Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pelaksanaan Pendidikan Kewirausahaan di Pendidikan Tinggi

View through CrossRef
The aims of this study is to analyze the implementation of entrepreneurship education in higher education, in relation to the competencies of graduates as expected by labour market and other supporting competencies. Problems related to entrepreneurship education, among others include: 1) preparation and implementation of entrepreneurship education program as well as the role of a new unit responsible to manage the program is not optimal; 2) provision of facilities and infrastructure for entrepreneurial implementation is still limited (means and infrastructure, partners, funding and competent lecturers in the subject of entrepreneurial skills). The assessment results showed that: 1) implementation of entrepreneurship education in various higher education institutios is not yet optimal, partly due to the failure of entrepreneurialmanagement unit in optimizing its role and function; 2) competency of higher education graduates has not fully meet the expectations of the labour market, as they are expected to have academic competency, thinking skills, management skills and communication skills. In addition, graduates are not equipped with adequate live skills, ability to adapt and socialize with the working environment and life-long education.ABSTRAK Tujuan kajian ini dimaksudkan untuk menganalisis pelaksanaan pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi, kaitannya dengan kompetensi lulusan yang diharapkan oleh dunia kerja dan kompetensi pendukung lainnya. Permasalahan yang berkaitan dengan pendidikan kewirausahaan antara lain: 1) persiapan dan pelaksanaan program kewirausahaan dan peran unit baru yang berfungsi dan bertugas sebagai pengelola program kewirausahaan belum optimal; 2) penyediaan sarana dan prasarana penyelenggaraan kewirausahaan yang masih terbatas (sarana dan prasarana, mitra kerja, dana,dan tenaga dosen yang berkompetensi dalam memberi bekal keterampilan kewirausahaan Hasil kajian menunjukkan bahwa: 1) pelaksanaan pendidikan kewirausahaan di berbagai perguruan tinggi belum dilaksanakan secara optimal, antara lain disebabkan oleh belum optimalnya peran dan fungsi unit pengelola kewirausahaan; 2) kompetensi lulusan perguruan tinggi masih belum sepenuhnya memenuhi harapan dunia kerja, di mana diharapkan para lulusan perguruan tinggi memiliki kompetensi akademik, keterampilan berpikir, keterampilan manajemen dan keterampilan berkomunikasi. Di samping itu, lulusan belum cukup dibekali dengan keterampilan hidup (live skill), kemampuan beradaptasi dan bersosialisasi dengan lingkungan kerja serta belajar sepanjang hayat (lifelong education).
Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan
Title: Pelaksanaan Pendidikan Kewirausahaan di Pendidikan Tinggi
Description:
The aims of this study is to analyze the implementation of entrepreneurship education in higher education, in relation to the competencies of graduates as expected by labour market and other supporting competencies.
Problems related to entrepreneurship education, among others include: 1) preparation and implementation of entrepreneurship education program as well as the role of a new unit responsible to manage the program is not optimal; 2) provision of facilities and infrastructure for entrepreneurial implementation is still limited (means and infrastructure, partners, funding and competent lecturers in the subject of entrepreneurial skills).
 The assessment results showed that: 1) implementation of entrepreneurship education in various higher education institutios is not yet optimal, partly due to the failure of entrepreneurialmanagement unit in optimizing its role and function; 2) competency of higher education graduates has not fully meet the expectations of the labour market, as they are expected to have academic competency, thinking skills, management skills and communication skills.
In addition, graduates are not equipped with adequate live skills, ability to adapt and socialize with the working environment and life-long education.
ABSTRAK Tujuan kajian ini dimaksudkan untuk menganalisis pelaksanaan pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi, kaitannya dengan kompetensi lulusan yang diharapkan oleh dunia kerja dan kompetensi pendukung lainnya.
Permasalahan yang berkaitan dengan pendidikan kewirausahaan antara lain: 1) persiapan dan pelaksanaan program kewirausahaan dan peran unit baru yang berfungsi dan bertugas sebagai pengelola program kewirausahaan belum optimal; 2) penyediaan sarana dan prasarana penyelenggaraan kewirausahaan yang masih terbatas (sarana dan prasarana, mitra kerja, dana,dan tenaga dosen yang berkompetensi dalam memberi bekal keterampilan kewirausahaan Hasil kajian menunjukkan bahwa: 1) pelaksanaan pendidikan kewirausahaan di berbagai perguruan tinggi belum dilaksanakan secara optimal, antara lain disebabkan oleh belum optimalnya peran dan fungsi unit pengelola kewirausahaan; 2) kompetensi lulusan perguruan tinggi masih belum sepenuhnya memenuhi harapan dunia kerja, di mana diharapkan para lulusan perguruan tinggi memiliki kompetensi akademik, keterampilan berpikir, keterampilan manajemen dan keterampilan berkomunikasi.
Di samping itu, lulusan belum cukup dibekali dengan keterampilan hidup (live skill), kemampuan beradaptasi dan bersosialisasi dengan lingkungan kerja serta belajar sepanjang hayat (lifelong education).

Related Results

PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA, PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN, DAN JIWA KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA SISWA SMKN 1 KOTA JAMBI
PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA, PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN, DAN JIWA KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA SISWA SMKN 1 KOTA JAMBI
Provinsi Jambi pada tahun 2020 Pengangguran yang berasal dari tamatan SMK juga menjadi TPT yang tertinggi dibandingkan dengan Lulusan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menget...
Peran Pendidikan Kewirausahaan, Efikasi Diri, dan Sikap dalam Membentuk  Pola Pikir Mahasiswa
Peran Pendidikan Kewirausahaan, Efikasi Diri, dan Sikap dalam Membentuk  Pola Pikir Mahasiswa
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pendidikan kewirausahaan, efikasi diri, dan sikap kewirausahaan dalam membentuk pola pikir kewirausahaan mahasiswa. Premis utama penelit...
Ekosistem Pendidikan Kewirausahaan Di Perguruan Tinggi
Ekosistem Pendidikan Kewirausahaan Di Perguruan Tinggi
Artikel ini membahas pentingnya memperluas ekosistem pendidikan kewirausahaan dan peran perguruan tinggi dalam mempromosikan kewirausahaan serta inovasi. Studi ini bertujuan untuk ...
MANAJEMEN PEMBELAJARAN PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN
MANAJEMEN PEMBELAJARAN PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang Manajemen Pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan di SMA Negeri 2 Palangka Raya, pada aspek: a) perencanaan pembelaj...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
DINAMIKA PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN: PEMETAAN SISTEMATIS TERHADAP PENDIDIKAN, PENGAJARAN DAN PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN
DINAMIKA PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN: PEMETAAN SISTEMATIS TERHADAP PENDIDIKAN, PENGAJARAN DAN PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN
<p>Saat ini belum ada kesepakatan diantara para ahli pendidikan kewirausahaan (PK) tentang pendekatan terbaik dalam pembelajaran (BK) dan pengajaran (AK) kewirausahaan. Berda...
Pendidikan Kewirausahaan, Disrupsi Inovasi, dan Peluang Kewirausahaan pada Mahasiswa Universitas DR. Soetomo Surabaya
Pendidikan Kewirausahaan, Disrupsi Inovasi, dan Peluang Kewirausahaan pada Mahasiswa Universitas DR. Soetomo Surabaya
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik pendidikan kewirausahaan, disrupsi inovasi dan peluang kewirausahaan, serta menghasilkan model. Pendekatan kualitatif ...

Back to Top