Javascript must be enabled to continue!
EFEKTIFITAS PULSED LIP BREATHING (PLB) TERHADAP PENURUNAN DYSPNEA PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIS (PPOK): LITERATURE REVIEW
View through CrossRef
Abstrak
Latar belakang: Penyakit paru obstruksi kronik (PPOK) merupakan salah satu penyakit kronik yang ditandai dengan terbatasnya aliran udara yang terdapat di dalam saluran pernapasan. Dyspnea menjadi keluhan utama yang dirasakan oleh pasien PPOK. Teknik pernapasan Pursed Lips Breathing (PLB) merupakan teknik pernapasan yang membantu meningkatkan kemampuan otot-otot pernafasan berguna untuk meningkatkan ventilasi fungsi paru dan memperbaiki oksigenisasi. Tujuan: Tujuan dari Literature ini untuk menjelaskan pengaruh intervensi keperawatan terapi Pursed Lip Breathing (PLB) terhadap penurunan dyspnea pada pasien PPOK. Metode: Penelusuran artikel literature rievew yang dilakukan menggunakan 3 database elektronik, yaitu Pubmed, Science Direct, dan Google Scholar, yang telah dipublikasi dari tahun 2015-2020. Study design yang dipilih adalah experimental yang dapat menunjukkan pengaruh dari intervensi keperawatan. Hasil: Ditemukan sebanyak 9 artikel penelitian yang membahas intervensi keperawatan terhadap Dyspnea pada pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) disimpulkan bahwa Pursed Lip Breathing (PLB) efektif menurunkan dyspnea dengan pemberian selama 4 minggu dilakukan 3 kali sehari durasi 10-30 menit secara berturut-turut. Kesimpulan: Teknik Pursed Lip Breathing (PLB) dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi mandiri perawat dalam melakukan asuhan keperawatan pada pasien PPOK untuk mengurangi keluhan sesak nafas, selain itu dapat dijadikan sebagai pelengkap dari terapi farmakologi.
Institut Ilmu kesehatan dan Teknologi Muhammadiyah Palembang
Title: EFEKTIFITAS PULSED LIP BREATHING (PLB) TERHADAP PENURUNAN DYSPNEA PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIS (PPOK): LITERATURE REVIEW
Description:
Abstrak
Latar belakang: Penyakit paru obstruksi kronik (PPOK) merupakan salah satu penyakit kronik yang ditandai dengan terbatasnya aliran udara yang terdapat di dalam saluran pernapasan.
Dyspnea menjadi keluhan utama yang dirasakan oleh pasien PPOK.
Teknik pernapasan Pursed Lips Breathing (PLB) merupakan teknik pernapasan yang membantu meningkatkan kemampuan otot-otot pernafasan berguna untuk meningkatkan ventilasi fungsi paru dan memperbaiki oksigenisasi.
Tujuan: Tujuan dari Literature ini untuk menjelaskan pengaruh intervensi keperawatan terapi Pursed Lip Breathing (PLB) terhadap penurunan dyspnea pada pasien PPOK.
Metode: Penelusuran artikel literature rievew yang dilakukan menggunakan 3 database elektronik, yaitu Pubmed, Science Direct, dan Google Scholar, yang telah dipublikasi dari tahun 2015-2020.
Study design yang dipilih adalah experimental yang dapat menunjukkan pengaruh dari intervensi keperawatan.
Hasil: Ditemukan sebanyak 9 artikel penelitian yang membahas intervensi keperawatan terhadap Dyspnea pada pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) disimpulkan bahwa Pursed Lip Breathing (PLB) efektif menurunkan dyspnea dengan pemberian selama 4 minggu dilakukan 3 kali sehari durasi 10-30 menit secara berturut-turut.
Kesimpulan: Teknik Pursed Lip Breathing (PLB) dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi mandiri perawat dalam melakukan asuhan keperawatan pada pasien PPOK untuk mengurangi keluhan sesak nafas, selain itu dapat dijadikan sebagai pelengkap dari terapi farmakologi.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Functional and aesthetic comparison of lower lip split incisions and modification of McGregor incision. (Preprint)
Functional and aesthetic comparison of lower lip split incisions and modification of McGregor incision. (Preprint)
BACKGROUND
The open mouth provided the basis for various surgical approaches to tumours of the oral cavity(1). If this access is inadequate it is generally ...
Studi Kasus: Penerapan Pursed Lip Breathing (PLB) Pada Pasien Dengan Diagnosa Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK)
Studi Kasus: Penerapan Pursed Lip Breathing (PLB) Pada Pasien Dengan Diagnosa Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK)
Pendahuluan: Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK) adalah suatu penyakit yang ditandai adanya obstruksi aliran udara yang disebabkan oleh bronkitis kronis atau empisema. Seorang pa...
Literatur Review Pengaruh Teknik Pursed Lips Breathing (PLB) Terhadap Peningkatan Saturasi Oksigen pada Pasien Paru Obstruktif Kronik (PPOK)
Literatur Review Pengaruh Teknik Pursed Lips Breathing (PLB) Terhadap Peningkatan Saturasi Oksigen pada Pasien Paru Obstruktif Kronik (PPOK)
PPOK adalah adanya obstruksi saluran napas yang sangat bervariasi, mulai dari tanpa gejala, gejala ringan, hingga berat. Dampak yang sering terjadi pada pasien PPOK dengan nilai sa...
Blunt Chest Trauma and Chylothorax: A Systematic Review
Blunt Chest Trauma and Chylothorax: A Systematic Review
Abstract
Introduction: Although traumatic chylothorax is predominantly associated with penetrating injuries, instances following blunt trauma, as a rare and challenging condition, ...
PENGARUH POSISI SEMI FOWLER TERHADAP PEMENUHAN OKSIGEN PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIS (PPOK)
PENGARUH POSISI SEMI FOWLER TERHADAP PEMENUHAN OKSIGEN PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIS (PPOK)
PPOK merupakan keadaan irreversible yang ditandai adanya sesak nafas pada saat melakukan aktivitas dan terganggunya aliran udara masuk dan keluar dari paru-paru. Berdasarkan data R...
Perspektif Terkini terhadap Penyakit Paru Obstruktif Kronis : Review Literatur
Perspektif Terkini terhadap Penyakit Paru Obstruktif Kronis : Review Literatur
Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) merupakan penyakit pada paru yang ditandai dengan adanya obstruksi kronik pada aliran udaha di paru paru yang mengganggu pernapasan normal da...
Hubungan Antara Kebiasaan Merokok terhadap Tingkat Keparahan Penyakit Paru Obstruktif Kronis
Hubungan Antara Kebiasaan Merokok terhadap Tingkat Keparahan Penyakit Paru Obstruktif Kronis
Abstract. Chronic obstructive pulmonary disease is a disease caused by exposure to exposure and causes airway limitations to enter and leave the lungs. In 2019, WHO reported 3.23 m...

