Javascript must be enabled to continue!
MEMBANGUN GREEN ENTREPRENEUR BERBASIS IPTEKS DAN SPIRITUAL
View through CrossRef
Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk membangun spirit kewirausahaan, kemandirian dan kemampuan manajerial bagi mahasiswa STIE Widya Wiwaha. Peserta program ini 20 orang calon wirausahawan dari kalangan mahasiswa dan alumni terpilih. Luaran dari pengabdian masyarakat ini adalah lima wirausahawan mandiri yang terdiri dari dua wirausahawan mandiri bidang kue kering, dua wirausahawan mandiri bidang hidroponik dan satu wirausahawan mandiri bidang kerajinan membatik. Kelima wirausahawan mandiri ini memiliki: 1) Kemampuan manajerial meliputi manajemen produksi, manajemen SDM, manajemen keuangan dan manajemen pemasaran, 2) Memiliki kemampuan mengaplikasikan Ipteks pada proses produksi, marketing dan pelaporan keuangan, 3) Memiliki jiwa kewirausahaan berbasis green business dan spiritual. Dalam rangka mewujudkan luaran pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan serangkaian kegiatan pelatihan, yaitu, Pertama: pelatihan kewirausahaan yang bertujuan membekali mahasiswa dengan kemampuan manajerial dalam mengelola bisnis, kemampuan mengimplementasikan ipteks dalam bisnis dan membekali jiwa kewirausahaan berbasis green business dan spiritual. Kedua, pelatihan praktek produksi, praktek pemasaran dan praktek menjual serta magang di industri mitra. Seluruh peserta pelatihan diberikan pelatihan Green Entrepeneur mandiri berbasis ipteks dan spiritual dengan bobot: pelatihan kewirausahaan 25%, praktik produksi 30%, praktik pemasaran 25% dan praktik menjual 20%.Pada tahap ketiga, seluruh peserta diberikan bantuan teknologi dalam bentuk kepemilikan website serta teknik promosi secara on line dan diberikan bantuan berupa peralatan produksi. Selanjutnya mereka diwajibkan mempraktekkan bisnis secara langsung sesuai dengan teori yang telah diberikan dibawah pengawasan tim dan industri mitra. Secara periodik, setiap akhir bulan peserta diwajibkan menyusun laporan keuangan dan laporan perkembangan kinerja bisnisnya. Dari hasil evaluasi dan monitoring dipilih lima (5) wirausahawan mandiri yang terus dibina sehingga menjadi green entrepreneur mandiri dan dan sukses.
Title: MEMBANGUN GREEN ENTREPRENEUR BERBASIS IPTEKS DAN SPIRITUAL
Description:
Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk membangun spirit kewirausahaan, kemandirian dan kemampuan manajerial bagi mahasiswa STIE Widya Wiwaha.
Peserta program ini 20 orang calon wirausahawan dari kalangan mahasiswa dan alumni terpilih.
Luaran dari pengabdian masyarakat ini adalah lima wirausahawan mandiri yang terdiri dari dua wirausahawan mandiri bidang kue kering, dua wirausahawan mandiri bidang hidroponik dan satu wirausahawan mandiri bidang kerajinan membatik.
Kelima wirausahawan mandiri ini memiliki: 1) Kemampuan manajerial meliputi manajemen produksi, manajemen SDM, manajemen keuangan dan manajemen pemasaran, 2) Memiliki kemampuan mengaplikasikan Ipteks pada proses produksi, marketing dan pelaporan keuangan, 3) Memiliki jiwa kewirausahaan berbasis green business dan spiritual.
Dalam rangka mewujudkan luaran pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan serangkaian kegiatan pelatihan, yaitu, Pertama: pelatihan kewirausahaan yang bertujuan membekali mahasiswa dengan kemampuan manajerial dalam mengelola bisnis, kemampuan mengimplementasikan ipteks dalam bisnis dan membekali jiwa kewirausahaan berbasis green business dan spiritual.
Kedua, pelatihan praktek produksi, praktek pemasaran dan praktek menjual serta magang di industri mitra.
Seluruh peserta pelatihan diberikan pelatihan Green Entrepeneur mandiri berbasis ipteks dan spiritual dengan bobot: pelatihan kewirausahaan 25%, praktik produksi 30%, praktik pemasaran 25% dan praktik menjual 20%.
Pada tahap ketiga, seluruh peserta diberikan bantuan teknologi dalam bentuk kepemilikan website serta teknik promosi secara on line dan diberikan bantuan berupa peralatan produksi.
Selanjutnya mereka diwajibkan mempraktekkan bisnis secara langsung sesuai dengan teori yang telah diberikan dibawah pengawasan tim dan industri mitra.
Secara periodik, setiap akhir bulan peserta diwajibkan menyusun laporan keuangan dan laporan perkembangan kinerja bisnisnya.
Dari hasil evaluasi dan monitoring dipilih lima (5) wirausahawan mandiri yang terus dibina sehingga menjadi green entrepreneur mandiri dan dan sukses.
Related Results
A Strategy To Increase Spiritual Maturity by Practicing Spiritual Disciplines at Berean Seventh-day Adventist Church in Houston, Texas
A Strategy To Increase Spiritual Maturity by Practicing Spiritual Disciplines at Berean Seventh-day Adventist Church in Houston, Texas
Problem Berean Seventh-day Adventist Church has been a pillar in the Third Ward community of Houston since the 1900s. Berean has two distinctions. It is the only Seventh-day Adven...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
The correlation between spiritual care competence and spiritual health among Iranian nurses
The correlation between spiritual care competence and spiritual health among Iranian nurses
Abstract
Background
Considering the importance of spiritual aspects of human beings, spiritual care provision is increasingly recognized as a major ...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
PENGEMBANGAN ACADEMIC ENTREPRENEUR DI PERGURUAN TINGGI : PROSPEK DAN TANTANGAN
PENGEMBANGAN ACADEMIC ENTREPRENEUR DI PERGURUAN TINGGI : PROSPEK DAN TANTANGAN
ABSTRACT The change in the management paradigm of higher education to become a financially independent institution, no longer relying on government subsidies and budgets, has has t...
BAKAT, MOTIVASI, HAMBATAN DAN HARAPAN MAHASISWA MENJADI ENTREPRENEUR
BAKAT, MOTIVASI, HAMBATAN DAN HARAPAN MAHASISWA MENJADI ENTREPRENEUR
The high growth of entrepreneurs is one way to deal with globalization, so the government is very serious in developing entrepreneurship programs, especially among students. But be...

