Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Pakan Tepung Cannalina terhadap Pertumbuhan Mus musculus
View through CrossRef
<p><em>Abstrak</em> – <strong>Gizi buruk merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, sedangkan kecukupan zat gizi dibutuhkan untuk pertumbuhan. Upaya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi terus dilakukan salah satunya dengan mencari pangan alternatif. Pada penelitian ini bahan makanan yang digunakan adalah tepung Cannalina yang merupakan kombinasi umbi ganyong merah (<em>Canna edulis</em> Kerr) dan <em>Spirulina</em> (<em>Spirulina platensis</em>). Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi mengenai pengaruh pemberian pakan tepung Cannalina terhadap pertumbuhan, kadar glukosa dan kolesterol darah <em>M. musculus</em>.</strong><strong> </strong><strong> Metode penelitian adalah eksperimental terhadap 60 ekor <em>M. musculus</em> (mencit) yang dibagi atas 3 kelompok. Kelompok kontrol yaitu yang diberi pakan makanan pelet komersial, kelompok mencit yang makanannya merupakan 50% pelet komersil dan 50% tepung Cannalina, serta kelompok mencit yang makanannya 100% tepung Cannalina. Hasil penelitian menunjukkan pakan tepung Cannalina 50% tidak memberikan respon positif terhadap pertambahan berat badan, panjang badan dan berat otak normal <em> M. musculus</em>. Akan tetapi dapat mempertahankan kadar normal yang cenderung rendah untuk glukosa yaitu 120 mg/dl dan kolesterol yaitu 155 mg/dl. Pemberian tepung Cannalina 100% memberikan efek letal pada <em>M. musculus</em> pada hari ke-4 pengamatan. Tepung Cannalina 50% dan 100% berpotensi untuk menurunkan berat badan, glukosa dan kolestrol darah.</strong> </p><p> </p><p><strong><em>Kata kunci</em></strong><em> </em> - <em>Gizi buruk, kesehatan masyarakat, pangan alternatif , tepung Cannalina, pertumbuhan </em></p><p><em>Abstract</em> – <strong>Malnutrition is one of public health problem in Indonesia. Nutritional adequacy is needed for growth. The efforts is looking for alternative food. In this research food material are Cannalina flour which is combination of red <em>Canna edulis and Spirulina platensis</em>. The aim of the reseach was to obtain information of granting feed Cannalina flour on the growth, blood glucose, and cholesterol level of <em>Mus musculus</em>. The research method was experimental to 60 of <em>M. musculus</em> were divided into 3 groups. The control group of <em>M. musculus</em> that were fed a commercial food. the second group are <em>M. musculus</em> that were fed a 50% of commercial food and 50% of Cannalina flour, and the third group are <em>M. musculus</em> that were fed a 100% of Cannalina flour. The research shows that Cannalina Flour 50% could not give a positive response to increase the weight, body length, and weight brain of <em>M. musculus</em>. Otherwise Cannalina flour 50% can maintain a blood glucose and cholesterol level in normal levels that tend more lower than control. Result giving of Cannalina flour 50% for blood glucose is 120mg/dl and cholesterol level is 155 mg/dl. The giving of Cannalina flour 100% have lethal effect to <em>M. musculus </em>since day 4 experiment<em>. </em>Cannalina flour 50% and 100% are potential to lose weight gain, blood glucose, and cholesterol level.</strong></p><p> </p><strong><em>Keywords</em></strong><em> – malnutrion, public health, alternative food, Cannalina flour, growth</em>
Universitas Al Azhar Indonesia
Title: Pengaruh Pakan Tepung Cannalina terhadap Pertumbuhan Mus musculus
Description:
<p><em>Abstrak</em> – <strong>Gizi buruk merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, sedangkan kecukupan zat gizi dibutuhkan untuk pertumbuhan.
Upaya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi terus dilakukan salah satunya dengan mencari pangan alternatif.
Pada penelitian ini bahan makanan yang digunakan adalah tepung Cannalina yang merupakan kombinasi umbi ganyong merah (<em>Canna edulis</em> Kerr) dan <em>Spirulina</em> (<em>Spirulina platensis</em>).
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi mengenai pengaruh pemberian pakan tepung Cannalina terhadap pertumbuhan, kadar glukosa dan kolesterol darah <em>M.
musculus</em>.
</strong><strong> </strong><strong> Metode penelitian adalah eksperimental terhadap 60 ekor <em>M.
musculus</em> (mencit) yang dibagi atas 3 kelompok.
Kelompok kontrol yaitu yang diberi pakan makanan pelet komersial, kelompok mencit yang makanannya merupakan 50% pelet komersil dan 50% tepung Cannalina, serta kelompok mencit yang makanannya 100% tepung Cannalina.
Hasil penelitian menunjukkan pakan tepung Cannalina 50% tidak memberikan respon positif terhadap pertambahan berat badan, panjang badan dan berat otak normal <em> M.
musculus</em>.
Akan tetapi dapat mempertahankan kadar normal yang cenderung rendah untuk glukosa yaitu 120 mg/dl dan kolesterol yaitu 155 mg/dl.
Pemberian tepung Cannalina 100% memberikan efek letal pada <em>M.
musculus</em> pada hari ke-4 pengamatan.
Tepung Cannalina 50% dan 100% berpotensi untuk menurunkan berat badan, glukosa dan kolestrol darah.
</strong> </p><p> </p><p><strong><em>Kata kunci</em></strong><em> </em> - <em>Gizi buruk, kesehatan masyarakat, pangan alternatif , tepung Cannalina, pertumbuhan </em></p><p><em>Abstract</em> – <strong>Malnutrition is one of public health problem in Indonesia.
Nutritional adequacy is needed for growth.
The efforts is looking for alternative food.
In this research food material are Cannalina flour which is combination of red <em>Canna edulis and Spirulina platensis</em>.
The aim of the reseach was to obtain information of granting feed Cannalina flour on the growth, blood glucose, and cholesterol level of <em>Mus musculus</em>.
The research method was experimental to 60 of <em>M.
musculus</em> were divided into 3 groups.
The control group of <em>M.
musculus</em> that were fed a commercial food.
the second group are <em>M.
musculus</em> that were fed a 50% of commercial food and 50% of Cannalina flour, and the third group are <em>M.
musculus</em> that were fed a 100% of Cannalina flour.
The research shows that Cannalina Flour 50% could not give a positive response to increase the weight, body length, and weight brain of <em>M.
musculus</em>.
Otherwise Cannalina flour 50% can maintain a blood glucose and cholesterol level in normal levels that tend more lower than control.
Result giving of Cannalina flour 50% for blood glucose is 120mg/dl and cholesterol level is 155 mg/dl.
The giving of Cannalina flour 100% have lethal effect to <em>M.
musculus </em>since day 4 experiment<em>.
</em>Cannalina flour 50% and 100% are potential to lose weight gain, blood glucose, and cholesterol level.
</strong></p><p> </p><strong><em>Keywords</em></strong><em> – malnutrion, public health, alternative food, Cannalina flour, growth</em>.
Related Results
FORMULASI TEPUNG PISANG DAN TEPUNG MOCAF TERHADAP MUTU CAKE
FORMULASI TEPUNG PISANG DAN TEPUNG MOCAF TERHADAP MUTU CAKE
Pengembangan produk cake yang memanfaatkan tepung mocaf dan tepung pisang untuk menggantikan sebagian dan keseluruhan terigu ditujukan untuk memanfaatkan bahan pangan lokal, memper...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Pengawasan dan Pemberian Pakan pada Kolam Ikan di Pondok Pesantren Lintang Songo Menggunakan Telegram
Pengawasan dan Pemberian Pakan pada Kolam Ikan di Pondok Pesantren Lintang Songo Menggunakan Telegram
Budidaya ikan menjadi salah satu usaha mandiri yang dilakukan oleh masyarakat, salah satunya adalah Pondok Pesantren Lintang Songo. Pentingnya memperhatikan cara merawat dan memeli...
Bioinformatic study of the Phylogeny of house mouse complex (Mus musculus) using mitochondrial genome of D-loop region (mtDNA) and Cytochrome b & c
Bioinformatic study of the Phylogeny of house mouse complex (Mus musculus) using mitochondrial genome of D-loop region (mtDNA) and Cytochrome b & c
Mus musculus is a valuable laboratory model more than a century and in
the worldwide studies have been done about it. There are three main
subspecies Mus musculus with the scientif...
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG KEDELAI DENGAN TEPUNG KAYU APU (Pistia stratiotes) TERFERMENTASI DALAM PAKAN TERHADAP PERFORMA NILA MERAH (Oreochromis sp.)
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG KEDELAI DENGAN TEPUNG KAYU APU (Pistia stratiotes) TERFERMENTASI DALAM PAKAN TERHADAP PERFORMA NILA MERAH (Oreochromis sp.)
Kayu apu merupakan tanaman air yang hidup mengapung pada suatu perairan lentik dan mempunyai kandungan nutrien yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan nutrie...
PENGARUH KOMBINASI PENAMBAHAN TEPUNG GURITA (Octopus sp.) SEBAGAI BAHAN BAKU PAKAN IKAN LELE (Clarias sp.)
PENGARUH KOMBINASI PENAMBAHAN TEPUNG GURITA (Octopus sp.) SEBAGAI BAHAN BAKU PAKAN IKAN LELE (Clarias sp.)
Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk malakukan analisa pengaruh kombinasi penambahan tepung gurita terhadap laju pertumbuhan ikan lele (Clarias sp). Rancangan penelitian y...
Pemanfaatan Tepung Cangkang dan Kepala Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) terhadap Penurunan Hiperkolesterolemia secara In Vivo
Pemanfaatan Tepung Cangkang dan Kepala Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) terhadap Penurunan Hiperkolesterolemia secara In Vivo
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan konsentrasi optimum pemberian tepung cangkang dan kepala udang vaname (Litopenaeus vannamei) terhadap penurunan hiperkolester...
Substitusi Tepung Terigu Dengan Tepung Labu Kuning (Cucurbita moschata) Dalam Pembuatan Choux Pastry
Substitusi Tepung Terigu Dengan Tepung Labu Kuning (Cucurbita moschata) Dalam Pembuatan Choux Pastry
Labu kuning segar memiliki daya simpan relatif pendek sehingga perlu dilakukan pengolahan agar lebih tahan lama. Penelitian bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh substitusi tepun...

