Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

WAYFINDING SEBAGAI MEDIA PENUNJANG DESTINATION BRANDING KAMPUNG KREATIF DAGO POJOK

View through CrossRef
Kampung Kreatif Dago Pojok sebagai sebuah objek destinasi yang mengusung konsep kampung wisata di Bandung yang ditunjuk oleh UNESCO sebagai salah satu Kota Kreatif Dunia memiliki Brand Identity yang cukup kuat. KKDP memiliki banyak potensi produk kreatif dan aktivitas kebudayaan yang ditawarkan kepada pengunjung, namun pengunjung mengalami kesulitan akses informasi sehingga tidak bisa merasakan pengalaman KKDP secara maksimal. Dengan menggunakan metode design thinking penulis mencoba menggali permasalahan yang ada di area KKDP dan menawarkan solusi dengan memanfaatkan potensi dari warga sendiri. Wayfinding dan peta lokasi KKDP memberikan solusi sebagai media informasi kepada pengunjung yang membaur dengan tampilan visual area KKDP yang memiliki banyak mural. Peta dan wayfinding memberikan informasi berupa lokasi pengunjung, aktivitas, serta produk unik yang ditawarkan oleh masing-masing RT yang dikelompokkan berdasarkan warna sehingga pengunjung bisa memutuskan sendiri pengalaman yang diinginkan. Perancangan peta dan wayfinding ini sebagai garis besar dan acuan desain dengan memperhitungkan elemen visual, seperti pemilihan warna, simbol, dan tipografi untuk kemudian eksekusi dan pengerjaan peta serta wayfinding ini diserahkan kepada pemuda kampung untuk memanfaatkan potensi masyarakat sekitar.
Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia
Title: WAYFINDING SEBAGAI MEDIA PENUNJANG DESTINATION BRANDING KAMPUNG KREATIF DAGO POJOK
Description:
Kampung Kreatif Dago Pojok sebagai sebuah objek destinasi yang mengusung konsep kampung wisata di Bandung yang ditunjuk oleh UNESCO sebagai salah satu Kota Kreatif Dunia memiliki Brand Identity yang cukup kuat.
KKDP memiliki banyak potensi produk kreatif dan aktivitas kebudayaan yang ditawarkan kepada pengunjung, namun pengunjung mengalami kesulitan akses informasi sehingga tidak bisa merasakan pengalaman KKDP secara maksimal.
Dengan menggunakan metode design thinking penulis mencoba menggali permasalahan yang ada di area KKDP dan menawarkan solusi dengan memanfaatkan potensi dari warga sendiri.
Wayfinding dan peta lokasi KKDP memberikan solusi sebagai media informasi kepada pengunjung yang membaur dengan tampilan visual area KKDP yang memiliki banyak mural.
Peta dan wayfinding memberikan informasi berupa lokasi pengunjung, aktivitas, serta produk unik yang ditawarkan oleh masing-masing RT yang dikelompokkan berdasarkan warna sehingga pengunjung bisa memutuskan sendiri pengalaman yang diinginkan.
Perancangan peta dan wayfinding ini sebagai garis besar dan acuan desain dengan memperhitungkan elemen visual, seperti pemilihan warna, simbol, dan tipografi untuk kemudian eksekusi dan pengerjaan peta serta wayfinding ini diserahkan kepada pemuda kampung untuk memanfaatkan potensi masyarakat sekitar.

Related Results

POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
The pattern of community activities in Tasikmalaya, Kampung Naga can be identified as a cultural transformation that exists in the neighborhood of the traditional house and can be ...
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
Abstrak - Kampung Adat Cireundeu merupakan salah satu Kampung Adat yang masih eksis hingga saat ini. Kampung Adat Cireundeu terletak di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selat...
Keberlanjutan Kampung Lama Berbasis Potensi Kearifan Lokal di Kota Semarang
Keberlanjutan Kampung Lama Berbasis Potensi Kearifan Lokal di Kota Semarang
The old kampung is an embryo of urban development which has historical and cultural values, as well as the identity. However, the old kampung is threatened physically and noThe old...
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI DESA WISATA GUNUNG DAGO DI DESA DAGO KECAMATAN PARUNG PANJANG KABUPATEN BOGOR
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI DESA WISATA GUNUNG DAGO DI DESA DAGO KECAMATAN PARUNG PANJANG KABUPATEN BOGOR
Desa Dago merupakan salah satu pemerintahan desa di salah satu wilayah di Kabupaten Bogor, yang terdapat desa wisata. Desa Dago menawarkan beragam wisata alam yang diimbangi dengan...
Personal Branding Model Indonesia Next Top Model (INTM) melalui Instagram
Personal Branding Model Indonesia Next Top Model (INTM) melalui Instagram
Abstract. Personal Branding of a Flores Cantika model who still adheres to Sundanese as a cultural identity and dares to give an appearance that is more than what it is. Flores is ...
HIGHER EDUCATION BRANDING
HIGHER EDUCATION BRANDING
Background. The increasing intensity of competition in the international market for higher education services leads to an increase in the importance of brands of higher education i...
Bridging brands: a conceptual framework for product-place co-branding
Bridging brands: a conceptual framework for product-place co-branding
Purpose Product-place co-branding underpins a wide variety of activities in our lives but is oddly neglected in the context of place branding theory and practice....

Back to Top