Javascript must be enabled to continue!
Pengembangan Field Guide Genus Rasbora Di Kawasan Sungai Barito Desa Bantuil Kabupaten Barito Kuala Sebagai Bahan Penunjang Pembelajaran Konsep Animalia Di SMA
View through CrossRef
Field guide merupakan panduan lapangan digunakan untuk mengidentifikasi makhluk hidup. Field guide untuk genus Rasbora dapat dikembangkan sebagai salah satu penunjang pembelajaran di tingkat SMA. Hal ini dikarenakan genus Rasbora di kawasan Sungai Barito sering ditemukan dan dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar desa Bantuil. Rasbora memiliki karakteristik tidak memiliki sungut, corak warna pada tubuh dan sirip. Penelitian bertujuan untuk (1) mendeskripsikan genus Rasbora yang ditemukan di sungai Barito Desa Bantuil, (2) mendeskripsikan hasil validitas dan (3) mendeskripsikan kepraktisan isi field guide sebagai penunjang pembelajaran konsep Animalia di SMA. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif pada penelitian genus Rasbora dan dilanjutkan pengembangan bahan ajar berbentuk field guide yang kelayakannya diuji melalui Evaluasi Formatif Tessmer dengan tahapan self evaluation, expert review, dan one-to-one. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan (1) ditemukan 5 jenis genus Rasbora di kawasan sungai Barito Desa Bantuil yaitu Rasbora dusonensis, Rasbora tornieri, Rasbora einthovenii, Rasbora borneensis, dan Rasbora lateristriata; (2) hasil validitas field guide mendapat kriteria sangat valid dengan persentase 89,40% dan (3) hasil uji kepraktisan isi mendapat kriteria baik dengan persentase 73,33% dapat digunakan sebagai bahan penunjang pembelajaran materi Animalia di SMA.
Jompa Research and Development
Title: Pengembangan Field Guide Genus Rasbora Di Kawasan Sungai Barito Desa Bantuil Kabupaten Barito Kuala Sebagai Bahan Penunjang Pembelajaran Konsep Animalia Di SMA
Description:
Field guide merupakan panduan lapangan digunakan untuk mengidentifikasi makhluk hidup.
Field guide untuk genus Rasbora dapat dikembangkan sebagai salah satu penunjang pembelajaran di tingkat SMA.
Hal ini dikarenakan genus Rasbora di kawasan Sungai Barito sering ditemukan dan dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar desa Bantuil.
Rasbora memiliki karakteristik tidak memiliki sungut, corak warna pada tubuh dan sirip.
Penelitian bertujuan untuk (1) mendeskripsikan genus Rasbora yang ditemukan di sungai Barito Desa Bantuil, (2) mendeskripsikan hasil validitas dan (3) mendeskripsikan kepraktisan isi field guide sebagai penunjang pembelajaran konsep Animalia di SMA.
Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif pada penelitian genus Rasbora dan dilanjutkan pengembangan bahan ajar berbentuk field guide yang kelayakannya diuji melalui Evaluasi Formatif Tessmer dengan tahapan self evaluation, expert review, dan one-to-one.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan (1) ditemukan 5 jenis genus Rasbora di kawasan sungai Barito Desa Bantuil yaitu Rasbora dusonensis, Rasbora tornieri, Rasbora einthovenii, Rasbora borneensis, dan Rasbora lateristriata; (2) hasil validitas field guide mendapat kriteria sangat valid dengan persentase 89,40% dan (3) hasil uji kepraktisan isi mendapat kriteria baik dengan persentase 73,33% dapat digunakan sebagai bahan penunjang pembelajaran materi Animalia di SMA.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PENATAAN KAWASAN TEPI SUNGAI DI KOTA SINTANG DARI PERSPEKTIF SENENTANG
PENATAAN KAWASAN TEPI SUNGAI DI KOTA SINTANG DARI PERSPEKTIF SENENTANG
Senentang merupakan sebutan bagi sebuah tempat, yang lama-kelamaan berubah menjadi Sintang, yaitu nama dari Ibu Kota Kabupaten Sintang di Kawasan Timur Kalimantan Barat. Arti kata ...
STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH DASAR NEGERI BANTUIL 1 MARABAHAN
STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH DASAR NEGERI BANTUIL 1 MARABAHAN
This study discusses the active learning strategies of Islamic education in the Bantuil State Elementary School 1 Marabahan. The problem formulation in this study is how the active...
PELAYANAN PERMOHONAN PENGGUNAAN ALUR DI PT. AMBANG BARITO NUSAPERSADA KOTA BANJARMASIN
PELAYANAN PERMOHONAN PENGGUNAAN ALUR DI PT. AMBANG BARITO NUSAPERSADA KOTA BANJARMASIN
Abstrak
Dalam wilayah perairan ini pula terdapat kegiatan-kegiatan pelabuhan lainnya seperti pelabuhan khusus, dermaga khusus industri perkayuan dan umum, dermaga khusus pen...
Pemetaan Kawasan Kumuh Menggunakan Metode AHP dan GIS di Kota Tanjungbalai
Pemetaan Kawasan Kumuh Menggunakan Metode AHP dan GIS di Kota Tanjungbalai
Kawasan kumuh yang terjadi di Kota Tanjungbalai dikarenakan salah satunya kurangnya kesadaran masyarakat di Kota Tanjungbalai sehingga sampai saat ini masih banyak lingkungan yang ...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
DESAIN TANGGUL SEBAGAI SOLUSI BANJIR DENGAN MODEL HIDRODINAMIK NUFSAW2D PADA DESA MAEN, SULAWESI UTARA
DESAIN TANGGUL SEBAGAI SOLUSI BANJIR DENGAN MODEL HIDRODINAMIK NUFSAW2D PADA DESA MAEN, SULAWESI UTARA
ABSTRACT The Maen Village, Minahasa Utara Regency, Province of North Sulawesi, is located adjacent to the sea and on the confluence of three rivers namely Maen Besar River, Maen Ke...
PERKEMBANGAN KOTA-KOTA KECIL DI KABUPATEN BANYUMAS DAN POTENSI PENGUATAN PERANNYA DALAM KETERKAITAN DESA KOTA
PERKEMBANGAN KOTA-KOTA KECIL DI KABUPATEN BANYUMAS DAN POTENSI PENGUATAN PERANNYA DALAM KETERKAITAN DESA KOTA
Kabupaten Banyumas merupakan salah satu kabupaten yang mengalami urbanisasi wilayah yang ditandai oleh perkembangan kawasan perkotaan yang massif di wilayahnya. Pada tahun 2019 kab...

