Javascript must be enabled to continue!
PREDIKSI GEOSTATISTIK AREA KECIL PADA DATA SURVEI BERBASIS BLOK SENSUS
View through CrossRef
Metode Small Area Estimation (SAE) memiliki dua pendekatan, yaitu SAE berbasis desain survei dan SAE berbasiskan model. SAE berbasiskan model memiliki dua pendekatan, yaitu statistik dan geostatistik. Tujuan penelitian ini adalah melakukan prediksi rata-rata lama sekolah tingkat nagari di Kabupaten Padang Pariaman menggunakan metode geostatistik. Metode geostatistik yang digunakan adalah adalah Stable Ordinary Kriging, Ordinary Circular Ordinary Kriging, Spherical Ordinary Kriging, Exponential Ordinary Kriging dan Gaussian Ordinary Kriging. Perbandingan hasil prediksi kelima metode tersebut terhadap data rata-rata lama sekolah menunjukkan bahwa Exponential Ordinary Kriging adalah metode terbaik dalam melakukan prediksi. Hasil prediksi menggunakan Exponential Ordinary Kriging diperoleh banyaknya nagari yang rata-rata lama sekolahnya kurang dari 6,0 tahun adalah sebanyak 4 nagari, rata-rata lama sekolah antara 6,0-7,0 tahun sebanyak 26 nagari, rata-rata lama sekolah antara 7,0-8,0 tahun sebanyak 31 nagari, rata-rata lama sekolah antara 8,0-9,0 tahun sebanyak 34 nagari, rata-rata lama sekolah antara 9,0-10,0 tahun sebanyak 5 nagari dan rata-rata lama sekolah lebih dari 10,0 tahun sebanyak 3 nagari.
Title: PREDIKSI GEOSTATISTIK AREA KECIL PADA DATA SURVEI BERBASIS BLOK SENSUS
Description:
Metode Small Area Estimation (SAE) memiliki dua pendekatan, yaitu SAE berbasis desain survei dan SAE berbasiskan model.
SAE berbasiskan model memiliki dua pendekatan, yaitu statistik dan geostatistik.
Tujuan penelitian ini adalah melakukan prediksi rata-rata lama sekolah tingkat nagari di Kabupaten Padang Pariaman menggunakan metode geostatistik.
Metode geostatistik yang digunakan adalah adalah Stable Ordinary Kriging, Ordinary Circular Ordinary Kriging, Spherical Ordinary Kriging, Exponential Ordinary Kriging dan Gaussian Ordinary Kriging.
Perbandingan hasil prediksi kelima metode tersebut terhadap data rata-rata lama sekolah menunjukkan bahwa Exponential Ordinary Kriging adalah metode terbaik dalam melakukan prediksi.
Hasil prediksi menggunakan Exponential Ordinary Kriging diperoleh banyaknya nagari yang rata-rata lama sekolahnya kurang dari 6,0 tahun adalah sebanyak 4 nagari, rata-rata lama sekolah antara 6,0-7,0 tahun sebanyak 26 nagari, rata-rata lama sekolah antara 7,0-8,0 tahun sebanyak 31 nagari, rata-rata lama sekolah antara 8,0-9,0 tahun sebanyak 34 nagari, rata-rata lama sekolah antara 9,0-10,0 tahun sebanyak 5 nagari dan rata-rata lama sekolah lebih dari 10,0 tahun sebanyak 3 nagari.
Related Results
Geostatistics Application On Uranium Resources Classification: Case Study of Rabau Hulu Sector, Kalan, West Kalimantan
Geostatistics Application On Uranium Resources Classification: Case Study of Rabau Hulu Sector, Kalan, West Kalimantan
ABSTRACT In resources estimation, geostatistics methods have been widely used with the benefit of additional attribute tools to classify resources category. However, inverse distan...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Blok Supraclavicular pada Tindakan Amputasi Setinggi Humerus Dextra pada Pasien CKD Grade 5
Blok Supraclavicular pada Tindakan Amputasi Setinggi Humerus Dextra pada Pasien CKD Grade 5
Anestesi regional memiliki berbagai macam teknik penggunaan salah satu teknik yang digunakan yaitu blok supraclavicula. Kami melaporkan seorang pasien perempuan, 60 tahun, didiagno...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Studi Penentuan Getaran Peledakan Menggunakan Maximum Instantaneous Charge Per Delay di PT Lotus Sg Lestari
Studi Penentuan Getaran Peledakan Menggunakan Maximum Instantaneous Charge Per Delay di PT Lotus Sg Lestari
Penentuan PPV prediksi dalam kegiatan peledakan menggunakan jumlah bahan peledak maksimum per peledakan yang menyebabkan jumlah data prediksi PPV yang dihasilkan tidak cukup untuk ...
Sensus Fideli-whom?: Retrieving Insights from Johann Adam Möhler
Sensus Fideli-whom?: Retrieving Insights from Johann Adam Möhler
While Johann Adam Möhler’s work is mentioned in histories of the concept of the sensus fidei, the mention is brief and often suggests that Möhler is too vague to offer a substantiv...
MODAL SOSIAL DALAM STRATEGI INDUSTRI KECIL
MODAL SOSIAL DALAM STRATEGI INDUSTRI KECIL
Dewasa ini banyak bermunculan sektor perindustrian baik dalam lingkup industri kecil maupun industri rumah tangga, mulai dari industri pangan maupun industri kreatif. Industri keci...

