Javascript must be enabled to continue!
GAMBARAN KEPERCAYAAN DIRI PENDERITA SKOLIOSIS DENGAN PENGGUNAAN SCOLIOSIS BRACE
View through CrossRef
ABSTRAK : Masa puber pada remaja perempuan akan banyak mengalami berbagai perubahan pada dirinya, baik fisik maupun psikologis. Perubahan-perubahan yang terjadi berakibat pada sikap dan perilaku remaja salah satu akibat hilangnya kepercayaan diri. Anak remaja yang awalnya sangat yakin pada diri sendiri, menjadi kurang percaya diri dan takut pada kegagalan karena perubahan fisik yang menonjol dan tidak dapat membebaskan diri dari tekanan yang dihadapainya. Tujuannya adalah mengembalikan pada kontur normal dan menyeleraskan tulang belakang kemudian membuat perasaan kepercayaan diri penderita kembali timbul. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian yang dilakukan dengan studi kasus yang bersifat instrinsik, yaitu kasus yang yang diambil merupakan kasus yang menarik untuk diteliti. Pendekatan penelitian adalah murni kualitatif dengan menggunakan metode-metode kontak langsung, yakni wawancara. Penelitian ini terfokus pada gambaran kepercaaa diri pasien dengan menggunakan skoliosis. Hasil dari pengukuran dengan skoliosis dapat diliat dari batang asimetri derajat yang tertera pada cob angle. Dari hasil observasi penggunaan skoliosis brace dapat diliat bawasannya pasien memiliki rasa percaya diri yang menurun dikarenakan tekanan yang ada pada alat skoliosis brace dan bunyi yang dihasilkan oleh alat tersebut.
Kata kunci : Kepercayan diri, Skoliosis, Skoliosis Brace
Title: GAMBARAN KEPERCAYAAN DIRI PENDERITA SKOLIOSIS DENGAN PENGGUNAAN SCOLIOSIS BRACE
Description:
ABSTRAK : Masa puber pada remaja perempuan akan banyak mengalami berbagai perubahan pada dirinya, baik fisik maupun psikologis.
Perubahan-perubahan yang terjadi berakibat pada sikap dan perilaku remaja salah satu akibat hilangnya kepercayaan diri.
Anak remaja yang awalnya sangat yakin pada diri sendiri, menjadi kurang percaya diri dan takut pada kegagalan karena perubahan fisik yang menonjol dan tidak dapat membebaskan diri dari tekanan yang dihadapainya.
Tujuannya adalah mengembalikan pada kontur normal dan menyeleraskan tulang belakang kemudian membuat perasaan kepercayaan diri penderita kembali timbul.
Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian yang dilakukan dengan studi kasus yang bersifat instrinsik, yaitu kasus yang yang diambil merupakan kasus yang menarik untuk diteliti.
Pendekatan penelitian adalah murni kualitatif dengan menggunakan metode-metode kontak langsung, yakni wawancara.
Penelitian ini terfokus pada gambaran kepercaaa diri pasien dengan menggunakan skoliosis.
Hasil dari pengukuran dengan skoliosis dapat diliat dari batang asimetri derajat yang tertera pada cob angle.
Dari hasil observasi penggunaan skoliosis brace dapat diliat bawasannya pasien memiliki rasa percaya diri yang menurun dikarenakan tekanan yang ada pada alat skoliosis brace dan bunyi yang dihasilkan oleh alat tersebut.
Kata kunci : Kepercayan diri, Skoliosis, Skoliosis Brace.
Related Results
Alternate In-Brace and Out-of-Brace Radiographs Are Recommended to Assess Brace Fitting and Curve Progression With Adolescent Idiopathic Scoliosis Follow-Up
Alternate In-Brace and Out-of-Brace Radiographs Are Recommended to Assess Brace Fitting and Curve Progression With Adolescent Idiopathic Scoliosis Follow-Up
Study Design:
Retrospective cohort study.
Objective:
To determine the prevalence o...
REHABILITASI MEDIK PADA SKOLIOSIS
REHABILITASI MEDIK PADA SKOLIOSIS
Abstract: Scoliosis is one of the spine deformities in which a person’s spine is bend laterally associated with or without a rotation of the vertebrae. There are several variations...
Smart Brace versus Standard Rigid Brace for the Treatment of Scoliosis: A Pilot Study
Smart Brace versus Standard Rigid Brace for the Treatment of Scoliosis: A Pilot Study
The outcomes of brace treatment for scoliosis depend on how the brace is used. Simply prescribing a brace does not mean it will be worn properly. A smart brace has been developed t...
Optimizing Bracing Strategies for Idiopathic Scoliosis: Classification, Prediction and Monitoring
Optimizing Bracing Strategies for Idiopathic Scoliosis: Classification, Prediction and Monitoring
Summary
Scoliosis is a complex disease; it develops three-dimensionally, often in adolescent girls that have
previously developed in an absolutely normal manner. A variety of facto...
Predicting final results of brace treatment of adolescents with idiopathic scoliosis: first out-of-brace radiograph is better than in-brace radiograph—SOSORT 2020 award winner
Predicting final results of brace treatment of adolescents with idiopathic scoliosis: first out-of-brace radiograph is better than in-brace radiograph—SOSORT 2020 award winner
Abstract
Purpose
In-brace radiograph of adolescents with idiopathic scoliosis (AIS) has been shown to reflect brace efficacy and the possibility of ...
PERANCANGAN INFOGRAFIS KESEHATAN MENTAL BAGI PENYANDANG SKOLIOSIS MENGGUNAKAN ACUAN SKEMA WARNA BIVARIATE MAP
PERANCANGAN INFOGRAFIS KESEHATAN MENTAL BAGI PENYANDANG SKOLIOSIS MENGGUNAKAN ACUAN SKEMA WARNA BIVARIATE MAP
Kesehatan fisik dan mental merupakan suatu hal yang tidak bisa dipisahkan. Kecenderungan seseorang memiliki kelainan fisik akan berimbas pada persepsi diri seseorang dimana perseps...
Vertebral refracture after percutaneous vertebroplasty for osteoporotic vertebral compression fractures with and without brace wearing: A retrospective study of 300 patients
Vertebral refracture after percutaneous vertebroplasty for osteoporotic vertebral compression fractures with and without brace wearing: A retrospective study of 300 patients
BackgroundThe aim of the study was to examine the clinical incidence rate of vertebral body fractures after percutaneous vertebroplasty (PVP) with and without brace wearing and pro...
Development of Intelligent Nighttime Brace with Smart Padding to Treat Adolescent Idiopathic Scoliosis
Development of Intelligent Nighttime Brace with Smart Padding to Treat Adolescent Idiopathic Scoliosis
Adolescent idiopathic scoliosis (AIS) is a three-dimensional spinal deformity affecting children aged 10 to 16, with up to 4 in 100 adolescents potentially having this condition. A...

