Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENERAPAN MENGUNYAH PERMEN KARET XYLITOL TERHADAP RASA HAUS PADA PASIEN CKD YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RUMAH SAKIT PELNI

View through CrossRef
Latar Belakang: Chronic Kidney Disease (CKD) dikenal sebagai suatu kondisi di mana fungsi ginjal tidak dapat mengeluarkan racun dan limbah tubuh sebagaimana mestinya, Salah satu metode yang dapat meningkatkan kualitas hidup pasien CKD adalah dengan terapi hemodialisis. Pasien CKD yang menjalani hemodialisis sering mengalami beberapa komplikasi salah satunya seperti rasa haus yang berlebihan yang mengakibatkan pasien sulit untuk membatasi asupan cairan, yang dapat mengakibatkan edema pada kaki, tangan, paru-paru, dan asites. Salah satu terapi keperawatan untuk mengurangi rasa haus adalah dengan mengunyah permen karet yang mengandung xylitol. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak mengunyah permen karet terhadap rasa haus pada pasien CKD yang menjalani hemodialisis. Metode: Desain penelitian ini adalah studi kasus dengan populasi pasien hemodialisis di Rumah Sakit Pelni Jakarta, di mana sampel yang diteliti terdiri dari 3 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan dengan mengisi kuesioner TDS sebelum intervensi mengunyah permen karet. Penelitian ini dilaksanakan 3 kali sehari dengan waktu 10 menit selama 6 hari dan di observasi tiga kali. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, rata-rata skor rasa haus pada ketiga responden adalah 26, sedangkan setelah intervensi, rata-rata skor menurun menjadi 8. Kesimpulan: bahwa mengunyah permen karet efektif dalam mengurangi tingkat haus pada pasien CKD yang menjalani hemodialisis. Intervensi ini sangat bermanfaat dan dapat menjadi salah satu pilihan terapeutik bagi perawat dalam mengatasi rasa haus pada pasien hemodialisis.
Title: PENERAPAN MENGUNYAH PERMEN KARET XYLITOL TERHADAP RASA HAUS PADA PASIEN CKD YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RUMAH SAKIT PELNI
Description:
Latar Belakang: Chronic Kidney Disease (CKD) dikenal sebagai suatu kondisi di mana fungsi ginjal tidak dapat mengeluarkan racun dan limbah tubuh sebagaimana mestinya, Salah satu metode yang dapat meningkatkan kualitas hidup pasien CKD adalah dengan terapi hemodialisis.
Pasien CKD yang menjalani hemodialisis sering mengalami beberapa komplikasi salah satunya seperti rasa haus yang berlebihan yang mengakibatkan pasien sulit untuk membatasi asupan cairan, yang dapat mengakibatkan edema pada kaki, tangan, paru-paru, dan asites.
Salah satu terapi keperawatan untuk mengurangi rasa haus adalah dengan mengunyah permen karet yang mengandung xylitol.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak mengunyah permen karet terhadap rasa haus pada pasien CKD yang menjalani hemodialisis.
Metode: Desain penelitian ini adalah studi kasus dengan populasi pasien hemodialisis di Rumah Sakit Pelni Jakarta, di mana sampel yang diteliti terdiri dari 3 responden yang memenuhi kriteria inklusi.
Pengumpulan data dilakukan dengan mengisi kuesioner TDS sebelum intervensi mengunyah permen karet.
Penelitian ini dilaksanakan 3 kali sehari dengan waktu 10 menit selama 6 hari dan di observasi tiga kali.
Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, rata-rata skor rasa haus pada ketiga responden adalah 26, sedangkan setelah intervensi, rata-rata skor menurun menjadi 8.
Kesimpulan: bahwa mengunyah permen karet efektif dalam mengurangi tingkat haus pada pasien CKD yang menjalani hemodialisis.
Intervensi ini sangat bermanfaat dan dapat menjadi salah satu pilihan terapeutik bagi perawat dalam mengatasi rasa haus pada pasien hemodialisis.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Studi Literatur Manajemen Rasa Haus Dengan Sugar Free Chewing Gum Pada Pasien Hemodialisis
Studi Literatur Manajemen Rasa Haus Dengan Sugar Free Chewing Gum Pada Pasien Hemodialisis
ABSTRAK Pendahuluan: Hemodialisis merupakan terapi utama bagi pasien gagal ginjal kronis. Pada pasien hemodialisis, hipervolemia adalah keluhan utama yang dilaporkan. Hal ini dapat...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
TANGGUNG JAWAB HUKUM RUMAH SAKIT TERHADAP PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT
TANGGUNG JAWAB HUKUM RUMAH SAKIT TERHADAP PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT
<p>Rumah Sakit mcmiliki kewajiban untuk memberikan pertolongan (emergency)tanpa mengharuskan pembayaran uang muka terlebih dahulu, hal ini tertuang dalam Pasal 32 ayat (1) da...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS
Pasien dengan penyakit ginjal kronik (PGK) stadium akhir mempunyai pilihan pengobatan berupa hemodialisis yang harus dijalani seumur hidup. Kualitas hidup pasien selama melakukan h...

Back to Top