Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Keputusan Pendanaan dan Keputusan Investasi dalam Prediksi Kebangkrutan dengan Kepemilikan Manajerial sebagai Pemoderasi

View through CrossRef
Kebangkrutan suatu perusahaan diawali dengan kondisi financial distress yang tidak dapat teratasi. Faktor-faktor penyebab terjadinya financial distress adalah keputusan pendanaan berupa utang oleh perusahaan yang telah melewati batasan optimal sehingga perusahaan kesulitan dalam melunasi utang tersebut saat jatuh tempo. Selain itu, keputusan investasi oleh investor yang melemah karena informasi financial distress menjadi isu yang kurang menarik dan tidak menguntungkan dimasa yang akan datang. Namun, manajemen selaku pengelola perusahaan yang memiliki kepemilikan manajerial berperan dalam mengatasi financial distress. Penelitian ini bermaksud untuk menguji pengaruh keputusan pendanaan dan keputusan investasi dalam prediksi kebangkrutan dengan kepemilikan manajerial sebagai pemoderasi. Sampel penelitian ini menggunakan perusahaan yang termasuk kategori Consumer of Cyclicals dengan sub sektor Apparel & Luxury Goods periode 2020 – 2023 di Bursa Efek Indonesia (BEI), dimana sampel diperoleh sesuai teknik nonprobability sampling pada metode purposive sampling. Model dan hipotesis penelitian ini diuji berdasarkan metode Partial Least Square (PLS) melalui aplikasi smartPLS 3.0. Hasil penelitian ini membuktikan keputusan pendanaan berpengaruh negatif signifikan dalam prediksi kebangkrutan, keputusan investasi berpengaruh positif tidak signifikan dalam prediksi kebangkrutan, kepemilikan manajerial memperlemah pengaruh keputusan pendanaan dalam prediksi kebangkrutan, dan kepemilikan manajerial tidak memperkuat pengaruh keputusan investasi dalam prediksi kebangkrutan.
Title: Pengaruh Keputusan Pendanaan dan Keputusan Investasi dalam Prediksi Kebangkrutan dengan Kepemilikan Manajerial sebagai Pemoderasi
Description:
Kebangkrutan suatu perusahaan diawali dengan kondisi financial distress yang tidak dapat teratasi.
Faktor-faktor penyebab terjadinya financial distress adalah keputusan pendanaan berupa utang oleh perusahaan yang telah melewati batasan optimal sehingga perusahaan kesulitan dalam melunasi utang tersebut saat jatuh tempo.
Selain itu, keputusan investasi oleh investor yang melemah karena informasi financial distress menjadi isu yang kurang menarik dan tidak menguntungkan dimasa yang akan datang.
Namun, manajemen selaku pengelola perusahaan yang memiliki kepemilikan manajerial berperan dalam mengatasi financial distress.
Penelitian ini bermaksud untuk menguji pengaruh keputusan pendanaan dan keputusan investasi dalam prediksi kebangkrutan dengan kepemilikan manajerial sebagai pemoderasi.
Sampel penelitian ini menggunakan perusahaan yang termasuk kategori Consumer of Cyclicals dengan sub sektor Apparel & Luxury Goods periode 2020 – 2023 di Bursa Efek Indonesia (BEI), dimana sampel diperoleh sesuai teknik nonprobability sampling pada metode purposive sampling.
Model dan hipotesis penelitian ini diuji berdasarkan metode Partial Least Square (PLS) melalui aplikasi smartPLS 3.
Hasil penelitian ini membuktikan keputusan pendanaan berpengaruh negatif signifikan dalam prediksi kebangkrutan, keputusan investasi berpengaruh positif tidak signifikan dalam prediksi kebangkrutan, kepemilikan manajerial memperlemah pengaruh keputusan pendanaan dalam prediksi kebangkrutan, dan kepemilikan manajerial tidak memperkuat pengaruh keputusan investasi dalam prediksi kebangkrutan.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Pengaruh Struktur Kepemilikan Pada Profitabilitas Perusahaan Asuransi di Indonesia
Pengaruh Struktur Kepemilikan Pada Profitabilitas Perusahaan Asuransi di Indonesia
Abstract This study aims to determine the effect of ownership structure on the profitability of insurance companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). Ownership st...
Analisis Perbandingan Model Taffler, Springate, dan Grover Dalam Memprediksi Kebangkrutan Perusahaan
Analisis Perbandingan Model Taffler, Springate, dan Grover Dalam Memprediksi Kebangkrutan Perusahaan
Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah terdapat perbedaan antara hasil prediksi kebangkrutan model Taffler, Springate, dan Grover dalam memprediksi kebangkrutan perusahaan r...
DAMPAK KEBIJAKAN MONETER GLOBAL TERHADAP INVESTASI STRATEGIS PERUSAHAAN MULTINASIONAL
DAMPAK KEBIJAKAN MONETER GLOBAL TERHADAP INVESTASI STRATEGIS PERUSAHAAN MULTINASIONAL
Perubahan kebijakan moneter global, yang ditandai dengan fluktuasi suku bunga acuan dan nilai tukar mata uang, memberikan dampak signifikan terhadap perencanaan investasi perusahaa...
STRUKTUR KEPEMILIKAN DAN LIQUIDITAS TERHADAP FINANCIAL DISTRESS
STRUKTUR KEPEMILIKAN DAN LIQUIDITAS TERHADAP FINANCIAL DISTRESS
Financial Distress merupakan suatu kondisi dimana perusahaan mengalami kesulitan keuangan yang terburuk dan dapat mengakibatkan kebangkrutan. Financial distress diukur berdasarkan ...

Back to Top