Javascript must be enabled to continue!
Potensi Daun Teh (Camellia sinensis) dan Daun Anting-anting Acalypha indica L. dalam Menghambat Pertumbuhan Salmonella typhi
View through CrossRef
<em><em></em></em><em>Abstrak <strong>-</strong> <strong>Salmonella typhi </strong></em><strong>adalah bakteri penyebab terjadinya penyakit typhus. Pengobatan menggunakan antibiotika menimbulkan resistensi jika dilakukan tidak tuntas terutama ketika sistem tubuh menurun. Pengobatan dengan menerapkan kearifan lokal merupakan salah satu alternatif dalam upaya penyembuhan. Daun teh (<em>Camellia sinensis</em>) dan daun anting-anting (</strong><strong><em>Acalypha indica</em></strong><strong><em> L</em></strong><strong>) diduga mengandung tanin, suatu senyawa yang dapat berfungsi sebagai antibiotik. Tujuan dari penelitian ini adalah memperoleh informasi efektifitas ekstrak daun teh dan daun anting-anting sebagai antibak</strong><strong>t</strong><strong>eri alami, khususnya <em>S. typhi</em> Penelitian dilakukan pada bulan </strong><strong>Maret</strong><strong> hingga Oktober </strong><strong>2012</strong><strong> di</strong><strong> Labo</strong><strong>r</strong><strong>atorium Mikrobiologi Universitas Al Azhar Indonesia.</strong><strong> Tahapan penelitian terdiri dari p</strong><strong>embuatan</strong><strong> </strong><strong>ekstrak </strong><strong>daun teh dan anting-anting, pengujian adanya kandungan tanin, p</strong><strong>enumbuhan</strong><strong> </strong><strong><em>S.</em></strong><strong> <em>typhi</em> dan uji antibakteri. Ekstrak daun diperoleh dengan cara perebusan dan pengeringan. </strong><strong>Hasil penelitian menunjukkan bahwa e</strong><strong>kstrak daun teh dan anting-anting berpotensi untuk dikembangkan sebagai antibiotik. Hal ini ditunjukkan dengan terbentuknya zona bening ketika dilakukan uji antibakteri. Kedua ekstrak daun tersebut positif mengandung tanin yang diduga berperan dalam penghambatan pertumbuhan <em>S. typhi</em>.</strong><p><strong> </strong></p><p> </p><em><em>Abstract</em> - <strong><em>Salmonella typhi </em>is a bacteria that caused <em>typhus disease</em>. The curation using chemical drugs may cause bacterial resistance if the treatment is not complete, especially when the system of the body decreases. Treatment with traditional medicine is one of alternative way for curing typhoid fever. Tea and Anting-anting leaves are suspected to contain tannin, a compound that can act as an antibiotic. The aim of the research is getting information about effectiveness of tea and anting-anting leaf extract as antibacterial agent specially <em>S.</em> <em>thypi</em>. Research were conducted from Maret until October 2012 in Microbiology Laboratory, Al Azhar Indonesia University. The steps incude collecting tea and anting-anting leaves, extracting tannin, testing for tannin, growing the bacteria, and testing the inhibition zone. Leaf extract obtained by boiling and drying. The research shows that leaf tea and anting-anting extraction have potential to be developed as an antibiotic. That are showed by clear zone as indicate inhibition <em>Salmonella typhi </em>when tested antibacterial. Both of the leaves plant are positive tannin containing, and it is indicated as inhibitor <em>S.</em> <em>thypi</em> growth.</strong></em>
Title: Potensi Daun Teh (Camellia sinensis) dan Daun Anting-anting Acalypha indica L. dalam Menghambat Pertumbuhan Salmonella typhi
Description:
<em><em></em></em><em>Abstrak <strong>-</strong> <strong>Salmonella typhi </strong></em><strong>adalah bakteri penyebab terjadinya penyakit typhus.
Pengobatan menggunakan antibiotika menimbulkan resistensi jika dilakukan tidak tuntas terutama ketika sistem tubuh menurun.
Pengobatan dengan menerapkan kearifan lokal merupakan salah satu alternatif dalam upaya penyembuhan.
Daun teh (<em>Camellia sinensis</em>) dan daun anting-anting (</strong><strong><em>Acalypha indica</em></strong><strong><em> L</em></strong><strong>) diduga mengandung tanin, suatu senyawa yang dapat berfungsi sebagai antibiotik.
Tujuan dari penelitian ini adalah memperoleh informasi efektifitas ekstrak daun teh dan daun anting-anting sebagai antibak</strong><strong>t</strong><strong>eri alami, khususnya <em>S.
typhi</em> Penelitian dilakukan pada bulan </strong><strong>Maret</strong><strong> hingga Oktober </strong><strong>2012</strong><strong> di</strong><strong> Labo</strong><strong>r</strong><strong>atorium Mikrobiologi Universitas Al Azhar Indonesia.
</strong><strong> Tahapan penelitian terdiri dari p</strong><strong>embuatan</strong><strong> </strong><strong>ekstrak </strong><strong>daun teh dan anting-anting, pengujian adanya kandungan tanin, p</strong><strong>enumbuhan</strong><strong> </strong><strong><em>S.
</em></strong><strong> <em>typhi</em> dan uji antibakteri.
Ekstrak daun diperoleh dengan cara perebusan dan pengeringan.
</strong><strong>Hasil penelitian menunjukkan bahwa e</strong><strong>kstrak daun teh dan anting-anting berpotensi untuk dikembangkan sebagai antibiotik.
Hal ini ditunjukkan dengan terbentuknya zona bening ketika dilakukan uji antibakteri.
Kedua ekstrak daun tersebut positif mengandung tanin yang diduga berperan dalam penghambatan pertumbuhan <em>S.
typhi</em>.
</strong><p><strong> </strong></p><p> </p><em><em>Abstract</em> - <strong><em>Salmonella typhi </em>is a bacteria that caused <em>typhus disease</em>.
The curation using chemical drugs may cause bacterial resistance if the treatment is not complete, especially when the system of the body decreases.
Treatment with traditional medicine is one of alternative way for curing typhoid fever.
Tea and Anting-anting leaves are suspected to contain tannin, a compound that can act as an antibiotic.
The aim of the research is getting information about effectiveness of tea and anting-anting leaf extract as antibacterial agent specially <em>S.
</em> <em>thypi</em>.
Research were conducted from Maret until October 2012 in Microbiology Laboratory, Al Azhar Indonesia University.
The steps incude collecting tea and anting-anting leaves, extracting tannin, testing for tannin, growing the bacteria, and testing the inhibition zone.
Leaf extract obtained by boiling and drying.
The research shows that leaf tea and anting-anting extraction have potential to be developed as an antibiotic.
That are showed by clear zone as indicate inhibition <em>Salmonella typhi </em>when tested antibacterial.
Both of the leaves plant are positive tannin containing, and it is indicated as inhibitor <em>S.
</em> <em>thypi</em> growth.
</strong></em>.
Related Results
Analisis Sidik Jari Kromatografi Lapis Tipis Tanaman Anting-Anting (Acalypha indica L.)
Analisis Sidik Jari Kromatografi Lapis Tipis Tanaman Anting-Anting (Acalypha indica L.)
Anting-anting plant (Acalypha indica L.) is a plant that the community has used as raw material for herbal medicine. Anting-anting plants contain chemical compounds, so it is diffi...
SIFAT ANTIOKSIDATIF EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) JENIS TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH DENGAN PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying)
SIFAT ANTIOKSIDATIF EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) JENIS TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH DENGAN PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat antioksidatif ekstrak teh (Camellia sinensis Linn.) jenis teh hijau, teh hitam, teh oolong dan teh putih dengan pengeringan beku (Fr...
Identification of the Anthelmintic Power of Anting-anting Leaf and Starfruit Leaf
Identification of the Anthelmintic Power of Anting-anting Leaf and Starfruit Leaf
Ascariasis is an intestinal infection caused by the parasitic worm Ascaris lumbricoides. Starfruit leaf (Averrhoa bilimbi) and leaf anting-anting (Acalypha indica L) is a plant tha...
ANALISIS PROKSIMAT SERBUK INSTAN KOMBINASI RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma Xanthorrhiza Roxb.) DAN DAUN ANTING-ANTING (Acalypha indica L.)
ANALISIS PROKSIMAT SERBUK INSTAN KOMBINASI RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma Xanthorrhiza Roxb.) DAN DAUN ANTING-ANTING (Acalypha indica L.)
Temulawak dan daun anting-anting merupakan tanaman yang memiliki khasiat baik untuk kesehatan. Kedua tanaman ini diolah dalam bentuk serbuk instan untuk memudahkan dalam bentuk pen...
PEMANFAATAN HERBA ANTING-ANTING SEBAGAI PENGOBATAN DALAM MENURUNKAN KADAR GULA DARAH DI MASYARAKAT KELURAHAN LAMBARA KECAMATAN TAWAELI SULAWESI TENGAH
PEMANFAATAN HERBA ANTING-ANTING SEBAGAI PENGOBATAN DALAM MENURUNKAN KADAR GULA DARAH DI MASYARAKAT KELURAHAN LAMBARA KECAMATAN TAWAELI SULAWESI TENGAH
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan di RT 9 RW 3, Kel Lambara, Kec. Tawaeli merupakan salah satu desa yang berada di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Dimana terdapat tumbuha...
Khasiat Tanaman Anting-Anting (Acalypha indica. L)
Khasiat Tanaman Anting-Anting (Acalypha indica. L)
Indonesia adalah Negara yang memiliki sumber daya alam yang melimpah dan tersebar di berbagai penjuru pulau. Keanekaragaman hayati di Indonesia memiliki sekitar 30.000 spesies tana...
Identifikasi Golongan Senyawa Flavonoid Ekstrak Etanol Daun Anting-Anting (Acalypha indica L.)
Identifikasi Golongan Senyawa Flavonoid Ekstrak Etanol Daun Anting-Anting (Acalypha indica L.)
Anting-anting leaf is one type of plant that has medicinal properties and has not been widely used by the community. Previous research stated that the e...
UJI KADAR SISA ETANOL DAN ABU TOTAL EKSTRAK ETANOL 80 % DAUN BUNGA MATAHARI (Helianthus annuus) DAN TANAMAN ANTING-ANTING (Acalypha indica Linn)
UJI KADAR SISA ETANOL DAN ABU TOTAL EKSTRAK ETANOL 80 % DAUN BUNGA MATAHARI (Helianthus annuus) DAN TANAMAN ANTING-ANTING (Acalypha indica Linn)
Telah dilakukan penelitian tentang uji kadar sisa etanol dan abu total ekstrak etanol 80 % daun bunga Matahari (Helianthus annuus) dan tanaman Anting-anting (Acalypha indica Linn)....

