Javascript must be enabled to continue!
Perkembangan Tarekat Dalam Islam Analisis Historis Dan Rekonstruktif Serta Implikasinya Terhadap Kehidupan Keagamaan Kontemporer
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan tarekat dalam Islam melalui pendekatan historis dan rekonstruktif serta mengkaji implikasinya terhadap kehidupan keagamaan kontemporer. Tarekat dipahami sebagai manifestasi praksis tasawuf yang berfungsi sebagai jalan spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui pembinaan jiwa, bimbingan mursyid, dan praktik dzikir yang terstruktur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) yang bersumber dari kitab-kitab klasik tasawuf, karya ilmiah kontemporer, serta artikel jurnal relevan, dengan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tarekat memiliki fondasi spiritual yang kuat dalam tradisi klasik Islam sebagaimana tercermin dalam karya Al-Ghazali, Al-Qusyairi, dan Ibn Ata Allah yang menekankan tazkiyatun nafs, maqamat, dan ahwal sebagai inti perjalanan spiritual. Secara historis, tarekat berkembang menjadi institusi sosial-keagamaan pada abad pertengahan melalui berbagai aliran seperti Qadiriyah, Naqsyabandiyah, dan Syadziliyah yang berperan dalam penyebaran Islam dan pembinaan masyarakat. Namun, tarekat juga menghadapi kritik terkait praktik yang dianggap menyimpang serta tantangan modernitas dan sekularisasi. Di sisi lain, tarekat mengalami transformasi melalui digitalisasi dan reinterpretasi nilai-nilai spiritual seperti ikhlas, sabar, dan tawakal dalam konteks kehidupan modern. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tarekat tetap relevan dalam penguatan spiritualitas kontemporer sebagai sarana pembinaan individu dan penguatan solidaritas sosial di tengah krisis spiritual masyarakat modern.
Title: Perkembangan Tarekat Dalam Islam Analisis Historis Dan Rekonstruktif Serta Implikasinya Terhadap Kehidupan Keagamaan Kontemporer
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan tarekat dalam Islam melalui pendekatan historis dan rekonstruktif serta mengkaji implikasinya terhadap kehidupan keagamaan kontemporer.
Tarekat dipahami sebagai manifestasi praksis tasawuf yang berfungsi sebagai jalan spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui pembinaan jiwa, bimbingan mursyid, dan praktik dzikir yang terstruktur.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) yang bersumber dari kitab-kitab klasik tasawuf, karya ilmiah kontemporer, serta artikel jurnal relevan, dengan teknik analisis isi (content analysis).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tarekat memiliki fondasi spiritual yang kuat dalam tradisi klasik Islam sebagaimana tercermin dalam karya Al-Ghazali, Al-Qusyairi, dan Ibn Ata Allah yang menekankan tazkiyatun nafs, maqamat, dan ahwal sebagai inti perjalanan spiritual.
Secara historis, tarekat berkembang menjadi institusi sosial-keagamaan pada abad pertengahan melalui berbagai aliran seperti Qadiriyah, Naqsyabandiyah, dan Syadziliyah yang berperan dalam penyebaran Islam dan pembinaan masyarakat.
Namun, tarekat juga menghadapi kritik terkait praktik yang dianggap menyimpang serta tantangan modernitas dan sekularisasi.
Di sisi lain, tarekat mengalami transformasi melalui digitalisasi dan reinterpretasi nilai-nilai spiritual seperti ikhlas, sabar, dan tawakal dalam konteks kehidupan modern.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa tarekat tetap relevan dalam penguatan spiritualitas kontemporer sebagai sarana pembinaan individu dan penguatan solidaritas sosial di tengah krisis spiritual masyarakat modern.
Related Results
“Dang-dang Tawoe Bak Tuhan”: Suluk, Tawajuh dan “Rural Sufism” dalam Masyarakat Aceh
“Dang-dang Tawoe Bak Tuhan”: Suluk, Tawajuh dan “Rural Sufism” dalam Masyarakat Aceh
AbstrakArtikel ini bertujuan menegaskan kembali eksistensi praktik tarekat dalam masyarakat Islam di pedesaan yang telah menjadi bagian dari kebudayaan. Seiring dengan perkembangan...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...
KESAN AJARAN TAREKAT QADIRIYAH WA NAQSYABANDIYAH TERHADAP MASYARAKAT DESA MENGKIRAU
KESAN AJARAN TAREKAT QADIRIYAH WA NAQSYABANDIYAH TERHADAP MASYARAKAT DESA MENGKIRAU
Penelitian ini dilatarbelakangi kesan ajaran Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah yang terletak di Desa Mengkirau Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti. Tujuan uta...
TINDAKAN SOSIAL JAMAAH TAREKAT NAQSYABANDIYAH KHALIDIYAH
TINDAKAN SOSIAL JAMAAH TAREKAT NAQSYABANDIYAH KHALIDIYAH
Tindakan Sosial Jamaah Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah di kecamatan dilatar belakangi oleh fenomena modern sekarang yang mengarahkan perilaku seseorang cenderung kepada gaya hidu...

