Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pelanggaran Kesopanan dalam Ceramah Habib Bahar Bin Smith (<em>The Violation of the Politeness Principle in Habib Bahar Bin Smith's Lecture</em>)

View through CrossRef
Salah satu penceramah yang mendapat perhatian publik karena bergaya provokatif adalah Habib Bahar bin Smith. Penelitian ini untuk mengungkapkan pelanggaran kesopanan dalam ceramah Habib Bahar. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan analisis dokumen. Sumber data yaitu tuturan ceramah Habib Bahar yang diunggah di Youtube. Penelitian ini menggunakan pragmatik. Sedangkan teknik analisa data menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  pernyataan-pernyataan dalam ceramah Habib Bahar terbukti melanggar prinsip kesopanan. Habib Bahar mengungkapkan bahwa Jokowi seorang penghianat bangsa. Itu melanggar prinsip maksim kearifan dan  maksim pujian. Habib Bahar juga menyebut Presiden Jokowi seperti banci. Itu melanggar prinsip maksim kearifan  dan  maksim pujian. Habib Bahar berpandangan bahwa Presiden Jokowi tidak pantas menjadi presiden karena mantan tukang mebel. Habib Bahar dalam rekaman ceramahnya menyatakan bahwa Presiden Jokowi sebagai seoorang penghianat bangsa. Itu melanggar prinsip maksim kearifan dan maksim pujian. Pernyataan Habib Bahar penuh dengan kecaman dan tanpa ada unsur apresiasi dan pujian kepada pihak Jokowi. Habib Bahar menganggap Jokowi mengingkari janji. Itu melanggar prinsip maksim kearifan. Pernyataan Habib Bahar juga tidak berdasarkan data pendukung. Selain itu, pelanggaran prinsip maksim pujian. Habib Bahar dalam pernyataan tersebut mempertanyakan program kesejahteraan rakyat yang dijalankan pemerintah. Habib Bahar mempertanyakan kesejahteraan hadirin. Habib Bahar berpandangan bahwa kemakmuran bukan untuk rakyat, tetapi untuk asing. Berdasarkan data tersebut, penyataan Habib Bahar melanggar prinsip kesopanan, yakni pelanggaran prinsip maksim kearifan dan maksim pujian.  
Balai Bahasa Jawa Tengah
Title: Pelanggaran Kesopanan dalam Ceramah Habib Bahar Bin Smith (<em>The Violation of the Politeness Principle in Habib Bahar Bin Smith's Lecture</em>)
Description:
Salah satu penceramah yang mendapat perhatian publik karena bergaya provokatif adalah Habib Bahar bin Smith.
Penelitian ini untuk mengungkapkan pelanggaran kesopanan dalam ceramah Habib Bahar.
Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif.
Pengumpulan data menggunakan analisis dokumen.
Sumber data yaitu tuturan ceramah Habib Bahar yang diunggah di Youtube.
Penelitian ini menggunakan pragmatik.
Sedangkan teknik analisa data menggunakan model interaktif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa  pernyataan-pernyataan dalam ceramah Habib Bahar terbukti melanggar prinsip kesopanan.
Habib Bahar mengungkapkan bahwa Jokowi seorang penghianat bangsa.
Itu melanggar prinsip maksim kearifan dan  maksim pujian.
Habib Bahar juga menyebut Presiden Jokowi seperti banci.
Itu melanggar prinsip maksim kearifan  dan  maksim pujian.
Habib Bahar berpandangan bahwa Presiden Jokowi tidak pantas menjadi presiden karena mantan tukang mebel.
Habib Bahar dalam rekaman ceramahnya menyatakan bahwa Presiden Jokowi sebagai seoorang penghianat bangsa.
Itu melanggar prinsip maksim kearifan dan maksim pujian.
Pernyataan Habib Bahar penuh dengan kecaman dan tanpa ada unsur apresiasi dan pujian kepada pihak Jokowi.
Habib Bahar menganggap Jokowi mengingkari janji.
Itu melanggar prinsip maksim kearifan.
Pernyataan Habib Bahar juga tidak berdasarkan data pendukung.
Selain itu, pelanggaran prinsip maksim pujian.
Habib Bahar dalam pernyataan tersebut mempertanyakan program kesejahteraan rakyat yang dijalankan pemerintah.
Habib Bahar mempertanyakan kesejahteraan hadirin.
Habib Bahar berpandangan bahwa kemakmuran bukan untuk rakyat, tetapi untuk asing.
Berdasarkan data tersebut, penyataan Habib Bahar melanggar prinsip kesopanan, yakni pelanggaran prinsip maksim kearifan dan maksim pujian.
 .

Related Results

KESANTUNAN BERBAHASA DALAM CERAMAH HABIB BAHAR BIN SMITH
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM CERAMAH HABIB BAHAR BIN SMITH
ABSTRAKKesantunan merupakan tata cara atau aturan yang merujuk atas nilai yang dituturkan oleh seorang penutur. Penggunaan bahasa yang santun dan sopan akan mempunyai pengaruh yang...
Politeness in Pragmatics
Politeness in Pragmatics
Politeness comprises linguistic and non-linguistic behavior through which people indicate that they take others’ feelings of how they should be treated into account. Politeness com...
Invitation or Sexual Harassment?
Invitation or Sexual Harassment?
This article aims to analyse an intercultural telephone invitation given by a Chinese tutor to an Australian student, and highlight general principles of intercultural invitations....
KESANTUNAN BERBAHASA SEBAGAI PILAR PENDIDIKAN KARAKTER: PERSPEKTIF SOSIOPRAGMATIK
KESANTUNAN BERBAHASA SEBAGAI PILAR PENDIDIKAN KARAKTER: PERSPEKTIF SOSIOPRAGMATIK
Abstrak: Bahasa merupakan salah satu pilar penting dalam pendidikan karakter selain pendidikan agama dan pendidikan budi pekerti. Bahasa menunjukkan bangsa. Dengan bahasa kita meng...
Gender-Based Choice of Politeness Strategies in Interviews by Desi Anwar with Queen of Denmark Margrethe II and President Erdogan
Gender-Based Choice of Politeness Strategies in Interviews by Desi Anwar with Queen of Denmark Margrethe II and President Erdogan
Politeness strategies are a crucial element in conversations. Choosing the appropriate politeness strategies would lead to a smooth talk between the Speaker (S) and the Hearer (H)....
Application of politeness strategies in year naming practices: A case of the Ruhaya language in Tanzania
Application of politeness strategies in year naming practices: A case of the Ruhaya language in Tanzania
Comprehending the applicability of politeness in the course of naming years broadens the linguists’ grasp on the way the language is used in the social context. This study investig...
Komunikasi Dakwah Habib Husein Ja'far dan Habib Bahar bin Smith Melalui Youtube
Komunikasi Dakwah Habib Husein Ja'far dan Habib Bahar bin Smith Melalui Youtube
The existence of two well-known preachers Habib Bahar Bin Smith and Habib Husein Ja'far who have characteristics and methods of conveying their da'wah messages through YouTube Medi...
POLITENESS PHENOMENON
POLITENESS PHENOMENON
The present article deals with the problem of human interaction which serves the subject of such sciences as linguistics, pragmatics as well as psychology, sociology, anthropology,...

Back to Top