATOLOGI [Type of Narrator in Novel Telegram By Putu Wijaya: Narratology Approach]
Description:
This study discusses the type of narrator in novel Telegram by Putu Wijaya.
This study aims to identify the types of narrators contained in the novel Telegram by Putu Wijaya based on Mieke Bal's narratology theory.
This research is qualitative research using descriptive methods.
The data in this study are texts that are considered to represent the narrator in the novel Telegram.
The source of the data in this study was the novel Telegram by Putu Wijaya, which was published in 1977.
The data collection techniques in this study were the reading and note-taking techniques.
The data analysis techniques in this study consist of four stages; narrator identification, narrator text classification, analysis, and description of the types of narrators in each chapter.
The results showed that the type of narrator in the novel Telegram by Putu Wijaya consisted of an internal narrator (CN), a figure of Aku and Rosa, and an external narrator (EN), something that was unknown.
The use of an internal narrator (CN) aims to give the impression that what is told in a story is real.
The use of an external narrator (EN) aims to inform the reader that the story contained in the text that is being read is a fantasy, imagination, or imaginary story contained in the story or story that is being read.
Penelitian ini membahas tipe narator dalam novel Telegram karya Putu Wijaya.
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis-jenis narator yang terdapat dalam novel Telegram karya Putu Wijaya berdasarkan teori naratologi Mieke Bal.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif.
Data berupa teks yang dianggap merepresentasikan narator dalam novel Telegram.
Sumber data yakni novel Telegram karya Putu Wijaya yang terbit tahun 1977.
Teknik pengumpulan data yakni teknik baca dan teknik catat.
Adapun teknik analisis data terdiri atas empat tahap yaitu identifikasi narator, klasifikasi teks narator, analisis, dan deskripsi jenis-jenis narator tiap bab.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe narator dalam novel Telegram karya Putu Wijaya terdiri atas narator internal (CN) yaitu tokoh Aku dan Rosa, serta narator eksternal (EN) yaitu sesuatu yang tidak diketahui identitasnya.
Penggunaan narator internal (CN) bertujuan untuk memberi kesan bahwa yang diceritakan dalam suatu cerita adalah nyata.
Adapun penggunaan narator eksternal (EN) bertujuan menyatakan kepada pembaca bahwa cerita yang terdapat dalam teks yang sedang dibacanya adalah suatu khayalan, imajinasi, atau cerita rekaan yang terdapat dalam kisah atau cerita yang sedang dibacanya.
Related Results
TIPE NARATOR DALAM NOVEL KAMI BUKAN GENERASI BACOT KARYA J.S. KHAIREN (KAJIAN
NARATOLOGI MIEKE BAL)
TIPE NARATOR DALAM NOVEL KAMI BUKAN GENERASI BACOT KARYA J.S. KHAIREN (KAJIAN
NARATOLOGI MIEKE BAL)
Abstract This study aims to identify the type of narrator in the novel “Kami
Bukan Generasi Bacot” by J.S. Khairen based on the theory of Mieke Bal narratology. This
...
TINJAUAN INTRINSIK DRAMA BILA MALAM BERTAMBAH MALAM DAN EDAN KARYA PUTU WIJAYA (INTRINSIC REVIEW OF BILA MALAM BERTAMBAH MALAM AND EDAN DRAMA BY PUTU WIJAYA)
TINJAUAN INTRINSIK DRAMA BILA MALAM BERTAMBAH MALAM DAN EDAN KARYA PUTU WIJAYA (INTRINSIC REVIEW OF BILA MALAM BERTAMBAH MALAM AND EDAN DRAMA BY PUTU WIJAYA)
Tinjauan Intrinsik Drama Bila Malam Bertambah Malam dan Edan karya Putu Wijaya.Penelitian ini dilakukan untuk meneliti pembaharuan yang dilakukan Putu Wijaya dalam menulislakon dra...
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Rokhmawan,Tristan. 2011. Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas...
NARATOR DAN FOKALISATOR DALAM CERITA RAKYAT BUGIS MEONG PALO KARELLAE: KAJIAN STRUKTURALISME MIEKE BAL
NARATOR DAN FOKALISATOR DALAM CERITA RAKYAT BUGIS MEONG PALO KARELLAE: KAJIAN STRUKTURALISME MIEKE BAL
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran narator, fokalisator, dan fabula dalam cerita rakyat Bugis Meong Palo Karellae. Metode yang digunakan ialah metode kualitatif ...
Perbedaan Kata Sapaan Oleh Penutur Bahasa Madura Di Pulau Madura dan Luar Pulau Madura: Studi Kasus Perbedaan Kata Sapaan Pada Narasi Acara Indonesia Bagus NET TV Episode ‘Sumenep Madura’ Dan ‘Probolinggo’
Perbedaan Kata Sapaan Oleh Penutur Bahasa Madura Di Pulau Madura dan Luar Pulau Madura: Studi Kasus Perbedaan Kata Sapaan Pada Narasi Acara Indonesia Bagus NET TV Episode ‘Sumenep Madura’ Dan ‘Probolinggo’
AbstrakKata sapaan merupakan kata yang digunakan oleh penutur untuk menyapa lawan tuturnya pada suatu peristiwa tutur. Kata sapaan ini memikili beberapa fungsi, seperti mempertahan...
The Rise of Semio-Narratology
The Rise of Semio-Narratology
Abstract
Yiheng Zhao is an eminent scholar of narratology and semiotics and a distinguished professor at Sichuan University. In this interview, Professor Zhao descri...
Adaptasi Metafora dalam menyampaikan makna melalui Kajian Visual bagi Karya Seni Kontemporari terpilih oleh Jalaini Abu Hassan Siri Pameran ‘Re-Found Object’ dalam Konteks Sosiobudaya
Adaptasi Metafora dalam menyampaikan makna melalui Kajian Visual bagi Karya Seni Kontemporari terpilih oleh Jalaini Abu Hassan Siri Pameran ‘Re-Found Object’ dalam Konteks Sosiobudaya
Objektif utama kajian penyelidikan ini adalah untuk mengkaji serta menganalisis karya terpilih Jalaini Abu Hassan dalam siri pameran “Re-Found Object” untuk membuat interpretasi ma...
Psikoanalisis Kepribadian Tokoh Utama dalam Novel Allya Karya Ana Yuliana
Psikoanalisis Kepribadian Tokoh Utama dalam Novel Allya Karya Ana Yuliana
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) tipe kepribadian menurut teori Gerard Heymans pada tokoh utama dalam novel Allya karya Ana Yuliana, (2) faktor- faktor yang memp...

