Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Aqiqah Dengan Ayam Dalam Tradisi Masyarkat Tilihuwa

View through CrossRef
Aqiqah yaitu acara yang di lakukan umat Islam yang berkaitan dengan penyembelihan hewan seperti kambing dihari ke-tujuh dari kelahiran sang bayi. Tujuan aqiqah untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana implementasi aqiqah dengan ayam dalam tradisi masyarakat di Kelurahan Tilihuwa Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini yaitu menggunakan metode dengan jenis penelitian kualitatif di tinjau dari hukum Islam. Menggunakan pendekatan fikih dan budaya. Adapaun sumber data penelitian ini adalah tokoh agama,adat dan masyarakat. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa implementasi aqiqah dengan ayam pada masyarakat di Kelurahan Tilihuwa Kabupaten Gorontalo yaitu: pelaksanaan aqiqah harus menyembelih ayam putih, yang putih bulunya dan kakinya, sepasang jantan dan betina, dan pelaksanaannya dipotong hanya dibagian jenggernya dan dibacakan doa sebagaimana pemotongan kambing. Dasar melakukan aqiqah dengan ayam di Kelurahan Tilihuwa yaitu: karena tidak mampu untuk membeli kambing, menganggap bahwa itu sudah menjadi kebiasaan sejak dahulu sehingga mereka tetap melaksanakannya. Pandangan hukum Islam terhadap aqiqah dengan ayam dalam tradisi masyarakat Kelurahan Tilihuwa Kecamatan Limboto yaitu: bahwa para ulama  tidak membenarkan aqiqah menggunakan hewan selain kambing. Namun masyarakat diKelurahan Tilihuwa menganggap bahwa hal itu dibolehkan karena  secara perlakuan dari sisi materi yang dilakukan adalah ayam, dan kalau dilihat dari  sisi subtansinya, dari sisi perlakuannya, sebenarnya hal itu tidak memenuhi unsur kewajiban agama yang menganjurkan, karena kambing dan ayam beda, tapi dari sisi substansial dan sisi kesyukuran menurut masyarakat Tilihuwa itu sudah memenuhi unsur agama yang penting mensyukuri kelahiran anak. Bagi tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemerintah hendaknya memberikan pemahaman dan pengarahan kepada warga sekitar terkait dengan pelaksanaan aqiqah dengan ayam.Bagi masyarakat Islam, penelitian ini diharapkan bisa mengetahui tentang hukum dalam melaksanakan aqiqah dengan ayam. Kata kunci: Aqiqah Ayam, Hukum Islam,Ttradisi
Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Pagutan Mataram NTB
Title: Aqiqah Dengan Ayam Dalam Tradisi Masyarkat Tilihuwa
Description:
Aqiqah yaitu acara yang di lakukan umat Islam yang berkaitan dengan penyembelihan hewan seperti kambing dihari ke-tujuh dari kelahiran sang bayi.
Tujuan aqiqah untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana implementasi aqiqah dengan ayam dalam tradisi masyarakat di Kelurahan Tilihuwa Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo.
Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini yaitu menggunakan metode dengan jenis penelitian kualitatif di tinjau dari hukum Islam.
Menggunakan pendekatan fikih dan budaya.
Adapaun sumber data penelitian ini adalah tokoh agama,adat dan masyarakat.
Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa implementasi aqiqah dengan ayam pada masyarakat di Kelurahan Tilihuwa Kabupaten Gorontalo yaitu: pelaksanaan aqiqah harus menyembelih ayam putih, yang putih bulunya dan kakinya, sepasang jantan dan betina, dan pelaksanaannya dipotong hanya dibagian jenggernya dan dibacakan doa sebagaimana pemotongan kambing.
Dasar melakukan aqiqah dengan ayam di Kelurahan Tilihuwa yaitu: karena tidak mampu untuk membeli kambing, menganggap bahwa itu sudah menjadi kebiasaan sejak dahulu sehingga mereka tetap melaksanakannya.
Pandangan hukum Islam terhadap aqiqah dengan ayam dalam tradisi masyarakat Kelurahan Tilihuwa Kecamatan Limboto yaitu: bahwa para ulama  tidak membenarkan aqiqah menggunakan hewan selain kambing.
Namun masyarakat diKelurahan Tilihuwa menganggap bahwa hal itu dibolehkan karena  secara perlakuan dari sisi materi yang dilakukan adalah ayam, dan kalau dilihat dari  sisi subtansinya, dari sisi perlakuannya, sebenarnya hal itu tidak memenuhi unsur kewajiban agama yang menganjurkan, karena kambing dan ayam beda, tapi dari sisi substansial dan sisi kesyukuran menurut masyarakat Tilihuwa itu sudah memenuhi unsur agama yang penting mensyukuri kelahiran anak.
Bagi tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemerintah hendaknya memberikan pemahaman dan pengarahan kepada warga sekitar terkait dengan pelaksanaan aqiqah dengan ayam.
Bagi masyarakat Islam, penelitian ini diharapkan bisa mengetahui tentang hukum dalam melaksanakan aqiqah dengan ayam.
Kata kunci: Aqiqah Ayam, Hukum Islam,Ttradisi.

Related Results

Performans Keturunan Ayam Arras dengan Ayam Arab (Ayam Ketarras) Umur 2-12 Minggu
Performans Keturunan Ayam Arras dengan Ayam Arab (Ayam Ketarras) Umur 2-12 Minggu
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performans keturunan ayam Arab dengan ayam Arras (Ayam Ketarras) umur 2-12 minggu. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 6 bulan, dim...
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Permasalahan utama dalam pengembangan ayam Lokal sebagai ternak komersial adalah masih kurangnya varian dari turunan perkawinan silang dan masih rendahnya produktivitas baik sebaga...
Kualitas Fisik Telur Ayam Arab, Ayam Kampung dan Ayam Ketarras serta Akseptabilitas Telur Ayam Ketarras Setara Telur Ayam Kampung
Kualitas Fisik Telur Ayam Arab, Ayam Kampung dan Ayam Ketarras serta Akseptabilitas Telur Ayam Ketarras Setara Telur Ayam Kampung
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas fisik telur ayam Arab, ayam Kampung dan ayam Ketarras serta akseptabilitas telur ayam Ketarras. Uji kualitas fisik telur menggu...
Performa Fase Awal Produksi pada Ayam Ketarras dan Ayam Arab Betina
Performa Fase Awal Produksi pada Ayam Ketarras dan Ayam Arab Betina
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa fase awal produksi pada ayam Ketarras dan ayam Arab betina. Penelitian terdiri 2 perlakuan dan 25 ulangan. Faktor jenis ayam di...
Khitobah Walimah sebagai Model Tabligh
Khitobah Walimah sebagai Model Tabligh
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Teknik  Khitobah Ustadz Jumdia pada momentum Walimatul Aqiqah di kampung Cileunca Kab. Bandung Barat selanjutnya, untuk mengetahui Pendeka...
Pelaksanaan Aqiqah Ditinjau Dari Fiqih Syafi’iyah
Pelaksanaan Aqiqah Ditinjau Dari Fiqih Syafi’iyah
This research is based on the implementation of aqiqah in Wek IV Sub-District, North Padangsidimpuan District, Padangsidimpuan City, which performs aqiqah on adult children and is ...
Pesan Dakwah KH. Abdul Ghofur Tema Hakekat Aqiqah di Youtube Tim Creative PERSADA TV Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan
Pesan Dakwah KH. Abdul Ghofur Tema Hakekat Aqiqah di Youtube Tim Creative PERSADA TV Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan
Aqiqah merupakan upacara keagamaan yang sangat memasyarakat di kalangan umat Islam, upacara penyembelihan hewan berupa kambing pada hari tujuh dari kelahiran sang bay...
APLIKASI BUDIDAYA AYAM DOC (DAY OLD CHICKEN) BERBASIS WEB MOBILE
APLIKASI BUDIDAYA AYAM DOC (DAY OLD CHICKEN) BERBASIS WEB MOBILE
Bisnis ternak ayam memang menjadi salah satu bisnis yang tiada pernah habis bahkan menjadi salah satu bisnis yang cukup menguntungkan. Beternak ayam pun juga tidak terlalu sulit un...

Back to Top