Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL MENGGUNAKAN METODE NASA-TLX DAN RSME PADA DEPARTEMEN ADMINISTRASI DI PT. XYZ BALIKPAPAN
View through CrossRef
PT. XYZ cabang Balikpapan merupakan perusahaan yang melakukan kegiatan bisnis berupa perdagangan dan mendistribusikan alat-alat berat dan kendaraan kepada customers yang berada di wilayah Kalimantan dan Sulawesi. Setiap tahun target dalam perdagangan dan mendistribusikan alat-alat berat terus meningkat sekitar 9%-18%. Tingginya target yang diminta berpengaruh terhadap beban kerja di Departemen Administrasi. Untuk mengetahui besarnya beban kerja mental yang dirasakan pada karyawan di Departemen Administrasi, dilakukan penelitian dengan menerapkan metode NASA-TLX dan RSME. Pada hasil penelitian didapatkan dengan metode NASA-TLX Karyawan 2 memiliki skor tertinggi sebesar 76,67. Sedangkan, pada metode RSME karyawan 8 memiliki skor tertinggi sebesar 80. Terdapat perbedaan karyawan yang memiliki skor tertinggi pada metode NASA-TLX dan RSME. Hal tersebut dikarenakan indikator yang digunakan pada kedua metode tersebut memiliki perbedaan. Indikator yang memiliki persentase paling tinggi dengan metode NASA-TLX yaitu indikator Performance (P) dengan persentase sebesar 19,64%. Sedangkan dengan metode RSME yaitu indikator Performansi Kerja (PK) dengan persentase sebesar 18,36%. Diharapkan perusahaan dapat menerapkan rekomendasi yang telah diberikan agar mengurangi beban kerja mental karyawan pada Departemen Administrasi yaitu menambah karyawan AR Officer dan ADM PDC karena kedua karyawan tersebut memiliki beban kerja mental yang paling tinggi, membuat schedule sebelum melaksanakan meeting, menyediakan fasilitas kerja tambahan seperti komputer/PC,AC baru, dan printer.
Title: ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL MENGGUNAKAN METODE NASA-TLX DAN RSME PADA DEPARTEMEN ADMINISTRASI DI PT. XYZ BALIKPAPAN
Description:
PT.
XYZ cabang Balikpapan merupakan perusahaan yang melakukan kegiatan bisnis berupa perdagangan dan mendistribusikan alat-alat berat dan kendaraan kepada customers yang berada di wilayah Kalimantan dan Sulawesi.
Setiap tahun target dalam perdagangan dan mendistribusikan alat-alat berat terus meningkat sekitar 9%-18%.
Tingginya target yang diminta berpengaruh terhadap beban kerja di Departemen Administrasi.
Untuk mengetahui besarnya beban kerja mental yang dirasakan pada karyawan di Departemen Administrasi, dilakukan penelitian dengan menerapkan metode NASA-TLX dan RSME.
Pada hasil penelitian didapatkan dengan metode NASA-TLX Karyawan 2 memiliki skor tertinggi sebesar 76,67.
Sedangkan, pada metode RSME karyawan 8 memiliki skor tertinggi sebesar 80.
Terdapat perbedaan karyawan yang memiliki skor tertinggi pada metode NASA-TLX dan RSME.
Hal tersebut dikarenakan indikator yang digunakan pada kedua metode tersebut memiliki perbedaan.
Indikator yang memiliki persentase paling tinggi dengan metode NASA-TLX yaitu indikator Performance (P) dengan persentase sebesar 19,64%.
Sedangkan dengan metode RSME yaitu indikator Performansi Kerja (PK) dengan persentase sebesar 18,36%.
Diharapkan perusahaan dapat menerapkan rekomendasi yang telah diberikan agar mengurangi beban kerja mental karyawan pada Departemen Administrasi yaitu menambah karyawan AR Officer dan ADM PDC karena kedua karyawan tersebut memiliki beban kerja mental yang paling tinggi, membuat schedule sebelum melaksanakan meeting, menyediakan fasilitas kerja tambahan seperti komputer/PC,AC baru, dan printer.
.
Related Results
Abstract 2452: Deorphanizing TLX: Implications for treatment of glioblastomas
Abstract 2452: Deorphanizing TLX: Implications for treatment of glioblastomas
Abstract
Nuclear receptors (NRs) are important ligand-dependent transcriptional factors. Presently, no natural or synthetic ligand has been identified for a large gr...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Pendampingan dan Analisis Beban Kerja Mental Karyawan UMKM Tahu AB Padang Menggunakan Metode NASA-TLX sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas
Pendampingan dan Analisis Beban Kerja Mental Karyawan UMKM Tahu AB Padang Menggunakan Metode NASA-TLX sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis tingkat beban kerja mental pada karyawan UMKM Tahu AB Padang menggunakan metode NASA Task Load Index (NASA-TL...
MINIMASI BEBAN KERJA MENTAL OPERATOR MESIN LAS PADA PROSESS PEMBUATAN PIG SIGNAL DI PT. FARREL INTERNUSA
MINIMASI BEBAN KERJA MENTAL OPERATOR MESIN LAS PADA PROSESS PEMBUATAN PIG SIGNAL DI PT. FARREL INTERNUSA
Beban kerja merupakan kegiatan yang harus dikerjakan atau diselesaikan oleh seorang pekerja dalam jangka waktu tertentu. Produksi pig signal adalah objek pada penelitian ini, karen...
Beban Kerja dan Kelelahan Kerja pada Pekerja Tatalaksana di Unisba
Beban Kerja dan Kelelahan Kerja pada Pekerja Tatalaksana di Unisba
Abstract. The workload is something that arises from the interaction between the needs of the work environment that is used as a workplace, and the skills and perceptions of worker...
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Turnover Intention Perawat
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Turnover Intention Perawat
Salah satu masalah yang berpengaruh dengan tenaga kerja dalam suatu organisasi adalah tingkat turnover yang tinggi. Data turnover perawat Rumah Sakit Permata Depok yang diperoleh a...
PENGUKURAN BEBAN KERJA KARYAWAN MENGGUNAKAN METODE NASA-TLX DAN CVL PADA KARYAWAN PT. NIGIL NAL
PENGUKURAN BEBAN KERJA KARYAWAN MENGGUNAKAN METODE NASA-TLX DAN CVL PADA KARYAWAN PT. NIGIL NAL
PT. Nigil Nal adalah perusahaan yang beroperasi dibagian environmental khususnya penanaman tanaman tumbuhan di area lingkungan Tembagapura Papua dan di tambang PT. Freeport Indones...

