Javascript must be enabled to continue!
Edukasi Pencegahan Kekurangan Energi Kronik pada Remaja dalam Upaya Penurunan Stunting
View through CrossRef
Kekurangan Energi Kronik (KEK) merupakan suatu kondisi dimana remaja mengalami kekurangan zat besi (kalori dan protein) yang berkepanjangan atau kronis. Menurut penyataan UNICEF penyebab terjadinya stunting adalah ketidakseimbangan nutrisi, berat badan lahir rendah dan riwayat penyakit apapun yang diderita ibu selama kehamilan, seperti kekurangan energi kronik. Banyak remaja putri menderita kekeurangan asupan energi dan protein. Rendahnya asupan zat mikro. Secara nasional prevalensi kekurangan energi kronis adalah 20,8% pada wanita usia subur sebanyak 6,8% pada wanita dengan berat bdan kurang pada usia 13 hingga 15 tahun dan 1,9% pada wanita sangat kurus. Edukasi Gizi merupakan suatu metode dan upaya untuk meningkatkan pengetahuan gizi dan perilaku makan untuk menciptakan pengetahuan dan sikap remaja terhadap gizi, semakin tinggi pengetahuan gizi makan semakin besar pula pengaruhnya terhadap sikap dan perilaku terhadap asupan makanan. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan stunting ppada balitas sangat berkaitan antara yang satu dengan yang lainnya. Prevalensi kejadian stunting pada remaja disebabkan angka kekurangan energi kronik pada remaja masih tinggi. Peserta yang mengikuti kegitana sebanyak 40 orang. Dengan mengunakan media leafleat yang dibagikan kepada semua remaja yang mengikuti sosialisasi. Diharapkan setelah dilakukan kegiatan ini meningkatkan penegtahuan serta pemahamana remaja serta termotivasi untuk menjag kesehatan dengan selalu mengkonsumsi tablet penambah darah (TTD) dan mengkonsumsi makanan yang bergizi bertujuan mencegah terjadinya Kekurangan Energi Kronik pada remaja.
Citra Internasional Institute
Title: Edukasi Pencegahan Kekurangan Energi Kronik pada Remaja dalam Upaya Penurunan Stunting
Description:
Kekurangan Energi Kronik (KEK) merupakan suatu kondisi dimana remaja mengalami kekurangan zat besi (kalori dan protein) yang berkepanjangan atau kronis.
Menurut penyataan UNICEF penyebab terjadinya stunting adalah ketidakseimbangan nutrisi, berat badan lahir rendah dan riwayat penyakit apapun yang diderita ibu selama kehamilan, seperti kekurangan energi kronik.
Banyak remaja putri menderita kekeurangan asupan energi dan protein.
Rendahnya asupan zat mikro.
Secara nasional prevalensi kekurangan energi kronis adalah 20,8% pada wanita usia subur sebanyak 6,8% pada wanita dengan berat bdan kurang pada usia 13 hingga 15 tahun dan 1,9% pada wanita sangat kurus.
Edukasi Gizi merupakan suatu metode dan upaya untuk meningkatkan pengetahuan gizi dan perilaku makan untuk menciptakan pengetahuan dan sikap remaja terhadap gizi, semakin tinggi pengetahuan gizi makan semakin besar pula pengaruhnya terhadap sikap dan perilaku terhadap asupan makanan.
Faktor-faktor yang dapat menyebabkan stunting ppada balitas sangat berkaitan antara yang satu dengan yang lainnya.
Prevalensi kejadian stunting pada remaja disebabkan angka kekurangan energi kronik pada remaja masih tinggi.
Peserta yang mengikuti kegitana sebanyak 40 orang.
Dengan mengunakan media leafleat yang dibagikan kepada semua remaja yang mengikuti sosialisasi.
Diharapkan setelah dilakukan kegiatan ini meningkatkan penegtahuan serta pemahamana remaja serta termotivasi untuk menjag kesehatan dengan selalu mengkonsumsi tablet penambah darah (TTD) dan mengkonsumsi makanan yang bergizi bertujuan mencegah terjadinya Kekurangan Energi Kronik pada remaja.
Related Results
Kesehatan Reproduksi Remaja
Kesehatan Reproduksi Remaja
Seksualitas dan kesehatan reproduksi remaja didefinisikan sebagai keadaan sejahtera fisik dan psikis seorang remaja, termasuk keadaan terbebas dari kehamilan yang tak dikehendaki, ...
ANALISIS PERILAKU MAHASISWI STIKES PANTI KOSALA DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING
ANALISIS PERILAKU MAHASISWI STIKES PANTI KOSALA DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING
Prevalensi balita stunting di Indonesia pada tahun 2021 sebesar 24.4%, sehingga untuk memenuhi target prevalensi hingga 14,9% pada tahun 2025 perlu terus dilakukan upaya untuk menu...
Edukasi gizi dengan partisipasi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan pencegahan stunting
Edukasi gizi dengan partisipasi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan pencegahan stunting
Background: Stunting remains a significant public health problem in Indonesia. Data from the 2022 Indonesian Nutritional Status Survey (SSGI) shows that the national stunting preva...
Peran Edukasi Remaja dalam Pencegahan Stunting
Peran Edukasi Remaja dalam Pencegahan Stunting
Pendahuluan : Program Generasi Berencana (GenRe) menjadi salah satu program yang dituntut untuk melakukan penyesuaian karena target Group dari program ini adalah remaja yang tidak ...
Pemberdayaan Remaja SMA dalam Pemantauan Status Gizi melalui Edukasi dan Demonstrasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Pencegahan Dini Stunting
Pemberdayaan Remaja SMA dalam Pemantauan Status Gizi melalui Edukasi dan Demonstrasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Pencegahan Dini Stunting
ABSTRAK Stunting merupakan masalah gizi yang timbul akibat asupan gizi yang tidak mencukupi secara terus-menerus dalam jangka waktu yang lama. Kekurangan gizi ini dapat mengakibatk...
Gerakan Tanggap Sehat Reproduksi (RATASEKSI) pada Masa Remaja sebagai Upaya Pencegahan Stunting
Gerakan Tanggap Sehat Reproduksi (RATASEKSI) pada Masa Remaja sebagai Upaya Pencegahan Stunting
An Nur Middle School is one of the junior high schools located in Gogik Village, East Ungaran District, Semarang Regency. Based on the results of the survey that we have conducted ...
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PRAMBONTERGAYANG
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PRAMBONTERGAYANG
ABSTRAKAnemia merupakan penyebab kecacatan tertinggi di seluruh negara-negara dunia. Hal ini menjadikan anemia sebagai masalah yang serius di seluruh dunia pada kesehatan masyaraka...
Keterpaparan informasi dan tingkat pengetahuan tentang stunting pada remaja putri
Keterpaparan informasi dan tingkat pengetahuan tentang stunting pada remaja putri
Background: Stunting is a growth and development disorder in children due to chronic malnutrition and recurrent infections, characterized by height below standard (faltering growth...

