Javascript must be enabled to continue!
Harmoni Manusia dan Alam Menurut Spinoza: Implikasi Filsafat Terhadap Etika Lingkungan
View through CrossRef
The purpose of this paper is to show the harmony that exists between humans and nature according to Spinoza's philosophical view. The harmony is expected to manifest in the real form of harmonization, but the fact shows that the existence of harmony does not always create a harmonious relationship or relationship. This fact becomes the basis of urgency for the author to show the harmony of humans and nature in the present day. To achieve this goal, this paper focuses on the description of the philosophical view of man and nature based on the concept of substance according to Spinoza. Based on these descriptions, this paper reveals the harmony between humans and nature that has consequences for human ethics towards the environment or the earth they live on. The writing methodology used is a literature study of various sources, especially those that are Spinoza's original works such as “Ethics” and “A Theological Political Treatise”, as well as other works related to Spinoza's philosophical thought. The findings of this paper are first, harmony between man and nature according to Spinoza is within the deterministic concept. Second, the deterministic view of the harmony between nature and humans is the basis for humans to obey natural law. Third, obeying natural law is the best way or method for humans to create a harmonious relationship with nature. The result of this paper enriches the way humans think and act towards nature appropriately, as well as the way they treat nature.AbstrakTujuan tulisan ini adalah menunjukkan harmoni yang terdapat di antara manusia dan alam menurut pandangan filosofis Spinoza. Harmoni tersebut diharapkan mewujud dalam bentuk nyata yaitu harmonisasi, namun fakta menunjukkan bahwa adanya harmoni tidak selalu menjadi menciptakan hubungan atau relasi yang harmonis. Fakta ini menjadi landasan urgensitas bagi penulis untuk menunjukkan harmoni manusia dan alam di zaman sekarang. Untuk mencapai tujuan tersebut, tulisan ini berfokus pada uraian pandangan filosofis tentang manusia dan alam yang didasarkan pada konsep substansi menurut Spinoza. Berdasarkan uraian-uraian tersebut, tulisan ini menampakkan harmoni antara manusia dan alam yang memiliki konsekuensi pada etika manusia terhadap lingkungan atau bumi yang ia tempati. Metodologi penulisan yang digunakan adalah studi pustaka dari berbagai sumber terutama yang merupakan karya asli Spinoza seperti Ethics dan A Thelogical-Political Treatise, serta karya-karya lain yang berkaitan dengan pemikiran filosofis Spinoza. Temuan dari karya tulis ini yaitu pertama, harmoni antara manusia dan alam menurut Spinoza berada di dalam konsep deterministik. Kedua, pandangan deterministik mengenai harmoni alam dan manusia merupakan landasan bagi manusia untuk patuh pada hukum alam. Ketiga, patuh pada hukum alam merupakan jalan atau metode terbaik bagi manusia untuk menciptakan relasi harmonis dengan alam. Hasil tulisan ini memperkaya cara berpikir dan bertindak manusia terhadap alam secara tepat, serta memberikan pemaknaan baru mengenai kebebasan manusia yang sejatinya memiliki nilai tanggung jawab secara khusus dalam tulisan ini berkaitan dengan alam.
Sanata Dharma University
Title: Harmoni Manusia dan Alam Menurut Spinoza: Implikasi Filsafat Terhadap Etika Lingkungan
Description:
The purpose of this paper is to show the harmony that exists between humans and nature according to Spinoza's philosophical view.
The harmony is expected to manifest in the real form of harmonization, but the fact shows that the existence of harmony does not always create a harmonious relationship or relationship.
This fact becomes the basis of urgency for the author to show the harmony of humans and nature in the present day.
To achieve this goal, this paper focuses on the description of the philosophical view of man and nature based on the concept of substance according to Spinoza.
Based on these descriptions, this paper reveals the harmony between humans and nature that has consequences for human ethics towards the environment or the earth they live on.
The writing methodology used is a literature study of various sources, especially those that are Spinoza's original works such as “Ethics” and “A Theological Political Treatise”, as well as other works related to Spinoza's philosophical thought.
The findings of this paper are first, harmony between man and nature according to Spinoza is within the deterministic concept.
Second, the deterministic view of the harmony between nature and humans is the basis for humans to obey natural law.
Third, obeying natural law is the best way or method for humans to create a harmonious relationship with nature.
The result of this paper enriches the way humans think and act towards nature appropriately, as well as the way they treat nature.
AbstrakTujuan tulisan ini adalah menunjukkan harmoni yang terdapat di antara manusia dan alam menurut pandangan filosofis Spinoza.
Harmoni tersebut diharapkan mewujud dalam bentuk nyata yaitu harmonisasi, namun fakta menunjukkan bahwa adanya harmoni tidak selalu menjadi menciptakan hubungan atau relasi yang harmonis.
Fakta ini menjadi landasan urgensitas bagi penulis untuk menunjukkan harmoni manusia dan alam di zaman sekarang.
Untuk mencapai tujuan tersebut, tulisan ini berfokus pada uraian pandangan filosofis tentang manusia dan alam yang didasarkan pada konsep substansi menurut Spinoza.
Berdasarkan uraian-uraian tersebut, tulisan ini menampakkan harmoni antara manusia dan alam yang memiliki konsekuensi pada etika manusia terhadap lingkungan atau bumi yang ia tempati.
Metodologi penulisan yang digunakan adalah studi pustaka dari berbagai sumber terutama yang merupakan karya asli Spinoza seperti Ethics dan A Thelogical-Political Treatise, serta karya-karya lain yang berkaitan dengan pemikiran filosofis Spinoza.
Temuan dari karya tulis ini yaitu pertama, harmoni antara manusia dan alam menurut Spinoza berada di dalam konsep deterministik.
Kedua, pandangan deterministik mengenai harmoni alam dan manusia merupakan landasan bagi manusia untuk patuh pada hukum alam.
Ketiga, patuh pada hukum alam merupakan jalan atau metode terbaik bagi manusia untuk menciptakan relasi harmonis dengan alam.
Hasil tulisan ini memperkaya cara berpikir dan bertindak manusia terhadap alam secara tepat, serta memberikan pemaknaan baru mengenai kebebasan manusia yang sejatinya memiliki nilai tanggung jawab secara khusus dalam tulisan ini berkaitan dengan alam.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Etika Otonomi Daerah dalam Perspektif Filsafat Pendidikan
Etika Otonomi Daerah dalam Perspektif Filsafat Pendidikan
Tuntutan perbaikan pemerintahan daerah ini sebagai akibat dari efek adanya gerakan Reformasi pada 1998 sejak Pemerintahan Suharto dilengserkan oleh gerakan mahasiswa yang ingin ada...
MENELAAH FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI FILSAFAT KHUSUS
MENELAAH FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI FILSAFAT KHUSUS
Filsafat adalah usaha manusia yang mempelajari hakikat melalui akal budi manusia dengan menggunakan akal budi untuk memahami dan menjawab semua pertanyaan yang berkaitan dengan tra...
TEORI-TEORI ETIKA DAN SUMBANGAN PEMIKIRAN PARA FILSUF BAGI ETIKA BISNIS
TEORI-TEORI ETIKA DAN SUMBANGAN PEMIKIRAN PARA FILSUF BAGI ETIKA BISNIS
Sebagai ilmu preskriptif, etika adalah cabang filsafat yang mempertimbangakan secara kritis tindakan mana yang baik atau tindakan mana yang buruk berdasarkan ajaran moral tertentu....
Arah dan Orientasi Filsafat Ilmu di Indonesia
Arah dan Orientasi Filsafat Ilmu di Indonesia
Filsafat Ilmu merupakan salah satu cabang khusus dari Filsafat yang memiliki kedudukan dan posisi yang strategis dalam membangun paradigma ilmu di Indonesia. Penelitian ini akan me...
FILSAFAT HUKUM MENEMUKAN KETERATURAN HUKUM
FILSAFAT HUKUM MENEMUKAN KETERATURAN HUKUM
Filsafat hukum adalah filsafat yang akan kita bahas dalam pembahasan kali ini, bukan filsafat yang lain entah itu filsafat agama, filsafat pengetahuan ataupun filsafat etika. Filsa...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...

