Javascript must be enabled to continue!
Pemaknaan Khalayak Terhadap Feminisme dan Patriarki dalam Film Enola Holmes (2020)
View through CrossRef
Feminisme dan patriarki di kehidupan nyata maupun di media memiliki pemaknaan yang beragam dari tiap khalayak. Seperti ulasan-ulasan di Quora mengenai Film Enola Holmes (2020) yang memiliki pemaknaan yang beragam mengenai feminisme dan patriarki yang terkandung dalam film tersebut. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana pemaknaan khalayak terhadap feminisme dan patriarki dalam film Enola Holmes (2020). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis semiotika John Fiske dan analisis resepsi milik Stuart Hall. Ditemukan 4 makna dominan dari analisis semiotika John Fiske. Dari unsur feminisme ditemukan makna dominan berupa adanya bentuk feminisme liberal abad-18 mengenai Pendidikan yang setara; adanya bentuk feminisme liberal abad-20 mengenai bagaimana perempuan dapat setara dengan laki-laki; dan adanya bentuk feminisme radikal-libertarian mengenai perempuan dan laki-laki dapat androgini. Kemudian dari unsur patriarki ditemukan makna dominan berupa adanya bentuk ketidakadilan gender seperti subordinasi, marginalisasi, dan stereotipe. Lalu, dari analisis resepsi dihasilkan dua informan berada pada dominant hegemonic position dan satu informan berada pada negotiated position. Perbedaan posisi pemaknaan dari tiap informan itu berdasarkan latar belakang mereka yang beragam. Informan 1 dan 2berada pada dominant hegemonic position karena mereka memiliki pemahaman dan pengalaman yang serupa terhadap feminisme dan patriarki yang ada di Film Enola Holmes (2020). Sedangkan, informan 3 berada pada negotiated position karena keempat makna dominan yang ditemukan dia terima tetapi tidak secara utuh. Tiga makna dominan yang kurang dia setujui yaitu berupa jenis feminisme dan satu makna dominan dia setujui yaitu berupa unsur patriarki. Dengan demikian informan 3 berada di negotiated position.Kata kunci: Enola Holmes (2020); Feminisme; Patriarki; Pemaknaan Khalayak; Semiotika
Universitas Dian Nuswantoro
Title: Pemaknaan Khalayak Terhadap Feminisme dan Patriarki dalam Film Enola Holmes (2020)
Description:
Feminisme dan patriarki di kehidupan nyata maupun di media memiliki pemaknaan yang beragam dari tiap khalayak.
Seperti ulasan-ulasan di Quora mengenai Film Enola Holmes (2020) yang memiliki pemaknaan yang beragam mengenai feminisme dan patriarki yang terkandung dalam film tersebut.
Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana pemaknaan khalayak terhadap feminisme dan patriarki dalam film Enola Holmes (2020).
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis semiotika John Fiske dan analisis resepsi milik Stuart Hall.
Ditemukan 4 makna dominan dari analisis semiotika John Fiske.
Dari unsur feminisme ditemukan makna dominan berupa adanya bentuk feminisme liberal abad-18 mengenai Pendidikan yang setara; adanya bentuk feminisme liberal abad-20 mengenai bagaimana perempuan dapat setara dengan laki-laki; dan adanya bentuk feminisme radikal-libertarian mengenai perempuan dan laki-laki dapat androgini.
Kemudian dari unsur patriarki ditemukan makna dominan berupa adanya bentuk ketidakadilan gender seperti subordinasi, marginalisasi, dan stereotipe.
Lalu, dari analisis resepsi dihasilkan dua informan berada pada dominant hegemonic position dan satu informan berada pada negotiated position.
Perbedaan posisi pemaknaan dari tiap informan itu berdasarkan latar belakang mereka yang beragam.
Informan 1 dan 2berada pada dominant hegemonic position karena mereka memiliki pemahaman dan pengalaman yang serupa terhadap feminisme dan patriarki yang ada di Film Enola Holmes (2020).
Sedangkan, informan 3 berada pada negotiated position karena keempat makna dominan yang ditemukan dia terima tetapi tidak secara utuh.
Tiga makna dominan yang kurang dia setujui yaitu berupa jenis feminisme dan satu makna dominan dia setujui yaitu berupa unsur patriarki.
Dengan demikian informan 3 berada di negotiated position.
Kata kunci: Enola Holmes (2020); Feminisme; Patriarki; Pemaknaan Khalayak; Semiotika.
Related Results
REPRESENTATION OF FEMINISM ON THE CHARACTER OF ENOLA HOLMES IN THE ENOLA HOLMES FILM: JOHN FISKE'S SEMIOTICS ANALYSIS
REPRESENTATION OF FEMINISM ON THE CHARACTER OF ENOLA HOLMES IN THE ENOLA HOLMES FILM: JOHN FISKE'S SEMIOTICS ANALYSIS
Abstract The popularity of film as an object in literary studies creates many adaptations of literary works from the written form into a film. The meaning of the film as a repre...
PEMUNCULAN JATI DIRI ENOLA: DEKONSTRUKSI PERINITISAN DAN PENYEMPURNAAN LANGKAH PADA FILM ENOLA HOLMES 2
PEMUNCULAN JATI DIRI ENOLA: DEKONSTRUKSI PERINITISAN DAN PENYEMPURNAAN LANGKAH PADA FILM ENOLA HOLMES 2
ABSTRAKKarakter penonjolan tokoh Enola dalam film Enola Holmes 2 menjadi kajian yang menarik untuk diteliti. Keteguhan karakter dalam memulai perjalanan detektifnya, keberanian dal...
Pengaruh Konsep Feminisme Liberal Eudoria Terhadap Enola dalam Film Enola Holmes
Pengaruh Konsep Feminisme Liberal Eudoria Terhadap Enola dalam Film Enola Holmes
Banyak kajian sastra feminis yang menempatkan tokoh utama sebagai pusat pembahasannya. Namun beberapa penelitian mengabaikan peran karakter minor. Faktanya, tokoh utama tidak bisa ...
Emancipation of women represented by the main character Enola in the movie "Enola Holmes"
Emancipation of women represented by the main character Enola in the movie "Enola Holmes"
Ketidaksetaraan gender pada abad ke-18 ditemukan dalam standarisasi perempuan dalam film Enola Holmes. Peneliti ingin melihat bentuk-bentuk emansipasi wanita yang direpresentasikan...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pembentukan Karakter Kepemimpinan Melalui Konflik Identitas dalam Film Enola Holmes
Pembentukan Karakter Kepemimpinan Melalui Konflik Identitas dalam Film Enola Holmes
Kepemimpinan bukan hanya peran resmi, itu adalah kemampuan esensial untuk menciptakan dampakpositif dan memberdayakan orang. Namun, unsur-unsur sosial dan budaya seringkali memenga...
Gambaran Budaya Patriarki dalam Film Ngeri-Ngeri Sedap
Gambaran Budaya Patriarki dalam Film Ngeri-Ngeri Sedap
Watching movies is one of the most popular forms of entertainment for the public. The film, as a mass media, is often used to comment, criticize, give messages, to instill values ...

