Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penggunaan Larvasida Alami Sebagai Pembasmi Vektor Demam Berdarah Dengue

View through CrossRef
Pendahuluan: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih banyak ditemukan di Indonesia, termasuk di Kota Palangka Raya. Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes sp. sehingga diperlukan upaya pengendalian vektor dan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan DBD. Pemanfaatan tanaman rempah sebagai larvasida alami dan antinyamuk dapat menjadi alternatif pengendalian vektor yang lebih aman dan ramah lingkungan. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan larvasida alami sebagai upaya pencegahan dan pengendalian vektor Demam Berdarah Dengue. Metode: Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Pahandut Seberang, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya pada tanggal 5 Agustus 2025. Metode pelaksanaan kegiatan berupa penyuluhan kesehatan, ceramah, diskusi, dan evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Peserta kegiatan berjumlah 19 orang yang terdiri dari ibu TP-PKK dan perangkat kelurahan. Materi penyuluhan meliputi jenis nyamuk penular penyakit, pencegahan gigitan nyamuk, serta pemanfaatan tanaman rempah seperti serai, jahe, cengkeh, dan bawang suna sebagai larvasida alami dan antinyamuk. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan penyuluhan. Pengetahuan peserta mengenai penggunaan repellant untuk mencegah gigitan nyamuk meningkat dari 50% pada pretest menjadi 87,5% pada posttest. Sebagian besar peserta juga memahami bahwa tanaman rempah dapat dimanfaatkan sebagai bahan alami untuk membantu pengendalian nyamuk. Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif selama sesi diskusi berlangsung. Simpulan: Penyuluhan kesehatan mengenai penggunaan larvasida alami dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan pengendalian vektor Demam Berdarah Dengue. Edukasi mengenai pemanfaatan tanaman rempah sebagai antinyamuk alami diharapkan dapat menjadi salah satu upaya preventif yang mudah diterapkan di lingkungan masyarakat.
Title: Penggunaan Larvasida Alami Sebagai Pembasmi Vektor Demam Berdarah Dengue
Description:
Pendahuluan: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih banyak ditemukan di Indonesia, termasuk di Kota Palangka Raya.
Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes sp.
sehingga diperlukan upaya pengendalian vektor dan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan DBD.
Pemanfaatan tanaman rempah sebagai larvasida alami dan antinyamuk dapat menjadi alternatif pengendalian vektor yang lebih aman dan ramah lingkungan.
Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan larvasida alami sebagai upaya pencegahan dan pengendalian vektor Demam Berdarah Dengue.
Metode: Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Pahandut Seberang, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya pada tanggal 5 Agustus 2025.
Metode pelaksanaan kegiatan berupa penyuluhan kesehatan, ceramah, diskusi, dan evaluasi menggunakan pretest dan posttest.
Peserta kegiatan berjumlah 19 orang yang terdiri dari ibu TP-PKK dan perangkat kelurahan.
Materi penyuluhan meliputi jenis nyamuk penular penyakit, pencegahan gigitan nyamuk, serta pemanfaatan tanaman rempah seperti serai, jahe, cengkeh, dan bawang suna sebagai larvasida alami dan antinyamuk.
Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan penyuluhan.
Pengetahuan peserta mengenai penggunaan repellant untuk mencegah gigitan nyamuk meningkat dari 50% pada pretest menjadi 87,5% pada posttest.
Sebagian besar peserta juga memahami bahwa tanaman rempah dapat dimanfaatkan sebagai bahan alami untuk membantu pengendalian nyamuk.
Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif selama sesi diskusi berlangsung.
Simpulan: Penyuluhan kesehatan mengenai penggunaan larvasida alami dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan pengendalian vektor Demam Berdarah Dengue.
Edukasi mengenai pemanfaatan tanaman rempah sebagai antinyamuk alami diharapkan dapat menjadi salah satu upaya preventif yang mudah diterapkan di lingkungan masyarakat.

Related Results

PENYULUHAN TENTANG PENYAKIT DEMAM BERDARAH (DBD) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MACINI SAWAH KOTA MAKASSAR
PENYULUHAN TENTANG PENYAKIT DEMAM BERDARAH (DBD) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MACINI SAWAH KOTA MAKASSAR
Latar Belakang : Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang masih menjadi masalah bagi kesehatan masyarakat di Indonesia. Sehingga penyakit ini masih menjadi prio...
Pemberdayaan Masyarakat Sebagai Pembantu Jumantik di Desa Panjer
Pemberdayaan Masyarakat Sebagai Pembantu Jumantik di Desa Panjer
ABSTRAKJumlah kasus infeksi demam berdarah dengue semakin meningkat dan memicu masalah kesehatan global. Pemerintah telah mencanangkan program satu Jumantik satu keluarga untuk men...
ANALYSIS RISK FACTORS OF DENGUE HEMORRHAGE FEVER IN THE WORKING AREA OF PUU WERI HEALTH CENTER
ANALYSIS RISK FACTORS OF DENGUE HEMORRHAGE FEVER IN THE WORKING AREA OF PUU WERI HEALTH CENTER
Pendahuluan : Demam berdarah dengue merupakan salah satu masalah kesehatan di Kabupaten Sumba Barat. Angka kejadian Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Sumba Barat terus meningkat d...
Perbandingan Model Transfer Function Dan Model Neural Network Untuk Prediksi Banyak Kasus Demam Berdarah Di Kota Malang
Perbandingan Model Transfer Function Dan Model Neural Network Untuk Prediksi Banyak Kasus Demam Berdarah Di Kota Malang
ABSTRAK Kota Malang adalah salah satu kota yang dinyatakan sebagai daerah endemis demam berdarah. Pada tahun 2015, jumlah penderita demam berdarah sebanyak 1629 kasus dengan ...
Perbandingan Model Transfer Function Dan Model Neural Network Untuk Prediksi Banyak Kasus Demam Berdarah Di Kota Malang
Perbandingan Model Transfer Function Dan Model Neural Network Untuk Prediksi Banyak Kasus Demam Berdarah Di Kota Malang
ABSTRAK Kota Malang adalah salah satu kota yang dinyatakan sebagai daerah endemis demam berdarah. Pada tahun 2015, jumlah penderita demam berdarah sebanyak 1629 kasus dengan ...
Hubungan Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Demam Berdarah Dengue (DBD) Dengan Upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD)
Hubungan Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Demam Berdarah Dengue (DBD) Dengan Upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD)
Demam berdarah dengue (DBD) sampai saat ini merupakan salah satu penyakit yang penularannya cepat dan harus ditangani secara tepat apabila tidak dapat menimbulkan kematian. Kurangn...
Studi Literatur Pemanfaatan Kulit Buah Genus Citrus sebagai Larvasida Aedes aegypti
Studi Literatur Pemanfaatan Kulit Buah Genus Citrus sebagai Larvasida Aedes aegypti
Abstract. One of the ways to control the main vector of DHF, Aedes aegypti mosquito, is by using larvicides. The use of natural larvicides is an alternative in overcoming the negat...

Back to Top