Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Studi Literatur Aktivitas Antidiabetes Biji Mahoni (Swietenia mahagoni (L.) Jacq.)

View through CrossRef
Abstract. Diabetes mellitus is a chronic disease that occurs when there is an increase in blood glucose levels beyond normal limits. Diabetes mellitus is known as the silent killer because sufferers often go unnoticed. The prevalence of diabetes mellitus from year to year always increases, this shows the need for serious attention in handling the disease. Handling diabetes can be done using traditional medicine by utilizing medicinal plants. Mahogany (Swietenia mahagoni (L.) Jacq.) is reported to have a pharmacological effect as an antidiabetic. Mahogany seeds contain saponins, flavonoids, alkaloids, terpenoids, anthraquinones, cardiac glycosides, and volatile oils. Mahogany seeds contain swietenine. The purpose of this literature study was to determine the antidiabetic activity of mahogany seeds and to find out the compounds in it which have antidiabetic properties. The results obtained from this literature study show that mahogany seeds have antidiabetic activity as seen from the decrease in blood glucose levels in the range of 37 – 128 mg/dL. In mahogany seeds there are several groups of compounds, namely alkaloids, flavonoids, tannins, saponins, steroids and terpenoids and there is an active compound that acts as an antidiabetic, namely swietenine. Abstrak. Diabetes melitus merupakan suatu penyakit kronis yang terjadi ketika terjadi peningkatan kadar glukosa dalam darah melebihi batas normal. Diabetes melitus dikenal sebagai silent killer karena sering kali tidak disadari oleh para penderitanya. Prevalensi penyakit diabetes melitus dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan, hal ini menunjukkan perlunya perhatian yang serius dalam penanganan penyakit tersebut. Penanganan diabetes dapat dilakukan dengan menggunakan obat tradisional dengan memanfaatkan tanaman obat berkhasiat. Mahoni (Swietenia mahagoni (L.) Jacq.) dilaporkan memiliki efek farmakologi sebagai antidiabetes. Biji mahoni mengandung saponin, flavonoid, alkaloid, terpenoid, antrakuinon, glikosida jantung, dan minyak volatile. Dalam biji mahoni sendiri terdapat kandungan swietenine. Tujuan dari penelitian studi literatur ini adalah untuk mengetahui bagaimana aktivitas antidiabetes dari biji mahoni serta mengetahui senyawa di dalamnya yang berkhasiat sebagai antidiabetes. Hasil yang diperoleh dari penelitian studi literatur ini menujukkan bahwa biji mahoni memiliki aktivitas sebagai antidiabetes dilihat dari terjadinya penurunan kadar glukosa di dalam darah pada rentang 37 – 128 mg/dL. Dalam biji mahoni terdapat beberapa golongan senyawa yaitu alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, steroid dan terpenoid serta terdapat senyawa aktif yang berperan sebagai antidiabetes yaitu swietenine.
Title: Studi Literatur Aktivitas Antidiabetes Biji Mahoni (Swietenia mahagoni (L.) Jacq.)
Description:
Abstract.
Diabetes mellitus is a chronic disease that occurs when there is an increase in blood glucose levels beyond normal limits.
Diabetes mellitus is known as the silent killer because sufferers often go unnoticed.
The prevalence of diabetes mellitus from year to year always increases, this shows the need for serious attention in handling the disease.
Handling diabetes can be done using traditional medicine by utilizing medicinal plants.
Mahogany (Swietenia mahagoni (L.
) Jacq.
) is reported to have a pharmacological effect as an antidiabetic.
Mahogany seeds contain saponins, flavonoids, alkaloids, terpenoids, anthraquinones, cardiac glycosides, and volatile oils.
Mahogany seeds contain swietenine.
The purpose of this literature study was to determine the antidiabetic activity of mahogany seeds and to find out the compounds in it which have antidiabetic properties.
The results obtained from this literature study show that mahogany seeds have antidiabetic activity as seen from the decrease in blood glucose levels in the range of 37 – 128 mg/dL.
In mahogany seeds there are several groups of compounds, namely alkaloids, flavonoids, tannins, saponins, steroids and terpenoids and there is an active compound that acts as an antidiabetic, namely swietenine.
Abstrak.
Diabetes melitus merupakan suatu penyakit kronis yang terjadi ketika terjadi peningkatan kadar glukosa dalam darah melebihi batas normal.
Diabetes melitus dikenal sebagai silent killer karena sering kali tidak disadari oleh para penderitanya.
Prevalensi penyakit diabetes melitus dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan, hal ini menunjukkan perlunya perhatian yang serius dalam penanganan penyakit tersebut.
Penanganan diabetes dapat dilakukan dengan menggunakan obat tradisional dengan memanfaatkan tanaman obat berkhasiat.
Mahoni (Swietenia mahagoni (L.
) Jacq.
) dilaporkan memiliki efek farmakologi sebagai antidiabetes.
Biji mahoni mengandung saponin, flavonoid, alkaloid, terpenoid, antrakuinon, glikosida jantung, dan minyak volatile.
Dalam biji mahoni sendiri terdapat kandungan swietenine.
Tujuan dari penelitian studi literatur ini adalah untuk mengetahui bagaimana aktivitas antidiabetes dari biji mahoni serta mengetahui senyawa di dalamnya yang berkhasiat sebagai antidiabetes.
Hasil yang diperoleh dari penelitian studi literatur ini menujukkan bahwa biji mahoni memiliki aktivitas sebagai antidiabetes dilihat dari terjadinya penurunan kadar glukosa di dalam darah pada rentang 37 – 128 mg/dL.
Dalam biji mahoni terdapat beberapa golongan senyawa yaitu alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, steroid dan terpenoid serta terdapat senyawa aktif yang berperan sebagai antidiabetes yaitu swietenine.

Related Results

Carbon sequestration capacity of <i>Swietenia mahagoni</i> King. in the Rajshahi University campus of Bangladesh
Carbon sequestration capacity of <i>Swietenia mahagoni</i> King. in the Rajshahi University campus of Bangladesh
Swietenia mahagoni King is the most popular and important forest tree species in Bangladesh and its plantation is increasing at a geometrical rate due to its timber quality. The st...
Isolasi Dan Karakterisasi Senyawa Steroid Dari Ekstrak Biji Mahoni (Swietenia mahagoni Jacq.)
Isolasi Dan Karakterisasi Senyawa Steroid Dari Ekstrak Biji Mahoni (Swietenia mahagoni Jacq.)
Mahogany seeds (Swietenia mahagoni Jacq.) Have many benefits as drugs such as febrifuge, diabetes (Diabetes Mellitus), high blood pressure, fat decay, colds, colitis, diarrhea, wou...
Produksi Crude Selulase dari Limbah Kayu Mahoni Menggunakan Phanerochaete chrysosporium
Produksi Crude Selulase dari Limbah Kayu Mahoni Menggunakan Phanerochaete chrysosporium
Limbah kayu mahoni dapat dikategorikan sebagai limbah lignoselulosa yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan biofuel, seperti bioetanol. Selulosa pada limbah kayu mahon...
Kajian Kualitas Buah Salak Sidimpuan Berdasarkan Jumlah Biji Pada Elevasi Yang Berbeda
Kajian Kualitas Buah Salak Sidimpuan Berdasarkan Jumlah Biji Pada Elevasi Yang Berbeda
Perbedaan morfologi antara jenis-jenis salak terkadang terlihat mencolok, misalnya mengenai jumlah biji dalam satu buah salak serta ukuran buahnya. Ada buah  salak yang terdiri dar...
DISERTASI (FERMENTASI BIJI KAKAO KERING TERKENDALI MENGGUNAKAN INOKULUM MIKROBIA)
DISERTASI (FERMENTASI BIJI KAKAO KERING TERKENDALI MENGGUNAKAN INOKULUM MIKROBIA)
Biji kakao kering ditingkat petani sebagian besar dihasilkan tanpa fermentasiyang mempunyai beberapa kelemahan diantaranya tidak menghasilkan prekursorflavour khas kakao. Upaya unt...
KARAKTERISASI SIFAT FISIS, MEKANIS DAN REDAMAN AKUSTIK KAYU LOKAL SEBAGAI BAHAN ALAT MUSIK
KARAKTERISASI SIFAT FISIS, MEKANIS DAN REDAMAN AKUSTIK KAYU LOKAL SEBAGAI BAHAN ALAT MUSIK
Tanaman hutan tropis seperti gempol, sonokeling, mahoni, trembesi dan duren tumbuh subur. Selama ini pemanfaatan kayu hutan tersebut hanya digunakan untuk bahan mebelair serta kons...

Back to Top