Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MEMAHAMI KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF PADA ATLET ATLETIK NOMOR LARI 10.000 METER PON JATENG

View through CrossRef
Atlet merupakan olahragawan baik laki-laki dan perempuan yang melatih kemampuan secara khusus untuk bersaing dalam pertandingan. Menjadi seorang atlet tentunya mengalami hambatan. Hambatan yang dialami dapat mempengaruhi kesejahteraan atau subjective well-being pada atlet. Subjective well-being merupakan suatu penilaian individu secara kognitif dan afektif pada kehidupan yang dijalani oleh individu itu sendiri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran subjective well-being pada atlet atletik nomor lari 10.000 m PON (Pekan Olahraga Nasional) Jateng. Subjek dalam penelitian ini berjumlah tiga orang atlet dengan karakteristik  yang telah ditetapkan. Karakteristik subjek dalam penelitian ini seorang atlet atletik nomor lari 10.000 m PON Jateng. Pencarian subjek menggunakan snowball sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Interpretative phenomenological analysis (IPA), dengan menggunakan wawancara semi terstruktur. Hasil yang didapatkan dari penelitian yaitu dua dari ketiga subjek sudah mencapai kondisi subjective well-being yang diinginkan. Hal ini dipengaruhi oleh kehidupan yang lebih baik, berkurangnya konflik pada keluarga, memiliki kemampuan dalam meregulasi emosi dan bersyukur dengan kehidupan yang dimiliki. Disisi lain, satu subjek belum bisa mencapai subjective well-being yang diinginkan, karena faktor keterlambatan uang saku yang diterima. Subjective well-being yang dimiliki ketiga subjek tidak terlepas dari faktor keuangan, relasi dengan orang lain yang baik, regulasi emosi, dan bersyukur. 
Institute of Research and Community Services Diponegoro University (LPPM UNDIP)
Title: MEMAHAMI KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF PADA ATLET ATLETIK NOMOR LARI 10.000 METER PON JATENG
Description:
Atlet merupakan olahragawan baik laki-laki dan perempuan yang melatih kemampuan secara khusus untuk bersaing dalam pertandingan.
Menjadi seorang atlet tentunya mengalami hambatan.
Hambatan yang dialami dapat mempengaruhi kesejahteraan atau subjective well-being pada atlet.
Subjective well-being merupakan suatu penilaian individu secara kognitif dan afektif pada kehidupan yang dijalani oleh individu itu sendiri.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran subjective well-being pada atlet atletik nomor lari 10.
000 m PON (Pekan Olahraga Nasional) Jateng.
Subjek dalam penelitian ini berjumlah tiga orang atlet dengan karakteristik  yang telah ditetapkan.
Karakteristik subjek dalam penelitian ini seorang atlet atletik nomor lari 10.
000 m PON Jateng.
Pencarian subjek menggunakan snowball sampling.
Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Interpretative phenomenological analysis (IPA), dengan menggunakan wawancara semi terstruktur.
Hasil yang didapatkan dari penelitian yaitu dua dari ketiga subjek sudah mencapai kondisi subjective well-being yang diinginkan.
Hal ini dipengaruhi oleh kehidupan yang lebih baik, berkurangnya konflik pada keluarga, memiliki kemampuan dalam meregulasi emosi dan bersyukur dengan kehidupan yang dimiliki.
Disisi lain, satu subjek belum bisa mencapai subjective well-being yang diinginkan, karena faktor keterlambatan uang saku yang diterima.
Subjective well-being yang dimiliki ketiga subjek tidak terlepas dari faktor keuangan, relasi dengan orang lain yang baik, regulasi emosi, dan bersyukur.
 .

Related Results

Hubungan Pemahaman Teknik Lari Dengan Kecepatan Lari 100 Meter Atlet Lari Putri
Hubungan Pemahaman Teknik Lari Dengan Kecepatan Lari 100 Meter Atlet Lari Putri
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pemahaman teknik lari dan kecepatan lari 100 meter pada atlet lari putri Kota Padang. Lari 100 meter merupakan nomor spr...
ANALISIS ENDURANCE TERHADAP ATLET ATLETIK DALAM LARI HALANG RINTANG 3000 METER PADA KOMUNITAS ATLET LARI KAMPAR
ANALISIS ENDURANCE TERHADAP ATLET ATLETIK DALAM LARI HALANG RINTANG 3000 METER PADA KOMUNITAS ATLET LARI KAMPAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara endurance terhadap kemampuan atlet atletik dalam lari halang rintang 3000 meter pada komunitas atlet lari Kampar. Peneliti...
Pengaruh Latihan Interval Lari 30 Meter Terhadap Kemampuan Lari 100 Meter Pada Siswa Ekstrakurikuler SMP Negeri 1 Woja
Pengaruh Latihan Interval Lari 30 Meter Terhadap Kemampuan Lari 100 Meter Pada Siswa Ekstrakurikuler SMP Negeri 1 Woja
Penelitian ini merupakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Sehubungan dengan penelitian ini bahwa apakah ada pengaruh latihan interval lari 30 meter terhadap kemampu...
PROFIL KONDISI FISIK, TEKNIK, DAN PSIKIS ATLET SEPAK TAKRAW
PROFIL KONDISI FISIK, TEKNIK, DAN PSIKIS ATLET SEPAK TAKRAW
Dalam suatu mencapaian untuk prestasi yang tinggi didalam olahraga sangat dibutuhkan persiapan terpadu dan berkesinambungan antara unsur-unsur fisik, teknik, dan psikis. Disisi lai...
PROFIL KONDISI FISIK ATLET PENCAK SILAT DI PSHT RAYON KEMBANGAN KABUPATEN MAGELANG
PROFIL KONDISI FISIK ATLET PENCAK SILAT DI PSHT RAYON KEMBANGAN KABUPATEN MAGELANG
Pencak Silat is a product of Indonesian society and part of the people's culture. therefore the culture produced is the culture of society. Community culture is a culture of mutual...
Pengaruh Metode Latihan Drill Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Forehand Dan Backhand Drive Tenis Lapangan
Pengaruh Metode Latihan Drill Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Forehand Dan Backhand Drive Tenis Lapangan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) perbedaan pukulan forehand dan backhand     drive antara atlet tenis lapangan yang mendapatkan pelatihan dengan metode latihan drill...
Observasi Kondisi Fisik Atlet Sepak Bola Klub Angkasa FC
Observasi Kondisi Fisik Atlet Sepak Bola Klub Angkasa FC
Kondisi fisik yang optimal merupakan faktor krusial bagi kesuksesan atlet dalam berbagai cabang olahraga. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 12 Juli 2024 di lapangan sepak bola Wa...

Back to Top