Javascript must be enabled to continue!
Penerapan Model Generalized Space Time Autoregressive (GSTAR) pada Data Inflasi Beberapa Kota
View through CrossRef
Model yang umum digunakan untuk data space time adalah model Vector autoregressive (VAR), Space Time Autoregressive (STAR), dan Generalized Space Time Autoregressive (GSTAR). Untuk lokasi yang memiliki karakteristik yang berbeda (heterogen), model GSTAR lebih baik digunakan dibandingkan model STAR. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan model GSTAR pada data time series dari tiga lokasi berbeda. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data inflasi Palembang, Bandar Lampung, dan DKI Jakarta bulan Januari 2012 hingga Juni 2019. Bobot Lokasi yang digunakan adalah bobot lokasi invers jarak dan bobot lokasi normalisasi korelasi silang. Pada penelitian ini pendugaan parameter dilakukan dengan metode Generalized Least Square (GLS). Dari hasil analisis diperoleh model yang terbaik adalah model GSTAR(11) dengan bobot lokasi invers jarak karena memiliki rata-rata RMSE terkecil yaitu 0.467767.
The models commonly used for space time data are the Vector autoregressive (VAR), Space Time Autoregressive (STAR), and Generalized Space Time Autoregressive (GSTAR) models. For locations that have different (heterogeneous) characteristics, the GSTAR model is better to use than the STAR model. The aim of this research is to apply the GSTAR model to time series data from three different locations. The data used in this research is inflation data from Palembang, Bandar Lampung, and DKI Jakarta from January 2012 to June 2019. The location weights used are distance inverse location weights and cross-correlation normalized location weights. In this research, parameter estimation was carried out using the Generalized Least Square (GLS) method. From the analysis results, it was found that the best model was the GSTAR(11) model with inverse distance location weights because it had the smallest average RMSE, namely 0.467767.
Muhammadiyah Metro University
Title: Penerapan Model Generalized Space Time Autoregressive (GSTAR) pada Data Inflasi Beberapa Kota
Description:
Model yang umum digunakan untuk data space time adalah model Vector autoregressive (VAR), Space Time Autoregressive (STAR), dan Generalized Space Time Autoregressive (GSTAR).
Untuk lokasi yang memiliki karakteristik yang berbeda (heterogen), model GSTAR lebih baik digunakan dibandingkan model STAR.
Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan model GSTAR pada data time series dari tiga lokasi berbeda.
Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data inflasi Palembang, Bandar Lampung, dan DKI Jakarta bulan Januari 2012 hingga Juni 2019.
Bobot Lokasi yang digunakan adalah bobot lokasi invers jarak dan bobot lokasi normalisasi korelasi silang.
Pada penelitian ini pendugaan parameter dilakukan dengan metode Generalized Least Square (GLS).
Dari hasil analisis diperoleh model yang terbaik adalah model GSTAR(11) dengan bobot lokasi invers jarak karena memiliki rata-rata RMSE terkecil yaitu 0.
467767.
The models commonly used for space time data are the Vector autoregressive (VAR), Space Time Autoregressive (STAR), and Generalized Space Time Autoregressive (GSTAR) models.
For locations that have different (heterogeneous) characteristics, the GSTAR model is better to use than the STAR model.
The aim of this research is to apply the GSTAR model to time series data from three different locations.
The data used in this research is inflation data from Palembang, Bandar Lampung, and DKI Jakarta from January 2012 to June 2019.
The location weights used are distance inverse location weights and cross-correlation normalized location weights.
In this research, parameter estimation was carried out using the Generalized Least Square (GLS) method.
From the analysis results, it was found that the best model was the GSTAR(11) model with inverse distance location weights because it had the smallest average RMSE, namely 0.
467767.
Related Results
Pemodelan Generalized Space Time Autoregressive untuk Meramalkan Indeks Harga Konsumen
Pemodelan Generalized Space Time Autoregressive untuk Meramalkan Indeks Harga Konsumen
Abstract. Inflation is an economic problem that often arises in Indonesia. Inflation is a continuous increase in the price of goods and services which can cause a decrease in the v...
Pemodelan Generalized Space Time Autoregressive (GSTAR) pada Kasus Stunting di Sulawesi Barat
Pemodelan Generalized Space Time Autoregressive (GSTAR) pada Kasus Stunting di Sulawesi Barat
Stunting erat kaitannya dengan masalah pertumbuhan anak. Masalah kesehatan berupa kurangnya asupan gizi secara kronis untuk waktu yang cukup lama menjadi penyebab stunting, hal ini...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis Stabilitas Fiat Money dalam Inflasi dampaknya bagi pertumbuhan Ekonomi Kota Bandung
Analisis Stabilitas Fiat Money dalam Inflasi dampaknya bagi pertumbuhan Ekonomi Kota Bandung
Abstrak . Fluktuasi nilai tukar sangat mempengaruhi daya beli barang dan jasa. Keterkaitan antara nilai tukar dan inflasi akan lebih terlihat saat menggunakan uang fiat. Penggunaan...
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT INFLASI DI INDONESIA
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT INFLASI DI INDONESIA
Tesis ini menganalisa pengaruh tingkat suku bunga SBI, jumlah uang beredar, nilai tukar rupiah, pertumbuhan ekonomi, produk domestik bruto (PDB) dan pengeluaran pemerintah terhadap...
Penerapan Autoregressive Integrated Moving Average untuk Prediksi Inflasi Kabupaten Jember
Penerapan Autoregressive Integrated Moving Average untuk Prediksi Inflasi Kabupaten Jember
Abstract. Inflation is an economic phenomenon that causes a general and sustained increase in the prices of goods and services. One of the factors influencing inflation is the amou...
STRATEGI KEBIJAKAN MONETER TERHADAP INFLASI DI INDONESIA
STRATEGI KEBIJAKAN MONETER TERHADAP INFLASI DI INDONESIA
Latar Belakang : Penelitian ini membahas tentang Strategi kebijakan moneter merupakan bagian dari kebijakan makro, Tujuannya adalah untuk mengendalikan stabilitas nilai mata uang....

