Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

DINAMIKA FORGIVENESS PADA WANITA EMERGING ADULTHOOD YANG FATHERLESS AKIBAT PERPISAHAN ORANG TUA

View through CrossRef
Sebagian besar anak yang mengalami fenomena fatherless sejak masa kecil akan tumbuh dengan luka batin yang menyebabkan konflik intrapsikis dan interpersonal. Saat dewasa, wanita emerging adulthood yang mengalami fatherless cenderung mendendam dan menyimpan dampak negatif dari fatherless sendirian. Forgiveness merupakan salah satu cara untuk mengatasi konflik tersebut. Maka penelitian ini mengkaji mengenai dinamika forgiveness pada wanita emerging adulthood yang mengalami fatherless akibat perpisahan orang tua. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan melakukan wawancara pada dua informan wanita emerging adulthood (18-25 tahun) yang mengalami fatherless. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan teknik analisis data menggunakan induktif tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika forgiveness wanita emerging adulthood yang fatherless berupa siklus yang berulang dan tidak linear. Terdapat enam fase, diawali dengan unforgiveness phase yang ditandai munculnya kondisi intrapsikis dan interpersonal negatif terhadap ayah. Dilanjutkan decision phase, yakni mempertimbangkan keputusan forgiveness melalui sebuah pemikiran akan suatu nilai agama/moral. Selanjutnya, work phase menandakan usaha forgiveness untuk mengubah keadaan menjadi positif. Ketika berada di forgiveness phase, terjadi perubahan positif secara intrapsikis dan interpersonal. Setelah itu, muncul hasil forgiveness berupa pemaknaan akan luka dan proses yang dilalui. Adapun relapse phase ditandai dengan hadirnya kembali keadaan negatif secara intrapsikis ataupun interpersonal dengan intensitas tidak begitu parah. Wanita emerging adulthood dapat berada di relapse phase kapanpun apabila dipicu oleh stimulus tertentu. Adapun faktor forgiveness antara lain usaha, kepercayaan ajaran agama, dukungan dari lingkungan, dan konten media sosial.
Title: DINAMIKA FORGIVENESS PADA WANITA EMERGING ADULTHOOD YANG FATHERLESS AKIBAT PERPISAHAN ORANG TUA
Description:
Sebagian besar anak yang mengalami fenomena fatherless sejak masa kecil akan tumbuh dengan luka batin yang menyebabkan konflik intrapsikis dan interpersonal.
Saat dewasa, wanita emerging adulthood yang mengalami fatherless cenderung mendendam dan menyimpan dampak negatif dari fatherless sendirian.
Forgiveness merupakan salah satu cara untuk mengatasi konflik tersebut.
Maka penelitian ini mengkaji mengenai dinamika forgiveness pada wanita emerging adulthood yang mengalami fatherless akibat perpisahan orang tua.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan melakukan wawancara pada dua informan wanita emerging adulthood (18-25 tahun) yang mengalami fatherless.
Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan teknik analisis data menggunakan induktif tematik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika forgiveness wanita emerging adulthood yang fatherless berupa siklus yang berulang dan tidak linear.
Terdapat enam fase, diawali dengan unforgiveness phase yang ditandai munculnya kondisi intrapsikis dan interpersonal negatif terhadap ayah.
Dilanjutkan decision phase, yakni mempertimbangkan keputusan forgiveness melalui sebuah pemikiran akan suatu nilai agama/moral.
Selanjutnya, work phase menandakan usaha forgiveness untuk mengubah keadaan menjadi positif.
Ketika berada di forgiveness phase, terjadi perubahan positif secara intrapsikis dan interpersonal.
Setelah itu, muncul hasil forgiveness berupa pemaknaan akan luka dan proses yang dilalui.
Adapun relapse phase ditandai dengan hadirnya kembali keadaan negatif secara intrapsikis ataupun interpersonal dengan intensitas tidak begitu parah.
Wanita emerging adulthood dapat berada di relapse phase kapanpun apabila dipicu oleh stimulus tertentu.
Adapun faktor forgiveness antara lain usaha, kepercayaan ajaran agama, dukungan dari lingkungan, dan konten media sosial.

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
The Older, the More Forgiving? Characteristics of Forgiveness of Chinese Older Adults
The Older, the More Forgiving? Characteristics of Forgiveness of Chinese Older Adults
This study explores the characteristics of forgiveness in the aging cohorts, which is regarded to be associated with healthy outcomes. Data were drawn from a sample of 308 older ad...
Dinamika Self Esteem pada Perempuan Fatherless dalam Menjalin Relasi Romantis
Dinamika Self Esteem pada Perempuan Fatherless dalam Menjalin Relasi Romantis
Abstract. The increase in fatherless cases in Indonesia is alarming. Fatherless also has an impact on a girl's life which will affect self-esteem while self-esteem and romantic rel...
Komunikasi Wanita Dewasa Yang Belum Menikah Dengan Orang Tua
Komunikasi Wanita Dewasa Yang Belum Menikah Dengan Orang Tua
Rata-rata setiap wanita mempunyai target usia menikah. Namun tidak semuanya sesuai dengan target usia pernikahan yang diinginkan. Antara lain mereka lebih mengutamakan karir diband...
Self-esteem in Fatherless Adolescent is reviewed by Parental Attachment and Peer Relationship
Self-esteem in Fatherless Adolescent is reviewed by Parental Attachment and Peer Relationship
The family is the smallest social unit in society that includes a father, mother, and children who are characterized by living together. However, not all families live with fathers...
Dampak Fatherless terhadap Ketahanan Keluarga pada Perspektif Kompilasi Hukum Islam
Dampak Fatherless terhadap Ketahanan Keluarga pada Perspektif Kompilasi Hukum Islam
Abstract. The fatherless phenomenon is more often caused by a parenting paradigm that is influenced by patriarchal culture. The fatherless phenomenon also affects in terms of famil...
DINAMIKA SELF-ESTEEM PADA EMERGING ADULTHOOD YANG FATHERLESS
DINAMIKA SELF-ESTEEM PADA EMERGING ADULTHOOD YANG FATHERLESS
Fatherless adalah kondisi anak tumbuh dengan tanpa keterlibatan ayah kandung (fisik, emosional dan spiritual) dikarenakan meninggal, perceraian, ataupun permasalahan pernikahan. Ku...

Back to Top