Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Implementasi Program Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) di Kawasan Wisata Alam Gunung Dago Kabupaten Bogor (Studi Kasus di Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wana Cendana Desa Dago)

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan Program PHBM yang dibuat oleh pemerintah dan kesesuaiannya di lapangan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ada metode kualitatif. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan dua metode analisis yaitu dengan analisis deskriptif dan analisis SWOT. Data yang didapatkan untuk di analisis merupakan hasil observasi, wawancara dengan anggota LMDH, karyawan wisata dan wisatawan yang ada di Wisata Alam Gunung Dago. Hasil penelitian diketahui bahwa Program PHBM yang dilakukan oleh LMDH Wana Cendana kemudian dianalisis menggunakan elemen-elemen menurut David C. Korten yakni : (1) adanya program yang disusun dengan matang, (2) pelaksanaan program memahami tugasnya dengan baik, dan (3) program sesuai dengan kebutuhan sasaran program. Dalam melihat pengembangan wisata peneliti melihatnya dalam sebuah strategi dengan menggunakan analisis SWOT dan dilanjutkan dengan Uji Test Litmus. Sehigga total skor uji test litmus menyatakan isu-isu tersebut sangat strategis dan perlu dilakukan untuk pengembangan dan kemajuan Wisata Alam Gunung Dago. Kemudian peneliti merumuskannya pada empat hal yaitu : strategi peningkatan kerjasama dan kemampuan sdm, strategi peningkatan peran serta masyarakat, strategi pemantapan kelembagaan pariwisata dan strategi promosi yang efektif.
Fakultas Kehutanan, Universitas Hasanuddin (Forestry Faculty, Hassannuddin Univ)
Title: Implementasi Program Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) di Kawasan Wisata Alam Gunung Dago Kabupaten Bogor (Studi Kasus di Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wana Cendana Desa Dago)
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan Program PHBM yang dibuat oleh pemerintah dan kesesuaiannya di lapangan.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ada metode kualitatif.
Analisis data dalam penelitian ini menggunakan dua metode analisis yaitu dengan analisis deskriptif dan analisis SWOT.
Data yang didapatkan untuk di analisis merupakan hasil observasi, wawancara dengan anggota LMDH, karyawan wisata dan wisatawan yang ada di Wisata Alam Gunung Dago.
Hasil penelitian diketahui bahwa Program PHBM yang dilakukan oleh LMDH Wana Cendana kemudian dianalisis menggunakan elemen-elemen menurut David C.
Korten yakni : (1) adanya program yang disusun dengan matang, (2) pelaksanaan program memahami tugasnya dengan baik, dan (3) program sesuai dengan kebutuhan sasaran program.
Dalam melihat pengembangan wisata peneliti melihatnya dalam sebuah strategi dengan menggunakan analisis SWOT dan dilanjutkan dengan Uji Test Litmus.
Sehigga total skor uji test litmus menyatakan isu-isu tersebut sangat strategis dan perlu dilakukan untuk pengembangan dan kemajuan Wisata Alam Gunung Dago.
Kemudian peneliti merumuskannya pada empat hal yaitu : strategi peningkatan kerjasama dan kemampuan sdm, strategi peningkatan peran serta masyarakat, strategi pemantapan kelembagaan pariwisata dan strategi promosi yang efektif.

Related Results

MODEL PENGELOLAAN HUTAN BERSAMA MASYARAKAT (PHBM)
MODEL PENGELOLAAN HUTAN BERSAMA MASYARAKAT (PHBM)
<h4>Abstract</h4> <p><strong><em> </em></strong></p> <p><em>Forest management must consider the cultural values of socie...
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI DESA WISATA GUNUNG DAGO DI DESA DAGO KECAMATAN PARUNG PANJANG KABUPATEN BOGOR
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI DESA WISATA GUNUNG DAGO DI DESA DAGO KECAMATAN PARUNG PANJANG KABUPATEN BOGOR
Desa Dago merupakan salah satu pemerintahan desa di salah satu wilayah di Kabupaten Bogor, yang terdapat desa wisata. Desa Dago menawarkan beragam wisata alam yang diimbangi dengan...
Analisis Pendapatan Kelompok Tani Hutan Wana Mitra Lestari Terhadap Kemitraan Kehutanan di Desa Napal Putih
Analisis Pendapatan Kelompok Tani Hutan Wana Mitra Lestari Terhadap Kemitraan Kehutanan di Desa Napal Putih
ABSTRACT The Wana Mitra Lestari Forest Farmer Group is one of the forest farmer groups located in Napal Putih Village, Serai Serumpun District. The forest work area managed by KTH...
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
Kabupaten Lumajang memiliki sejumlah objek wisata yang relatif lengkap, mulai dari objek wisata alam (wisata tirta, hutan wisata, serta panorama alam), objek wisata buatan (taman r...
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
<p class="Abstract">Wisata Alam Colo merupakan salah satu tempat wisata yang berkembang di Kabupaten Kudus. Wisata alam ini mempunyai daya tarik baik dari segi fisik alam mau...
PERLINDUNGAN KAWASAN HUTAN WISATA BERBASIS ADAT DI DESA SANGEH
PERLINDUNGAN KAWASAN HUTAN WISATA BERBASIS ADAT DI DESA SANGEH
Abstrak Objek dalam pembahasan jurnal ini berlokasi di kawasan wiasata alam sangeh yang mana di dalamnya terdapat berbagai habitat fauna dan flora, fauna yang terbanyak adala...
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Kapasitas pelaku desa wisata di Indonesia umumnya masih rendah terutama para pelaku wisata di desa wisata. Rendahnya kapasitas tersebut dapat dilihat dari pelaku desa wisata yang b...
Upaya Peningkatan Fasilitas Wisata di Desa Wisata Dayeuhkolot, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang
Upaya Peningkatan Fasilitas Wisata di Desa Wisata Dayeuhkolot, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang
Modern lifestyle trends have significantly increased public interest in travel, driving a rise in tourist visits to both regional and international destinations. This growing deman...

Back to Top