Javascript must be enabled to continue!
Pemasaran Produk Kopi Guntur Di Desa Dano Melalui Komunikasi Digital
View through CrossRef
Abstract Tobacco and coffee are the main commodities produced in Dano Village. MSME actors in Dano Village produce Guntur Kopi, Coffee from Mount Guntur. In the midst of increasing demand for coffee in Indonesia and abroad, MSMEs are encouraged to develop Gunung Guntur coffee production as a regional superior product that should be promoted nationally. The problem faced by MSME actors is that the skills of MSME actors have not been maximized in introducing Guntur Kopi to the public. The purpose of this community service activity is to assist MSME actors in Dano Village in introducing the potential of Dano Village coffee products through digital marketing to the entire community so that they can preserve and be proud of the original local coffee products from Dano Village as well as provide an understanding of digital marketing strategies. The method used is to provide socialization about digital marketing and counseling on digital marketing techniques for Guntur Kopi. The results of this community service activity can help MSME actors in Dano Village in making good use of digital marketing to introduce their products to a wider scope and even hope to be able to export to foreign countries. Local government support is also needed to maintain and prosper coffee farmers so that they can continue to grow even bigger. Because this can also have an impact on Dano Village itself to become a productive village. Keywords: Dano village; guntur coffee; communication; digital communication. Abstrak Tembakau dan Kopi adalah komoditas utama yang dihasilkan di Desa Dano. Pelaku UMKM di Desa Dano memproduksi Guntur Kopi, Kopi dari Gunung Guntur. Ditengah permintaan akan kopi di Indonesia maupun mancanegara yang terus meningkat, para UMKM terpacu untuk mengembangkan produksi kopi Gunung Guntur sebagai produk unggulan daerah yang patut di angkat secara nasional. Permasalahan yang dihadapi oleh pelaku UMKM adalah belum maksimalnya keterampilan pelaku UMKM dalam memperkenalkan Guntur Kopi kepada masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah membantu para pelaku UMKM di Desa Dano dalam mengenalkan potensi dari produk kopi Desa Dano melalui pemasaran digital kepada seluruh masyarakat agar dapat melestarikan dan bangga terhadap produk kopi lokal asli dari Desa Dano juga memberikan pemahaman mengenai strategi pemasaran digital. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan sosialisasi mengenai pemasaran digital dan penyuluhan teknik pemasaran digital untuk Guntur Kopi. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat membantu pelaku UMKM di Desa Dano dalam memanfaatkan digital marketing dengan baik untuk memperkenalkan produknya ke ruang lingkup yang lebih luas bahkan diharapkan dapat tembus ekspor ke mancanegara. Dukungan pemerintah setempat juga diperlukan untuk mempertahankan dan mensejahterakan para petani kopi agar tetap berkembang bahkan lebih besar. Karena hal ini juga dapat berdampak bagi Desa Dano sendiri untuk menjadi Desa yang produktif. Kata-kata kunci: Desa dano; guntur kopi; pemasaran; pemasaran digital.
Title: Pemasaran Produk Kopi Guntur Di Desa Dano Melalui Komunikasi Digital
Description:
Abstract Tobacco and coffee are the main commodities produced in Dano Village.
MSME actors in Dano Village produce Guntur Kopi, Coffee from Mount Guntur.
In the midst of increasing demand for coffee in Indonesia and abroad, MSMEs are encouraged to develop Gunung Guntur coffee production as a regional superior product that should be promoted nationally.
The problem faced by MSME actors is that the skills of MSME actors have not been maximized in introducing Guntur Kopi to the public.
The purpose of this community service activity is to assist MSME actors in Dano Village in introducing the potential of Dano Village coffee products through digital marketing to the entire community so that they can preserve and be proud of the original local coffee products from Dano Village as well as provide an understanding of digital marketing strategies.
The method used is to provide socialization about digital marketing and counseling on digital marketing techniques for Guntur Kopi.
The results of this community service activity can help MSME actors in Dano Village in making good use of digital marketing to introduce their products to a wider scope and even hope to be able to export to foreign countries.
Local government support is also needed to maintain and prosper coffee farmers so that they can continue to grow even bigger.
Because this can also have an impact on Dano Village itself to become a productive village.
Keywords: Dano village; guntur coffee; communication; digital communication.
 Abstrak Tembakau dan Kopi adalah komoditas utama yang dihasilkan di Desa Dano.
Pelaku UMKM di Desa Dano memproduksi Guntur Kopi, Kopi dari Gunung Guntur.
Ditengah permintaan akan kopi di Indonesia maupun mancanegara yang terus meningkat, para UMKM terpacu untuk mengembangkan produksi kopi Gunung Guntur sebagai produk unggulan daerah yang patut di angkat secara nasional.
Permasalahan yang dihadapi oleh pelaku UMKM adalah belum maksimalnya keterampilan pelaku UMKM dalam memperkenalkan Guntur Kopi kepada masyarakat.
Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah membantu para pelaku UMKM di Desa Dano dalam mengenalkan potensi dari produk kopi Desa Dano melalui pemasaran digital kepada seluruh masyarakat agar dapat melestarikan dan bangga terhadap produk kopi lokal asli dari Desa Dano juga memberikan pemahaman mengenai strategi pemasaran digital.
Metode yang digunakan adalah dengan memberikan sosialisasi mengenai pemasaran digital dan penyuluhan teknik pemasaran digital untuk Guntur Kopi.
Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat membantu pelaku UMKM di Desa Dano dalam memanfaatkan digital marketing dengan baik untuk memperkenalkan produknya ke ruang lingkup yang lebih luas bahkan diharapkan dapat tembus ekspor ke mancanegara.
Dukungan pemerintah setempat juga diperlukan untuk mempertahankan dan mensejahterakan para petani kopi agar tetap berkembang bahkan lebih besar.
Karena hal ini juga dapat berdampak bagi Desa Dano sendiri untuk menjadi Desa yang produktif.
Kata-kata kunci: Desa dano; guntur kopi; pemasaran; pemasaran digital.
Related Results
Analisa Segmenting, Targeting, Positioning, dan Swot Sebagai Strategi Pemasaran Kopi Karlos (Studi pada Produsen Kopi Karlos Desa Donowarih Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang)
Analisa Segmenting, Targeting, Positioning, dan Swot Sebagai Strategi Pemasaran Kopi Karlos (Studi pada Produsen Kopi Karlos Desa Donowarih Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang)
Kopi menjadi komoditas unggulan dalam sektor pertanian Indonesia. Salah satu daerah yang menjadi penghasil kopi terbesar adalah Malang, Jawa Timur. Kopi yang menjadi daya tarik dar...
Sejarah Kopi Kapal Api
Sejarah Kopi Kapal Api
Kopi Kapal Api telah ada sejak zaman penjajahan Belanda datang ke Indonesia. Sebelumnya, perusahaan kopi Kapal Api didirikan, pada tahun 1927, tiga orang bersaudara yaitu Go Soe Lo...
PENERAPAN SOP PENGOLAHAN KOPI GULA AREN, KOPI DURIAN, DAN KOPI AVOCADO INSTAN DI UMKM KOPI LAMPUNG NUSANTARA
PENERAPAN SOP PENGOLAHAN KOPI GULA AREN, KOPI DURIAN, DAN KOPI AVOCADO INSTAN DI UMKM KOPI LAMPUNG NUSANTARA
Semakin banyak kedai kopi yang berkembang di Bandar Lampung membuat bisnis kopi menjadi lebih baik. Hal ini menyebabkan pasar kopi menjadi semakin bersaing, dan produsen kopi membu...
FAKTOR INTERNAL EKSTERNAL DALAM BAURAN PEMASARAN PRODUK UKM KOPI DADONG
FAKTOR INTERNAL EKSTERNAL DALAM BAURAN PEMASARAN PRODUK UKM KOPI DADONG
Lingkungan internal memberikan gambaran bahwa perusahaan memiliki kekuatan (strengths) atau kelemahan (weakness) di bidang manajemen produksi, operasi pemasaran dan distribusi, org...
Positioning Kedai Kopi Lokal "Kopi Masalalu" pada Kalangan Remaja di Jakarta (Studi Kasus: Kedai Kopi Lokal Dekat Hati, Janji Hati, Kopi Enak, dan Kopi Kulon)
Positioning Kedai Kopi Lokal "Kopi Masalalu" pada Kalangan Remaja di Jakarta (Studi Kasus: Kedai Kopi Lokal Dekat Hati, Janji Hati, Kopi Enak, dan Kopi Kulon)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis positioning kedai kopi lokal berdasarkan persepsi konsumen di kota Jabodetabek. Jumlah sampel 55 responden. Instrument penelitian yang d...
Instagram Sebagai Media Promosi Coffee Shop
Instagram Sebagai Media Promosi Coffee Shop
Abstract. The business world in Indonesia is currently benefiting from the presence of Instagram. Instagram is an application that allows users to share photos and videos. Its use,...
“BELI KOPI” MEMBANGUN BRAND IMAGE MELALUI STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN
“BELI KOPI” MEMBANGUN BRAND IMAGE MELALUI STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN
Seiring perkembangan zaman, bisnis minuman kopi telah berubah saat ini. Di Indonesia dapat ditemukan berbagai macam olahan kopi, salah satunya adalah kopi kekinian yang menjadi fen...
Integrated Marketing Communication dalam Persaingan Bisnis Kopi Keliling Kopi X dan Kopi Y
Integrated Marketing Communication dalam Persaingan Bisnis Kopi Keliling Kopi X dan Kopi Y
This study aims to analyze marketing communication within the competitive mobile coffee business between Kopi X and Kopi Y using the Integrated Marketing Communication (IMC) approa...

