Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Material Hibrid Komposit Nilon-Rami-Epoksi Untuk Roda Lori Inspeksi

View through CrossRef
Bahan pembuat roda telah menggunakan berbagai jenis bahan mulai dari menggunakan logam dan karet. Bahkan sekarang untuk mendapatkan bahan yang kuat dan ringan mulai berkembang roda dengan bahan dasar komposit. Dalam perancangan roda lori inspeksi berbahan komposit ini harus diperhitungkan dengan baik supaya tidak terjadi anjlok maupun selip saat berjalan dan sesuai dengan syarat utama lori yang mudah untuk diangkat dan dipindahkan. Pembuatan roda berbahan komposit masih jarang ditemui di dunia perkeretaapian. Pembuatan roda lori inspeksi berbahan komposit ini menggunakan serat nilon dan serat rami sebagai penguat dan resin epoksi sebagai matriksnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengurangi beban lori inspeksi generasi ketiga yang awalnya menggunakan roda berbahan besi cor nodular. Metode pembuatan roda lori inspeksi berbahan komposit ini menggunakan metode hand lay-up. Langkah awal yang dilakukan pada penelitian ini adalah perancangan desain, penentuan bahan, melakukan pengujian kuat tarik diametral dengan standar spesimen ASTM D695, dan terakhir pembuatan roda komposit untuk dilakukannya uji lintas di rel PPI Madiun. Dari hasil pengujian kuat tarik diametral yang dilakukan diperoleh spesimen yang memiliki nilai kuat tarik diametral tertinggi yaitu sampel 1B sebesar 76,88 MPa dan kekuatan terendah adalah pada sampel 2B dengan kekuatan tarik sebesar 22,73 MPa. Uji fungsi pada track lurus, wesel, perlintasan sebidang dan jalur lengkung dapat berjalan dengan lancar tanpa terjadi peristiwa anjlokan. Uji kebisingan roda berbahan komposit memiliki tingkat kebisingan lebih rendah dibanding dengan roda lori yang menggunakan besi cor nodular.
Title: Material Hibrid Komposit Nilon-Rami-Epoksi Untuk Roda Lori Inspeksi
Description:
Bahan pembuat roda telah menggunakan berbagai jenis bahan mulai dari menggunakan logam dan karet.
Bahkan sekarang untuk mendapatkan bahan yang kuat dan ringan mulai berkembang roda dengan bahan dasar komposit.
Dalam perancangan roda lori inspeksi berbahan komposit ini harus diperhitungkan dengan baik supaya tidak terjadi anjlok maupun selip saat berjalan dan sesuai dengan syarat utama lori yang mudah untuk diangkat dan dipindahkan.
Pembuatan roda berbahan komposit masih jarang ditemui di dunia perkeretaapian.
Pembuatan roda lori inspeksi berbahan komposit ini menggunakan serat nilon dan serat rami sebagai penguat dan resin epoksi sebagai matriksnya.
Penelitian ini dilakukan untuk mengurangi beban lori inspeksi generasi ketiga yang awalnya menggunakan roda berbahan besi cor nodular.
Metode pembuatan roda lori inspeksi berbahan komposit ini menggunakan metode hand lay-up.
Langkah awal yang dilakukan pada penelitian ini adalah perancangan desain, penentuan bahan, melakukan pengujian kuat tarik diametral dengan standar spesimen ASTM D695, dan terakhir pembuatan roda komposit untuk dilakukannya uji lintas di rel PPI Madiun.
Dari hasil pengujian kuat tarik diametral yang dilakukan diperoleh spesimen yang memiliki nilai kuat tarik diametral tertinggi yaitu sampel 1B sebesar 76,88 MPa dan kekuatan terendah adalah pada sampel 2B dengan kekuatan tarik sebesar 22,73 MPa.
Uji fungsi pada track lurus, wesel, perlintasan sebidang dan jalur lengkung dapat berjalan dengan lancar tanpa terjadi peristiwa anjlokan.
Uji kebisingan roda berbahan komposit memiliki tingkat kebisingan lebih rendah dibanding dengan roda lori yang menggunakan besi cor nodular.

Related Results

MATERIAL KOMPOSIT LAMINASI SERAT KARBON-NYLON DENGAN ADDITIVE ALUMINUM POWDER UNTUK BODY LORI
MATERIAL KOMPOSIT LAMINASI SERAT KARBON-NYLON DENGAN ADDITIVE ALUMINUM POWDER UNTUK BODY LORI
Dalam proses perawatan prasarana perkeretaapian, dibutuhkan alat transportasi yang mampu mempercepat proses perawatan, efisiensi waktu, dan proses yang mudah dalam pengoperasian. L...
PROTOTIPE LORI INSPEKSI ELEKTRIK BERTENAGA SURYA (LORI PPI E-2000 GENERASI 3)
PROTOTIPE LORI INSPEKSI ELEKTRIK BERTENAGA SURYA (LORI PPI E-2000 GENERASI 3)
Penggunaan lori inspeksi dalam kegiatan perawatan prasarana sangat dibutuhkan untuk meminimalisir tenaga dalam pemeliharaan dan efisiensi waktu. Pengembangan lori inspeksi di Polit...
Pemanfaatan Limbah Masker Nonmedis sebagai Bahan Baku Pembuatan Komposit dengan Matrik Resin Poliester
Pemanfaatan Limbah Masker Nonmedis sebagai Bahan Baku Pembuatan Komposit dengan Matrik Resin Poliester
Sejak 2019 di Wuhan, China mewabah virus corona virus desease (Covid-19). Hal ini tidak hanya menimbulkan masalah kesehatan, tetapi masalah lingkungan dengan munculnya timbulan lim...
APLIKASI PELAYANAN JASA QUALITY CONTROL DAN INSPEKSI PADA PT. ABC BERBASIS WEB
APLIKASI PELAYANAN JASA QUALITY CONTROL DAN INSPEKSI PADA PT. ABC BERBASIS WEB
ABCadalah salah satu perusahaan swasta yang berbentuk Perseroan Terbatas(PT) dalam bidang pelayanan jasa quality control dan inspeksi. Dalam memberikan pelayanan jasa qualit...
ANALISIS KOMPOSIT BERPENGUAT SERAT TAPIS KELAPA DENGAN VARIASI WAKTU CURING PADA PENGUJIAN IMPAK
ANALISIS KOMPOSIT BERPENGUAT SERAT TAPIS KELAPA DENGAN VARIASI WAKTU CURING PADA PENGUJIAN IMPAK
Kemajuan dalam bidang industri sudah sangat mengalami kemajuan yang sangat pesat. Salah satu bidang yang mengalami perkembangan itu adalah bahan Komposit sebagai bahan material. Ha...
ADSORPSI URANIUM TERLARUT OLEH KOMPOSIT AMMONIUM DIHYDROGEN PHOSPHATE/ZEOLIT
ADSORPSI URANIUM TERLARUT OLEH KOMPOSIT AMMONIUM DIHYDROGEN PHOSPHATE/ZEOLIT
Zeolit merupakan salah satu mineral aluminosilikat yang banyak dipelajari sebagai material penjerap untuk pengelolaan limbah cair. Mineral ini juga banyak dipelajari untuk pengelol...
Sifat Mekanik Komposit Polipropilena Berpenguat Serat Sansevieria Unidirectional
Sifat Mekanik Komposit Polipropilena Berpenguat Serat Sansevieria Unidirectional
Serat hayati merupakan bahan yang saat ini sedang banyak dikembangkan sebagai penguat material komposit bermatriks polimer. Penggunaan serat hayati sebagai penguat pada suatu kompo...

Back to Top