Javascript must be enabled to continue!
EVALUASI INTERAKSI OBAT ANTIRETROVIRAL PASIEN HIV-AIDS RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM IMELDA PEKERJA INDONESIA MEDAN
View through CrossRef
HIV/AIDS merupakan masalah kesehatan global dengan tingkat kematian yang tinggi, meskipun terapi antiretroviral (ARV) terbukti efektif dalam menghambat perkembangan virus. Namun, interaksi antara obat ARV dan obat lain yang diberikan sering kali mempengaruhi efektivitas terapi serta meningkatkan risiko efek samping. Oleh karena itu, evaluasi interaksi obat ARV menjadi penting untuk memastikan keamanan dan efektivitas terapi. Penelitian ini bertujuan untuk melibatkan interaksi obat antiretroviral secara farmasetik, farmakokinetik, dan farmakodinamik pada pasien rawat inap dengan HIV/AIDS di RSU IPI Medan. Penelitian ini menggunakan metode observasional retrospektif dengan mengumpulkan data dari rekam medis pasien HIV/AIDS yang dirawat di RSU IPI Medan pada periode Januari–Desember 2023. Data yang dianalisis meliputi karakteristik pasien, jenis obat ARV yang digunakan, serta potensi interaksi obat berdasarkan mekanisme farmakokinetik dan farmakodinamik. Dari penelitian menunjukkan bahwa kombinasi obat antiretroviral yang paling banyak digunakan adalah tenofovir (TDF), lamivudin (3TC), dan dolutegravir (DTG), yang digunakan oleh 40 pasien (57%). Dari total tersebut, terdapat 82 kasus interaksi obat (97,6%), dengan tingkat keparahan interaksi sedang sebanyak 69%, mayor 24%, dan minor 7%. Interaksi dengan mekanisme farmakokinetik mencapai 68%, farmakodinamik sebesar 32% dan interaksi secara farmasetik tidak ada. Penelitian ini menekankan perlunya pemantauan yang lebih ketat dan kolaborasi antar tenaga kesehatan untuk meminimalkan risiko interaksi obat dalam pengobatan pasien HIV/AIDS
Universitas Imelda Medan
Title: EVALUASI INTERAKSI OBAT ANTIRETROVIRAL PASIEN HIV-AIDS RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM IMELDA PEKERJA INDONESIA MEDAN
Description:
HIV/AIDS merupakan masalah kesehatan global dengan tingkat kematian yang tinggi, meskipun terapi antiretroviral (ARV) terbukti efektif dalam menghambat perkembangan virus.
Namun, interaksi antara obat ARV dan obat lain yang diberikan sering kali mempengaruhi efektivitas terapi serta meningkatkan risiko efek samping.
Oleh karena itu, evaluasi interaksi obat ARV menjadi penting untuk memastikan keamanan dan efektivitas terapi.
Penelitian ini bertujuan untuk melibatkan interaksi obat antiretroviral secara farmasetik, farmakokinetik, dan farmakodinamik pada pasien rawat inap dengan HIV/AIDS di RSU IPI Medan.
Penelitian ini menggunakan metode observasional retrospektif dengan mengumpulkan data dari rekam medis pasien HIV/AIDS yang dirawat di RSU IPI Medan pada periode Januari–Desember 2023.
Data yang dianalisis meliputi karakteristik pasien, jenis obat ARV yang digunakan, serta potensi interaksi obat berdasarkan mekanisme farmakokinetik dan farmakodinamik.
Dari penelitian menunjukkan bahwa kombinasi obat antiretroviral yang paling banyak digunakan adalah tenofovir (TDF), lamivudin (3TC), dan dolutegravir (DTG), yang digunakan oleh 40 pasien (57%).
Dari total tersebut, terdapat 82 kasus interaksi obat (97,6%), dengan tingkat keparahan interaksi sedang sebanyak 69%, mayor 24%, dan minor 7%.
Interaksi dengan mekanisme farmakokinetik mencapai 68%, farmakodinamik sebesar 32% dan interaksi secara farmasetik tidak ada.
Penelitian ini menekankan perlunya pemantauan yang lebih ketat dan kolaborasi antar tenaga kesehatan untuk meminimalkan risiko interaksi obat dalam pengobatan pasien HIV/AIDS.
Related Results
Obat Aborsi Bandung | WA : 0858 6506 9949 | Obat Penggugur Kandungan Bandung | Obat Telat Bulan Bandung | Obat Cytotec Bandung | Obat Pelancar Haid Bandung
Obat Aborsi Bandung | WA : 0858 6506 9949 | Obat Penggugur Kandungan Bandung | Obat Telat Bulan Bandung | Obat Cytotec Bandung | Obat Pelancar Haid Bandung
Jual Obat Aborsi Bandung | Obat Penggugur kandungan Bandung | Pil Aborsi Janin Bandung | Obat Pil Penggugur Kandungan Bandung | Alamat Klinik Jual Obat Aborsi Bandung | Apotik Jual...
Obat Aborsi Di Jambi | WA : 0858 6505 9949 | Obat Penggugur Kandungan Di Jambi | Obat Cytotec Di Jambi | Obat Telat Bulan Di Jambi | Obat Pelancar Haid Di Jambi
Obat Aborsi Di Jambi | WA : 0858 6505 9949 | Obat Penggugur Kandungan Di Jambi | Obat Cytotec Di Jambi | Obat Telat Bulan Di Jambi | Obat Pelancar Haid Di Jambi
Jual Obat Aborsi Jambi | Obat Penggugur kandungan Jambi | Pil Aborsi Janin Jambi | Obat Pil Penggugur Kandungan Jambi | Alamat Klinik Jual Obat Aborsi Jambi | Apotik Jual Obat Abor...
Obat Aborsi Bandung | WA : 0858 6506 9949 | Obat Penggugur Kandungan Bandung | Obat Telat Bulan Bandung | Obat Cytotec Bandung | Obat Pelancar Haid Bandung
Obat Aborsi Bandung | WA : 0858 6506 9949 | Obat Penggugur Kandungan Bandung | Obat Telat Bulan Bandung | Obat Cytotec Bandung | Obat Pelancar Haid Bandung
Jual Obat Aborsi Bandung | Obat Penggugur kandungan Bandung | Pil Aborsi Janin Bandung | Obat Pil Penggugur Kandungan Bandung | Alamat Klinik Jual Obat Aborsi Bandung | Apotik Jual...
The Hidden Problem of Cross-Reactivity: Challenges in HIV Testing During the COVID-19 Era: A Systematic Review
The Hidden Problem of Cross-Reactivity: Challenges in HIV Testing During the COVID-19 Era: A Systematic Review
Abstract
Introduction
Human immunodeficiency virus (HIV) and Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV2) surface glycoproteins, including shared epitope motifs, sho...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Evaluasi Terapi Antiretroviral Pasien HIV/AIDS
Evaluasi Terapi Antiretroviral Pasien HIV/AIDS
Pengobatan antiretroviral (ARV) bertujuan untuk menurunkan jumlah virus (viral load) serta menghambat perburukan infeksi oportunistik. Ketidakrasionalan terapi ARV akan menyebabkan...
Capítulo 6 – HIV-AIDS, como tratar, o que fazer e o que não fazer durante o tratamento?
Capítulo 6 – HIV-AIDS, como tratar, o que fazer e o que não fazer durante o tratamento?
A infecção pelo vírus do HIV pode ocorrer de diversas maneiras, tendo sua principal forma a via sexual por meio do sexo desprotegido. O vírus do HIV fica em um período de incubação...
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...

