Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Kerawanan Longsor Menggunakan metode CMA di Kabupaten Tana Toraja

View through CrossRef
Kabupaten Tana Toraja memiliki karakteristik geografis yang rentan terhadap bencana longsor karena kondisi topografi berbukit dan curah hujan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerawanan longsor menggunakan metode Composite Mapping Analysis (CMA) dengan mengintegrasikan enam parameter: curah hujan, kelerengan, penggunaan lahan, elevasi, jenis tanah, dan geologi. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor geologi memiliki bobot tertinggi (36.95%), diikuti oleh lereng (26.44%), dan curah hujan (18.17%). Berdasarkan zonasi kerawanan, 83.54% wilayah termasuk kategori aman, 9.51% tidak rawan, 2.18% rawan, dan 4.77% sangat rawan. Wilayah dengan kategori sangat rawan terkonsentrasi di bagian selatan dan timur kabupaten, terutama di daerah dengan kombinasi curah hujan tinggi, lereng curam, dan kondisi geologi yang kurang stabil. Penelitian ini menghasilkan peta zonasi kerawanan longsor yang dapat digunakan sebagai acuan dalam perencanaan mitigasi bencana dan tata ruang wilayah Kabupaten Tana Toraja.
Universitas Negeri Jakarta
Title: Analisis Kerawanan Longsor Menggunakan metode CMA di Kabupaten Tana Toraja
Description:
Kabupaten Tana Toraja memiliki karakteristik geografis yang rentan terhadap bencana longsor karena kondisi topografi berbukit dan curah hujan tinggi.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerawanan longsor menggunakan metode Composite Mapping Analysis (CMA) dengan mengintegrasikan enam parameter: curah hujan, kelerengan, penggunaan lahan, elevasi, jenis tanah, dan geologi.
Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor geologi memiliki bobot tertinggi (36.
95%), diikuti oleh lereng (26.
44%), dan curah hujan (18.
17%).
Berdasarkan zonasi kerawanan, 83.
54% wilayah termasuk kategori aman, 9.
51% tidak rawan, 2.
18% rawan, dan 4.
77% sangat rawan.
Wilayah dengan kategori sangat rawan terkonsentrasi di bagian selatan dan timur kabupaten, terutama di daerah dengan kombinasi curah hujan tinggi, lereng curam, dan kondisi geologi yang kurang stabil.
Penelitian ini menghasilkan peta zonasi kerawanan longsor yang dapat digunakan sebagai acuan dalam perencanaan mitigasi bencana dan tata ruang wilayah Kabupaten Tana Toraja.

Related Results

Studi Komunikasi Budaya Masyarakat Toraja di Jakarta (Upaya Masyarakat Toraja Mempertahankan Budaya Asli)
Studi Komunikasi Budaya Masyarakat Toraja di Jakarta (Upaya Masyarakat Toraja Mempertahankan Budaya Asli)
Toraja is an area that has many unique cultures. However, over time many native Toraja people left hometown, and went to wander outside Toraja, one of which was Jakarta. The resear...
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PERMUKIMAN DI ZONA RAWAN BENCANA TANAH LONGSOR PADA KAWASAN RAWAN BENCANA KABUPATEN LAMPUNG BARAT
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PERMUKIMAN DI ZONA RAWAN BENCANA TANAH LONGSOR PADA KAWASAN RAWAN BENCANA KABUPATEN LAMPUNG BARAT
Kabupaten Lampung Barat merupakan kabupaten yang terletak pada geografis ketinggian 50 sampai >1.000 km². Penggunaan lahan permukiman pada kondisi geografis Kabupaten Lampung Ba...
Bahaya Longsor di Kabupaten Sukabumi berbasis Metode Weight of Evidence (WoE), Logistic Regression (LR) dan Kombinasi WoE-LR
Bahaya Longsor di Kabupaten Sukabumi berbasis Metode Weight of Evidence (WoE), Logistic Regression (LR) dan Kombinasi WoE-LR
Tingginya kejadian longsor di Kabupaten Sukabumi menjadi penyebab diperlukannya data dan informasi kawasan yang memiliki potensi longsor. Identifikasi potensi longsor dapat dilakuk...
POTENSI BUDAYA SUKU TORAJA SEBAGAI DAYA TARIK WISATA PADA KABUPATEN TANA TORAJA DAN TORAJA UTARA
POTENSI BUDAYA SUKU TORAJA SEBAGAI DAYA TARIK WISATA PADA KABUPATEN TANA TORAJA DAN TORAJA UTARA
This study aims to determine the cultural potential of the Toraja tribe as a tourist attraction in Tana Toraja and North Toraja districts. With the research method using the type o...
PENGARUH KONDISI LINGKUNGAN TERHADAP KERAWANAN KEJAHATAN DI KAWASAN PERKOTAAN Studi Kasus di Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung
PENGARUH KONDISI LINGKUNGAN TERHADAP KERAWANAN KEJAHATAN DI KAWASAN PERKOTAAN Studi Kasus di Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung
Kejahatan merupakan perubahan yang tidak direncanakan akibat proses pengembangan perkotaan. Pendekatan geografis dalam analisis kejahatan mampu menganalisis pola kejahatan mengguna...
IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK DAN FAKTOR PENGARUH PADA BENCANA LONGSOR LAHAN DI KECAMATAN DAU
IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK DAN FAKTOR PENGARUH PADA BENCANA LONGSOR LAHAN DI KECAMATAN DAU
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan mengetahui identifikasi karakteristik bencana longsor lahan dan identifikasi faktor pengaruh bencana longsor lahan di kecamatan Dau. Me...
Budaya Toraja dan Hubungannya dengan Pembentukan Karakter Masyarakat Toraja
Budaya Toraja dan Hubungannya dengan Pembentukan Karakter Masyarakat Toraja
Budaya merupakan cara atau pola hidup yang berkembang serta dimiliki bersama oleh sekelompok orang, dan diwariskan secara turun temurun. Budaya Toraja merupakan salah satu budaya d...

Back to Top