Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PEMBUATAN ALAT PEMBANGKIT LISTRIK TEGANGAN TINGGI DENGAN METODE FLYBACK TRANSFORMATOR (FBT) DENGAN MENGGUNAKAN PENGATURAN JARAK BOLA (SPHERE GAP)

View through CrossRef
Pada dasarnya, alat pembangkit listrik tegangan tinggi bisa dibuat dengan  menggunakan banyak metode, seperti metode flyback transformator dengan keluaran nya yaitu tegangan tinggi DC. Metode Flyback transformator (FBT) adalah salah satu metode yang sering digunakan dalam membangkitkan tegangan tinggi dengan sumber tegangan DC rendah. Kelebihan metode ini adalah memiliki rangkaian sederhana, efisien dan murah. Rangkaian ini terdiri dari 2 flyback trafo sebagai komponen utama nya yang dirangkai secara seri, mikrokontroler ATMega 328, Mosfet, dan beberapa komponen pendukung lainnya. ATMega sebagai pemberi instruksi dan penghasil PWM digunakan untuk mengontrol keluaran dari tegangan tinggi flyback berdasarkan frekuensi dan duty cycle. PWM yang berasal dari ATMega akan masuk ke optocoupler sebelum menuju ke Mosfet. Setelah melewati optocoupler, PWM dari ATMega akan menggerakkan Mosfet sehingga menghasilkan frekuensi pada tegangan DC yang memungkinkan arus mengalir dan menginduksi lilitan primer flyback. Tegangan awal berasal dari PSA. Setelah itu, Mosfet yang sudah memiliki frekuensi tinggi akan meneruskan ke flyback trafo untuk menghasilkan tegangan tinggi, sesuai dengan duty cycle yang diatur oleh potensiometer. Frekuensi dan Duty Cycle akan ditampilkan pada LCD. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa duty cycle dan frekuensi akan berpengaruh pada keluaran tegangan tinggi. Pada elektroda, akan diuji medan elektrik menggunakan medium udara dengan bentuk elektroda sphere gap (bola berjarak). 
Title: PEMBUATAN ALAT PEMBANGKIT LISTRIK TEGANGAN TINGGI DENGAN METODE FLYBACK TRANSFORMATOR (FBT) DENGAN MENGGUNAKAN PENGATURAN JARAK BOLA (SPHERE GAP)
Description:
Pada dasarnya, alat pembangkit listrik tegangan tinggi bisa dibuat dengan  menggunakan banyak metode, seperti metode flyback transformator dengan keluaran nya yaitu tegangan tinggi DC.
Metode Flyback transformator (FBT) adalah salah satu metode yang sering digunakan dalam membangkitkan tegangan tinggi dengan sumber tegangan DC rendah.
Kelebihan metode ini adalah memiliki rangkaian sederhana, efisien dan murah.
Rangkaian ini terdiri dari 2 flyback trafo sebagai komponen utama nya yang dirangkai secara seri, mikrokontroler ATMega 328, Mosfet, dan beberapa komponen pendukung lainnya.
ATMega sebagai pemberi instruksi dan penghasil PWM digunakan untuk mengontrol keluaran dari tegangan tinggi flyback berdasarkan frekuensi dan duty cycle.
PWM yang berasal dari ATMega akan masuk ke optocoupler sebelum menuju ke Mosfet.
Setelah melewati optocoupler, PWM dari ATMega akan menggerakkan Mosfet sehingga menghasilkan frekuensi pada tegangan DC yang memungkinkan arus mengalir dan menginduksi lilitan primer flyback.
Tegangan awal berasal dari PSA.
Setelah itu, Mosfet yang sudah memiliki frekuensi tinggi akan meneruskan ke flyback trafo untuk menghasilkan tegangan tinggi, sesuai dengan duty cycle yang diatur oleh potensiometer.
Frekuensi dan Duty Cycle akan ditampilkan pada LCD.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa duty cycle dan frekuensi akan berpengaruh pada keluaran tegangan tinggi.
Pada elektroda, akan diuji medan elektrik menggunakan medium udara dengan bentuk elektroda sphere gap (bola berjarak).
 .

Related Results

Analisa Pengaruh Tegangan Harmonik Terhadap Regulasi Tegangan Eksitasi Generator Satu Fasa
Analisa Pengaruh Tegangan Harmonik Terhadap Regulasi Tegangan Eksitasi Generator Satu Fasa
Esensinya setiap generator listrik satu fasa maupun tiga fasa telah dilengkapi dengan sistem eksitasi. Sistem eksitasi generator ada tiga, yaitu sistem eksitasi statis, dinamis, da...
ANALISA PENGARUH PEMBEBANAN TERHADAP EFISIENSI DAN USIA PAKAI TRANSFORMATOR PADA PENYULANG BANDARA 2
ANALISA PENGARUH PEMBEBANAN TERHADAP EFISIENSI DAN USIA PAKAI TRANSFORMATOR PADA PENYULANG BANDARA 2
Beban yang bersifat fluktuatif dapat menimbulkan rugi-rugi pada transformator. Ketika suatu transformator diberi energi akan timbul rugi-rugi inti, rugi-rugi kumparan dan rugi-rugi...
ANALISIS PENGARUH PURIFIKASI OLI TRANSFORMATOR TERHADAP TEGANGAN TEMBUS TRANSFORMATOR DISTRIBUSI
ANALISIS PENGARUH PURIFIKASI OLI TRANSFORMATOR TERHADAP TEGANGAN TEMBUS TRANSFORMATOR DISTRIBUSI
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan mengetahui pengaruh purifikasi terhadap peningkatan tegangan tembus oli transformator di PT Darma Karya Elekt...
Model Hybrid Pembangkit Listrik Di Pedesaan
Model Hybrid Pembangkit Listrik Di Pedesaan
Energi listrik merupakan salah satu jenis energi yang paling banyak digunakan dalam aktivitas manusia sehari-hari. pemenuhan kebutuhan energi listrik dapat meningkatkan kesejahtera...
ANALISIS INVERTER PADA PEMBANGKIT LISTRIK KAPAGEN DENGAN MENGGUNAKAN GROUNDING
ANALISIS INVERTER PADA PEMBANGKIT LISTRIK KAPAGEN DENGAN MENGGUNAKAN GROUNDING
Kapagen merupakan alat pembangkit listrik yang terdiri dari berapa bagian yaitu, Akumulator, Inverter, Induktor, Grounding Elektroda, Charger akumulator dan terminal beban. Pembang...
Deteksi Gas Pada Minyak Transformator Berbasis Mikrokontroler
Deteksi Gas Pada Minyak Transformator Berbasis Mikrokontroler
Perkembangan kemajuan teknologi yang kiat pesat telah meningkatkan pentingnya listrik dalam kehidupan masyarakat. Kebutuhan akan ketersediaan energi listrik semakin meningkat denga...

Back to Top