Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KONSEP PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF ISMAIL RAJI AL-FARUQI

View through CrossRef
Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah sebagai untuk mengetahui secara lebih mendalam dasar pemikiran al-Faruqi tentang pandangan filosofisnya tentang manusia, ilmu pengetahuan dan kebenaran, sebagai acuan menelaah pemikirannya tentang pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan filosofis dan historis. Pendekatan filosofis dipergunakan atas dasar bahwa pemikiran- pemikiran al-Faruqi berada dalam lingkup konsep pendidikan Islam dalam arti pundasional. Oleh sebab itu, menjadi suatu yang relevan jika pemikirannya didekati dari sudut pandang filosofis, yakni mempertanyakan hakekat yang mendasari konsep-konsepnya tentang pendidikan Islam. Karena penelitian ini mengkaji pemikiran tokoh, maka pendekatan historis dimaksudkan untuk mengkaji, mengungkap biografi al-Faruqi, karya-karyanya, serta perkembangan corak pemikirannya dari kacamata kesejarahan: yakni dilihat dari kondisi sosial politik dan lainnya pada masa itu. Jenis penelitian ini adalah “library research”, maka datanya diperoleh dari bahan-bahan pustaka, baik yang berupa sumber primer maupun sekunder. Konsep pendidikan al-Faruqi dibangun di atas landasan filosofis yang kuat dan merupakan gagasan dasarnya. Gagasan-gagasannya itu bertolak dari konsepsinya tentang tauhid yang berpengaruh terhadap hakekat manusia, ilmu pengetahuan dan kebenaran. Pada hakekatnya manusia adalah makhluk paling mulia, khalifah di bumi, pemegang amanat ilahi. Untuk mendukung tugas manusia, Allah memberikan manusia potensi berupa potensi jasmani dan potensi ruhani yang meliputi fitrah, akal dan ruh. Potensi manusia ini dipergunakan untuk mencari ilmu pengetahuan dengan bertitik tolak pada kesatuan pengetahuan dan kebenaran yang bersumber pada Tuhan. ilmu pengetahuan, Menurut al-Faruqi, dikonstruk untuk mengakui dan mengenal Tuhan, bukan untuk kebutuhan praksis semata. Dalam kerangka ini, al-Faruqi menolak adanya dikotomi dalam ilmu pengetahuan. Tujuan mencari ilmu pengetahuan adalah untuk mencari kebenaran tunggal, dan oleh karena itu harus didasarkan pada keyakinan. Kritiknya terhadap krisis ilmu pengetahuan modern, dengan mengusulkan islamisasi ilmu pengetahuan, merupakan konsekuensi logis dari gagasan-gagasan sebelumnya. Gagasan-gagasan dasar al-Faruqi tentang hakekat manusia, ilmu pengetahuan dan kebenaran sedikit banyak berpengaruh juga terhadap konsepnya tentang pengertian pendidikan Islam, tujuan pendidikan Islam, anak didik, dan kurikulum pendidikan Islam.
Title: KONSEP PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF ISMAIL RAJI AL-FARUQI
Description:
Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah sebagai untuk mengetahui secara lebih mendalam dasar pemikiran al-Faruqi tentang pandangan filosofisnya tentang manusia, ilmu pengetahuan dan kebenaran, sebagai acuan menelaah pemikirannya tentang pendidikan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan filosofis dan historis.
Pendekatan filosofis dipergunakan atas dasar bahwa pemikiran- pemikiran al-Faruqi berada dalam lingkup konsep pendidikan Islam dalam arti pundasional.
Oleh sebab itu, menjadi suatu yang relevan jika pemikirannya didekati dari sudut pandang filosofis, yakni mempertanyakan hakekat yang mendasari konsep-konsepnya tentang pendidikan Islam.
Karena penelitian ini mengkaji pemikiran tokoh, maka pendekatan historis dimaksudkan untuk mengkaji, mengungkap biografi al-Faruqi, karya-karyanya, serta perkembangan corak pemikirannya dari kacamata kesejarahan: yakni dilihat dari kondisi sosial politik dan lainnya pada masa itu.
Jenis penelitian ini adalah “library research”, maka datanya diperoleh dari bahan-bahan pustaka, baik yang berupa sumber primer maupun sekunder.
Konsep pendidikan al-Faruqi dibangun di atas landasan filosofis yang kuat dan merupakan gagasan dasarnya.
Gagasan-gagasannya itu bertolak dari konsepsinya tentang tauhid yang berpengaruh terhadap hakekat manusia, ilmu pengetahuan dan kebenaran.
Pada hakekatnya manusia adalah makhluk paling mulia, khalifah di bumi, pemegang amanat ilahi.
Untuk mendukung tugas manusia, Allah memberikan manusia potensi berupa potensi jasmani dan potensi ruhani yang meliputi fitrah, akal dan ruh.
Potensi manusia ini dipergunakan untuk mencari ilmu pengetahuan dengan bertitik tolak pada kesatuan pengetahuan dan kebenaran yang bersumber pada Tuhan.
ilmu pengetahuan, Menurut al-Faruqi, dikonstruk untuk mengakui dan mengenal Tuhan, bukan untuk kebutuhan praksis semata.
Dalam kerangka ini, al-Faruqi menolak adanya dikotomi dalam ilmu pengetahuan.
Tujuan mencari ilmu pengetahuan adalah untuk mencari kebenaran tunggal, dan oleh karena itu harus didasarkan pada keyakinan.
Kritiknya terhadap krisis ilmu pengetahuan modern, dengan mengusulkan islamisasi ilmu pengetahuan, merupakan konsekuensi logis dari gagasan-gagasan sebelumnya.
Gagasan-gagasan dasar al-Faruqi tentang hakekat manusia, ilmu pengetahuan dan kebenaran sedikit banyak berpengaruh juga terhadap konsepnya tentang pengertian pendidikan Islam, tujuan pendidikan Islam, anak didik, dan kurikulum pendidikan Islam.

Related Results

Ismail Raji Al-Faruqi's Ecotheology: The Concept of Environmental Sustainability Faith-Based
Ismail Raji Al-Faruqi's Ecotheology: The Concept of Environmental Sustainability Faith-Based
<p>This article explains an ecotheological view from Ismail Raji Al-Faruqi in overcoming the problem of environmental damage. This research uses literature or document study ...
Dakwah Islam Kontemporer Kajian Pemikiran Ismail Raji Al-Faruqi
Dakwah Islam Kontemporer Kajian Pemikiran Ismail Raji Al-Faruqi
This study aims to exlpore the concept of da'wah, the essence of da'wah, the nature of da'wah used by al-Fârûqî in the Muslim world community and non-Muslims, which is expected to ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., &amp; Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Konsep Teologi Pendidikan Islam Perspektif Ismail Raji Al-Faruqi
Konsep Teologi Pendidikan Islam Perspektif Ismail Raji Al-Faruqi
Science and education are an integration that cannot be separated, because knowledge has an impact on the world of education. The concept of education in Islam must continue to inv...
Konsep Islamisasi Ilmu Pengetahuan Menurut Ismail Raji Al Faruqi Dan Ziauddin Sardar
Konsep Islamisasi Ilmu Pengetahuan Menurut Ismail Raji Al Faruqi Dan Ziauddin Sardar
Penelitian ini bertujuan untuk mendalami konsep Islamisasi ilmu pengetahuan menurut perspektif Ismail Raji al-Faruqi dan Ziauddin Sardar, dalam upayanya untuk menerapkan Islamisasi...
Pemikiran Politik Ismail Raji Al-Faruqi di dalam Karya Islamisasi Ilmu dan Tawhid
Pemikiran Politik Ismail Raji Al-Faruqi di dalam Karya Islamisasi Ilmu dan Tawhid
As a scholar of Islam, Ismail Raji Al-Faruqi has made great contributions especially in the field of philosophy, theology, education, and thought. Provided with a vast knowledge of...
Analisis Hermeneutik Terhadap Gagasan English Islami Dalam Pemikiran Ismail R. Al-Faruqi
Analisis Hermeneutik Terhadap Gagasan English Islami Dalam Pemikiran Ismail R. Al-Faruqi
Artikel ini membahas analisis hermeneutik terhadap gagasan English Islami dalam pemikiran Ismail R. al-Faruqi, seorang filsuf Muslim terkemuka yang menaruh perhatian besar pada isu...
PERSPEKTIF PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM INTERNASIONAL ISMAIL RAJI AL FARUQI
PERSPEKTIF PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM INTERNASIONAL ISMAIL RAJI AL FARUQI
Penelitian ini dilatarbelakangi mengenai gagasan Islamisasi ilmu pengetahuan, maka tidak bisa dipisahkan dari sejarah Islam itu sendiri. Jika dirunut ke belakang, sesungguhnya kons...

Back to Top