Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

SINONIM DALAM BAHASA SERAWAI DI KECAMATAN SEMIDANG LAGAN BENGKULU TENGAH

View through CrossRef
Meskipun Provinsi Bengkulu kaya akan Bahasa Daerah, namun ada beberapa bahasa yang jarang muncul kepermukaan karena jarang digunakan oleh penutur asli di ruang publik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sinonim pada salah satu Bahasa Daerah Bengkulu, yaitu Bahasa Serawai dan mendeskripsikan kata apa saja yang memiliki sinonim pada Bahasa Serawai di Desa Tengah Padang, Pulau Panggung, dan Bukit Kecamatan Semidang Lagan Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dan metode yang digunakan untuk analisis data adalah metode distribusional. Dari analisis data dapat disimpulkan bahwa klasifikasi sinonim dalam bahasa Serawai adalah: (1)Sinonim yang salah satu anggotanya memiliki makna yang lebih umum.(2)Sinonim yang salah satu anggotanya memiliki unsur-unsur makna yang lebih intensif. (3)Sinonim yang salah satu anggotanya lebih menonjolkan makna emotif. Ayam-kedauk-munuak,  kain-gerulun, makan-majuah-mamam. (4)Sinonim yang salah satu anggotanya lebih lazim dipakai di dalam ragam bahasa tulisan. Biliak-kamar,  kain-gerulun, (5)Sinonim yang salah satu anggotanya lebih lazim dipai dalam percakapan. Binting-gaRang,nambuah-bubuah. (6)Sinonim yang salah satu anggotanya dipakai dalam bahasa anak-anak.  Makan-majuah-mamam,  minum-num. (7)Sinonim yang salah satu anggotanya dipakai di daerah saja, seperti kata keliki kebanyakan dipakai di daerah Tengah Padang, sedangkan kata sangsilau kebanyakan dipakai di desa Bukit. Perilaku sinonim dalam bahasa Serawai yaitu kata-kata yang bersinonim memiliki konteks pemakaian yang berbeda berkenaan dengan distribusinya, kelaziman pemakaian (kolokasi) dan nilai rasa (makna emotif).
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu
Title: SINONIM DALAM BAHASA SERAWAI DI KECAMATAN SEMIDANG LAGAN BENGKULU TENGAH
Description:
Meskipun Provinsi Bengkulu kaya akan Bahasa Daerah, namun ada beberapa bahasa yang jarang muncul kepermukaan karena jarang digunakan oleh penutur asli di ruang publik.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sinonim pada salah satu Bahasa Daerah Bengkulu, yaitu Bahasa Serawai dan mendeskripsikan kata apa saja yang memiliki sinonim pada Bahasa Serawai di Desa Tengah Padang, Pulau Panggung, dan Bukit Kecamatan Semidang Lagan Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu.
Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dan metode yang digunakan untuk analisis data adalah metode distribusional.
 Dari analisis data dapat disimpulkan bahwa klasifikasi sinonim dalam bahasa Serawai adalah: (1)Sinonim yang salah satu anggotanya memiliki makna yang lebih umum.
(2)Sinonim yang salah satu anggotanya memiliki unsur-unsur makna yang lebih intensif.
 (3)Sinonim yang salah satu anggotanya lebih menonjolkan makna emotif.
 Ayam-kedauk-munuak,  kain-gerulun, makan-majuah-mamam.
(4)Sinonim yang salah satu anggotanya lebih lazim dipakai di dalam ragam bahasa tulisan.
Biliak-kamar,  kain-gerulun, (5)Sinonim yang salah satu anggotanya lebih lazim dipai dalam percakapan.
Binting-gaRang,nambuah-bubuah.
(6)Sinonim yang salah satu anggotanya dipakai dalam bahasa anak-anak.
 Makan-majuah-mamam,  minum-num.
(7)Sinonim yang salah satu anggotanya dipakai di daerah saja, seperti kata keliki kebanyakan dipakai di daerah Tengah Padang, sedangkan kata sangsilau kebanyakan dipakai di desa Bukit.
Perilaku sinonim dalam bahasa Serawai yaitu kata-kata yang bersinonim memiliki konteks pemakaian yang berbeda berkenaan dengan distribusinya, kelaziman pemakaian (kolokasi) dan nilai rasa (makna emotif).

Related Results

Sinonim Nomina dan Adjektiva pada Dialek O Bahasa Lampung
Sinonim Nomina dan Adjektiva pada Dialek O Bahasa Lampung
Abstrak Bahasa Lampung memiliki dua dialek yaitu dialek A dan dialek O. Dialek bahasa Lampung dialek O berbeda dengan dialek A. Sangat terlihat pada pengucapan  atau pelafala...
Serawai sebagai bahasa minoritas (sebuah kajian ekolinguistik dalam pembelajaran dan pemertahanan)
Serawai sebagai bahasa minoritas (sebuah kajian ekolinguistik dalam pembelajaran dan pemertahanan)
The purpose of this research is to analyze the role of the environment in the learning and preservation of the Serawai language, also known as ecolinguistics. A qualitative approac...
PEMBELAJARAN DAN PEMERTAHANAN BAHASA SERAWAI (STUDI KASUS ORANG TUA DAN ANAK)
PEMBELAJARAN DAN PEMERTAHANAN BAHASA SERAWAI (STUDI KASUS ORANG TUA DAN ANAK)
Tujuan penelitian ini untuk melihat pola pembelajaran dan pemertahanan bahasa Serawai orang tua kepada anak-anaknya. Metode penelitian deskriptif yang berfungsi untuk mendeskripsik...
PEMBELAJARAN DAN PEMERTAHANAN BAHASA SERAWAI (STUDI KASUS ORANG TUA DAN ANAK)
PEMBELAJARAN DAN PEMERTAHANAN BAHASA SERAWAI (STUDI KASUS ORANG TUA DAN ANAK)
Tujuan penelitian ini untuk melihat pola pembelajaran dan pemertahanan bahasa Serawai orang tua kepada anak-anaknya. Metode penelitian deskriptif yang berfungsi untuk mendeskripsik...
POLA KOMUNIKASI VERBAL DALAM HARMONIASI KOMUNIKASI SUKU JAWA DAN SUKU SERAWAI DI KABUPATEN SELUMA
POLA KOMUNIKASI VERBAL DALAM HARMONIASI KOMUNIKASI SUKU JAWA DAN SUKU SERAWAI DI KABUPATEN SELUMA
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pola komunikasi antarbudaya yang dikembangkan oleh masyarakat etnis Jawa dan etnis Serawai di desa Penago I Kecamatan Ilir Talo kabupaten S...
LAGAN and Multi-LAGAN: Efficient Tools for Large-Scale Multiple Alignment of Genomic DNA
LAGAN and Multi-LAGAN: Efficient Tools for Large-Scale Multiple Alignment of Genomic DNA
To compare entire genomes from different species, biologists increasingly need alignment methods that are efficient enough to handle long sequences, and accurate enough to correctl...
PEMETAAN DAERAH PENANGKAPAN IKAN (FISHING GROUND) NELAYAN KOTA BENGKULU, PROVINSI BENGKULU
PEMETAAN DAERAH PENANGKAPAN IKAN (FISHING GROUND) NELAYAN KOTA BENGKULU, PROVINSI BENGKULU
Sebagian besar kegiatan penangkapan ikan oleh nelayan di Kota Bengkulu masih menggunakan armada dan alat tangkap sederhana. Teknologi sederhana berdampak pada daerah penangkapan ik...

Back to Top