Javascript must be enabled to continue!
Perbandingan Kinerja MongoDB dan MySQL pada Aplikasi dengan Beban Data Besar
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja dua sistem basis data populer, yaitu MySQL sebagai database relasional dan MongoDB sebagai database NoSQL berbasis dokumen, ketika diberikan beban data dalam jumlah besar. Pengujian dilakukan menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan tiga skala dataset, yaitu 1.000, 10.000, dan 100.000 data, yang dibuat secara otomatis menggunakan Faker.js untuk memastikan variasi dan konsistensi data uji. Empat operasi dasar basis data ( INSERT, READ, UPDATE, dan DELETE )dilakukan pada kedua sistem untuk mengukur waktu eksekusi dan menilai efisiensi performa masing-masing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MongoDB secara konsisten memiliki waktu eksekusi lebih cepat dibandingkan MySQL, terutama pada operasi insert dan update, berkat arsitektur dokumen dan kemampuan batch processing yang mengurangi overhead pemrosesan. Sementara itu, MySQL mengalami peningkatan waktu eksekusi yang cukup signifikan seiring bertambahnya jumlah data, terutama karena validasi relasional dan aturan ACID yang harus dipenuhi. Temuan ini mengindikasikan bahwa MongoDB lebih sesuai untuk aplikasi berskala besar yang membutuhkan fleksibilitas data dan kecepatan pemrosesan tinggi, sedangkan MySQL tetap ideal untuk aplikasi yang menekankan konsistensi dan integritas data. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pemilihan basis data sesuai kebutuhan aplikasi.
Title: Perbandingan Kinerja MongoDB dan MySQL pada Aplikasi dengan Beban Data Besar
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja dua sistem basis data populer, yaitu MySQL sebagai database relasional dan MongoDB sebagai database NoSQL berbasis dokumen, ketika diberikan beban data dalam jumlah besar.
Pengujian dilakukan menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan tiga skala dataset, yaitu 1.
000, 10.
000, dan 100.
000 data, yang dibuat secara otomatis menggunakan Faker.
js untuk memastikan variasi dan konsistensi data uji.
Empat operasi dasar basis data ( INSERT, READ, UPDATE, dan DELETE )dilakukan pada kedua sistem untuk mengukur waktu eksekusi dan menilai efisiensi performa masing-masing.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa MongoDB secara konsisten memiliki waktu eksekusi lebih cepat dibandingkan MySQL, terutama pada operasi insert dan update, berkat arsitektur dokumen dan kemampuan batch processing yang mengurangi overhead pemrosesan.
Sementara itu, MySQL mengalami peningkatan waktu eksekusi yang cukup signifikan seiring bertambahnya jumlah data, terutama karena validasi relasional dan aturan ACID yang harus dipenuhi.
Temuan ini mengindikasikan bahwa MongoDB lebih sesuai untuk aplikasi berskala besar yang membutuhkan fleksibilitas data dan kecepatan pemrosesan tinggi, sedangkan MySQL tetap ideal untuk aplikasi yang menekankan konsistensi dan integritas data.
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pemilihan basis data sesuai kebutuhan aplikasi.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Analisis Rugi Tegangan Jaringan Distribusi 20 KV Pada PT. PLN (Persero) Cabang Merauke
Analisis Rugi Tegangan Jaringan Distribusi 20 KV Pada PT. PLN (Persero) Cabang Merauke
Sistem Distribusi merupakan salah satu bagian penting dalam penyaluran energi listrik. Dalam penyalurannya, energi listrik yang disalurkan tidak seluruhnya diterima oleh konsumen. ...
GAYA JEPIT UJUNG BALOK UNTUK BERBAGAI TIPE BEBAN DENGAN DEFORMASI GESER
GAYA JEPIT UJUNG BALOK UNTUK BERBAGAI TIPE BEBAN DENGAN DEFORMASI GESER
Momen jepit merupakan gaya yang harus diketahui untuk menghitung gaya-gaya pada suatu struktur. Dalam tulisan ini dibahas pengaruh deformasi geser pada balok terjepit pada kedua uj...
PENERAPAN E-KINERJA DI DINAS PERDAGANGAN KOTA SURAKARTA
PENERAPAN E-KINERJA DI DINAS PERDAGANGAN KOTA SURAKARTA
<p>Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem Elektronik-Kinerja (e-kinerja) di Dinas Perdagangan kota Surakarta serta untuk mengetahui kendala dan solusi dari...
Pembebanan Transformator Distribusi di PT. Distribusi Energi Mandiri Makassar
Pembebanan Transformator Distribusi di PT. Distribusi Energi Mandiri Makassar
Transformator merupakan suatu alat listrik yang mengubah tegangan arus bolak-balik dari satu tingkat ke tingkat yang lain melalui suatu gandengan magnet dan berdasarkan prinsip-pri...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...

