Javascript must be enabled to continue!
Menyiapkan Generasi Sehat di Desa Wisata Melalui Pelatihan Pengolahan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Lokal untuk Anak Umur 6-12 Bulan
View through CrossRef
Air susu ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan pertama masa hidupnya merupakan nutrisi terbaik bagi anak, karena ASI mengandung gizi yang sangat lengkap bagi pertumbuhan anak. Makanan pendamping ASI (MP-ASI) mulai diberikan saat anak menginjak usia 6 bulan, agar terpenuhi nutrisi yang dibutuhkan. Masih terdapat ibu yang pengetetahuannya kurang tentang pemberian MP-ASI. Tujuan dari pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu tentang MP-ASI. Metode pelaksanaannya melalui persiapan materi dan pertanyaan tentang MP-ASI, pada pelaksaanaan dilakukan pre-tes, pemberian materi dan demonstrasi mengolah MP-ASI untuk anak umur 6-12 bulan dan pada akhir sesi dilakukan post-tes. Hasil post-tes menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan ibu tentang MP-ASI dan cara mengolahnya dimana nilai rata-rata pre-test 61,5 sedangkan rata-rata nilai post-test 81,25. Pelatihan yang telah dilaksanakan telah memberikan pemahaman yang baik tentang makanan pendamping ASI dan cara mengolahnya dengan benar kepada ibu-ibu. Pelatihan sangat membantu ibu-ibu dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuannya untuk mengolah makanan pendamping ASI. Simpulan bahwa pelaksanaan pelatihan mengolah MP-ASI dapat meningkat pengetahuan dan cara mengolah MP-ASI untuk anak umur 6-12 bulan. Implikasi pelatihan ini dapat menekan terjadinya stunting.
Universitas Pendidikan Ganesha
Title: Menyiapkan Generasi Sehat di Desa Wisata Melalui Pelatihan Pengolahan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Lokal untuk Anak Umur 6-12 Bulan
Description:
Air susu ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan pertama masa hidupnya merupakan nutrisi terbaik bagi anak, karena ASI mengandung gizi yang sangat lengkap bagi pertumbuhan anak.
Makanan pendamping ASI (MP-ASI) mulai diberikan saat anak menginjak usia 6 bulan, agar terpenuhi nutrisi yang dibutuhkan.
Masih terdapat ibu yang pengetetahuannya kurang tentang pemberian MP-ASI.
Tujuan dari pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu tentang MP-ASI.
Metode pelaksanaannya melalui persiapan materi dan pertanyaan tentang MP-ASI, pada pelaksaanaan dilakukan pre-tes, pemberian materi dan demonstrasi mengolah MP-ASI untuk anak umur 6-12 bulan dan pada akhir sesi dilakukan post-tes.
Hasil post-tes menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan ibu tentang MP-ASI dan cara mengolahnya dimana nilai rata-rata pre-test 61,5 sedangkan rata-rata nilai post-test 81,25.
Pelatihan yang telah dilaksanakan telah memberikan pemahaman yang baik tentang makanan pendamping ASI dan cara mengolahnya dengan benar kepada ibu-ibu.
Pelatihan sangat membantu ibu-ibu dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuannya untuk mengolah makanan pendamping ASI.
Simpulan bahwa pelaksanaan pelatihan mengolah MP-ASI dapat meningkat pengetahuan dan cara mengolah MP-ASI untuk anak umur 6-12 bulan.
Implikasi pelatihan ini dapat menekan terjadinya stunting.
Related Results
Upaya Pendamping Desa Dalam Pengembangan Desa Wisata Sopotinjak Kecamatan Batang Natal
Upaya Pendamping Desa Dalam Pengembangan Desa Wisata Sopotinjak Kecamatan Batang Natal
Pendamping desa memiliki peran penting dalam pengembangan desa wisata. Pendamping desa bukan hanya mendampingi program masuk ke desa juga mengawasi dana desa tetapi ikut berpartisa...
PROMOSI KESEHATAN DALAM PENINGKATAN PERILAKU PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA SINGASARI KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2020
PROMOSI KESEHATAN DALAM PENINGKATAN PERILAKU PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA SINGASARI KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2020
Tujuan dari pembangunan kesehatan salah satunya adalah menurunkan angka kematian bayi. Angka Kematian Bayi menurut Sustainanble Depelovment Goals (SDGs) tahun 2015 berjumlah 40 per...
PEMBUATAN MURAL PADA DAYA TARIK WISATA AIR TERJUN GREMBENGAN DESA WISATA BONGAN, TABANAN-BALI
PEMBUATAN MURAL PADA DAYA TARIK WISATA AIR TERJUN GREMBENGAN DESA WISATA BONGAN, TABANAN-BALI
Wisata Bongan saat ini tengah dikembangkan untuk menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Desa wisata ini memiliki beragam potensi wisata, baik itu ...
KINERJA TENAGA PENDAMPING PROFESIONAL DI KABUPATEN ACEH BESAR
KINERJA TENAGA PENDAMPING PROFESIONAL DI KABUPATEN ACEH BESAR
AbstrakPeraturan Kementerian Desa Nomor 3 Tahun 2015 Tentang Pendamping Profesional, sebagai kegiatan untuk melakukan tindakan pemberdayaan masyarakat melalui asistensi, pengorgani...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Kapasitas pelaku desa wisata di Indonesia umumnya masih rendah terutama para pelaku wisata di desa wisata. Rendahnya kapasitas tersebut dapat dilihat dari pelaku desa wisata yang b...
Pemberdayaan Desa Wisata Melalui Kemas Ulang Informasi Potensi Desa Di Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang
Pemberdayaan Desa Wisata Melalui Kemas Ulang Informasi Potensi Desa Di Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang
Desa merupakan kesatuan masyarakat yang memiliki pemerintahan sendiri, sehingga potensi yang ada di wilayahnya merupakan hak bagi pemerintahan desa dan masyarakat. Potensi yang ada...
CITRA PENDAMPING DESA DALAM MENDORONG PERUBAHAN DI DESA
CITRA PENDAMPING DESA DALAM MENDORONG PERUBAHAN DI DESA
Kehadiran tenaga Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD)-dibaca pendamping desa, yang digagas Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) d...

